28.5 C
Banyuwangi
Friday, June 2, 2023

Kakek Gantung Diri di Kandang Kambing

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga sakit lambung yang dideritanya tidak kunjung sembuh, Rajimin, 73, warga Dusun Krajan, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring nekat mengakhir hidupnya dengan gantung diri di kandang kambing belakang rumahnya, Senin (20/3).

Saat ditemukan oleh istrinya Supiyati, 70, sekitrar pukul 11.00, korban sudah meninggal dengan tubuh menggantung di kandang kambing. Di lehernya, ada tali plastik yang melilit dan diikatkan ke bangunan di kandang. “Yang menemukan istrinya sendiri,” cetus Kapolsek Cluring, AKP Eko Darmawan.

Menurut Kapolsek, saat kejadian itu korban seperti menghilang. Istrinya yang mencoba mencari, tidak menemukan. Hingga akhirnya, mengecek ke kandang kambing yang ada di belakang rumahnya. “Saat berjalan ke kandang, istrinya melihat korban sudah menggantung,”  katanya.

Baca Juga :  Waspadalah! Tsunami Masih Mengintai Wilayah Selatan Banyuwangi

Melihat suaminya meninggal dengan tidak wajar, jelas Kapolsek, istri korban langsung teriak histeris. Selanjutnya, minta tolong keponakannya, Hari Biantoro, 30, untuk melepaskan tali yang melilit di leher korban. “Ponakannya itu tinggal di samping rumah korban,” jelasnya.

Melihat pamannya yang sudah meninggal dengan tubuh menggantung, Hari mengevakuasi dengan menurunkan tubuh korban. Tali plastik yang mengikat lehjer korban dipotong. ‘Warga banyak yang berdatangan, ada yang lapor ke polsek,” jelasnya.

Dari laporan itu, anggota polsek bersama petugas medis dari Puskesmas Benculuk, Kecamatan Cluring datang ke rumah korban dan melakukan pemeriksaan luar pada jenazah Rajimin. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, korban diduga kuat sengaja bunuh diri,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengen Tidak Ngeluh, Namun Orderan Terjun Bebas

Keponakan korban Hari Biantoro menyampaikan Rajimin memiliki riwayat sakit lambung. Penyakitnya itu, sudah lama dan tidak kunjung sembuh. “Sudah lama menderita sakit lambung,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Karena sakitnya yang menahunj itu, jelas dia, Rajimin pernah melakukan upaya bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya. “Setahun lalu pernah mau bunuh diri, tapi berhasil dicegah oleh keluarga,” pungkasnya.(gas/abi)

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga sakit lambung yang dideritanya tidak kunjung sembuh, Rajimin, 73, warga Dusun Krajan, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring nekat mengakhir hidupnya dengan gantung diri di kandang kambing belakang rumahnya, Senin (20/3).

Saat ditemukan oleh istrinya Supiyati, 70, sekitrar pukul 11.00, korban sudah meninggal dengan tubuh menggantung di kandang kambing. Di lehernya, ada tali plastik yang melilit dan diikatkan ke bangunan di kandang. “Yang menemukan istrinya sendiri,” cetus Kapolsek Cluring, AKP Eko Darmawan.

Menurut Kapolsek, saat kejadian itu korban seperti menghilang. Istrinya yang mencoba mencari, tidak menemukan. Hingga akhirnya, mengecek ke kandang kambing yang ada di belakang rumahnya. “Saat berjalan ke kandang, istrinya melihat korban sudah menggantung,”  katanya.

Baca Juga :  Waspadalah! Tsunami Masih Mengintai Wilayah Selatan Banyuwangi

Melihat suaminya meninggal dengan tidak wajar, jelas Kapolsek, istri korban langsung teriak histeris. Selanjutnya, minta tolong keponakannya, Hari Biantoro, 30, untuk melepaskan tali yang melilit di leher korban. “Ponakannya itu tinggal di samping rumah korban,” jelasnya.

Melihat pamannya yang sudah meninggal dengan tubuh menggantung, Hari mengevakuasi dengan menurunkan tubuh korban. Tali plastik yang mengikat lehjer korban dipotong. ‘Warga banyak yang berdatangan, ada yang lapor ke polsek,” jelasnya.

Dari laporan itu, anggota polsek bersama petugas medis dari Puskesmas Benculuk, Kecamatan Cluring datang ke rumah korban dan melakukan pemeriksaan luar pada jenazah Rajimin. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, korban diduga kuat sengaja bunuh diri,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Toko Penjual Miras

Keponakan korban Hari Biantoro menyampaikan Rajimin memiliki riwayat sakit lambung. Penyakitnya itu, sudah lama dan tidak kunjung sembuh. “Sudah lama menderita sakit lambung,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Karena sakitnya yang menahunj itu, jelas dia, Rajimin pernah melakukan upaya bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya. “Setahun lalu pernah mau bunuh diri, tapi berhasil dicegah oleh keluarga,” pungkasnya.(gas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/