alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Evakuasi Truk Terguling Butuh Waktu 7 Jam

KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng – Kemacetan di jalur Gunung Gumitir akibat truk gandeng bermuatan tebu dengan nomor polisi P 8828 QZ yang terguling di Km 36, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, baru bisa terurai pada Minggu (17/7) sekitar pukul 00.00.

Untuk evakuasi truk yang terguling itu, dibutuhkan waktu hingga tujuh jam lamanya. Evakuasi yang dimulai sekitar pukul 16.00, selesai sekitar pukul 22.00. Lamanya proses evakuasi, membuat antrean kendaraan mengular hingga tujuh kilometer. Dari arah Banyuwangi, kendaraan berderet hingga jembatan timbangan Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.

Lamanya proses evakuasi itu, lantaran dalam menangani truk gandeng yang terguling itu hanya menggunakan katrol manual. “Evakuasi truk gandeng tidak menggunakan truk crine,” ujar Kanitlantas Polsek Silo, Kabupaten Jember, Aiptu Yudi Triyanto.

Baca Juga :  Satu Lagi Pengedar Pil Trex Digaruk

Menurut Kanitlantas, truk gandeng yang terguling itu disopiri Imanudin, 36, warga Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul. Truk yang mengangkut tebu itu, melaju dari arah Banyuwangi. “Tidak ada korban jiwa, sopir truk dalam kondisi baik,” ujarnya.

Kanitlantas menyebut arus lalu lintas di jalur Gumitir mulai lancar sekitar pukul 00.00. Bekas tebu dari truk yang terguling, masih berada di lokasi. “Hati-hati bila melintas di jalur Gumitir, menjauh dari kendaraan besar, truk terguling sangat sering terjadi,” jelasnya.

Salah satu saksi mata, Ahmad Risandi, 45, mengatakan truk gandeng yang terguling itu terjadi pada Sabtu (16/7) sekitar pukul 16.00. “Saat truk melintas di jalan yang miring, sopir tidak bisa mengendalikan karena membawa muatan yang berlebih dan akhirnya terguling,” ungkapnya.(mg5/abi)

Baca Juga :  Patroli Sahur, Polisi Minta Pemuda Nongkrong Tidak Bikin Onar

KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng – Kemacetan di jalur Gunung Gumitir akibat truk gandeng bermuatan tebu dengan nomor polisi P 8828 QZ yang terguling di Km 36, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, baru bisa terurai pada Minggu (17/7) sekitar pukul 00.00.

Untuk evakuasi truk yang terguling itu, dibutuhkan waktu hingga tujuh jam lamanya. Evakuasi yang dimulai sekitar pukul 16.00, selesai sekitar pukul 22.00. Lamanya proses evakuasi, membuat antrean kendaraan mengular hingga tujuh kilometer. Dari arah Banyuwangi, kendaraan berderet hingga jembatan timbangan Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.

Lamanya proses evakuasi itu, lantaran dalam menangani truk gandeng yang terguling itu hanya menggunakan katrol manual. “Evakuasi truk gandeng tidak menggunakan truk crine,” ujar Kanitlantas Polsek Silo, Kabupaten Jember, Aiptu Yudi Triyanto.

Baca Juga :  Mobil Rombongan YouTuber Terguling di Sengkan Mayit

Menurut Kanitlantas, truk gandeng yang terguling itu disopiri Imanudin, 36, warga Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul. Truk yang mengangkut tebu itu, melaju dari arah Banyuwangi. “Tidak ada korban jiwa, sopir truk dalam kondisi baik,” ujarnya.

Kanitlantas menyebut arus lalu lintas di jalur Gumitir mulai lancar sekitar pukul 00.00. Bekas tebu dari truk yang terguling, masih berada di lokasi. “Hati-hati bila melintas di jalur Gumitir, menjauh dari kendaraan besar, truk terguling sangat sering terjadi,” jelasnya.

Salah satu saksi mata, Ahmad Risandi, 45, mengatakan truk gandeng yang terguling itu terjadi pada Sabtu (16/7) sekitar pukul 16.00. “Saat truk melintas di jalan yang miring, sopir tidak bisa mengendalikan karena membawa muatan yang berlebih dan akhirnya terguling,” ungkapnya.(mg5/abi)

Baca Juga :  Tabrak Truk Mogok, Pengendara Supra X Meninggal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/