alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Tempat Pembuangan Sampah Muncar Didominasi Sampah Masker

MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng-Pemakaian masker di masa pandemi Covid-19 ini, ternyata menimbulkan penumpukan sampah. Selain sampah rumah tangga, sampah masker banyak ditemukan di tempat pembuangan sampah (TPS) KSM Sido Ayu Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, kemarin (19/6).

Para pekerja di tempat pembuangan sampah itu, harus teliti memilah sampah rumah tangga, plastik, dan masker yang kini mulai mendominasi. “Sampah masker sekarang ini banyak,” ujar koordinator lapangan KSM Sido Ayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Robi Antoto.

Menurut Robi, sampah masker yang menumpuk di TPA itu dari berbagai jenis. Tapi yang mendominasi masker jenis paper mark dan itu bisa didaur ulang. “Sampah masker ini kami sendirikan, nanti dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir (TPSA),” katanya.

Untuk jenis masker sendiri, jelas dia, memang ada masker kain. Tetapi, sampah masker kain yang ditemukan di tempat pembuangan sampah ini tidak terlalu banyak. “Kalau masker kain itu bisa dicuci dan digunakan lagi,” cetusnya.

 

Sejak pandemi Covid-19, masih kata dia, semua orang diminta untuk menggunakan masker. Sampah yang dikelola ini, berasal dari dua desa di Kecamatan Muncar, yakni Desa Sumberberas dan Desa Kedungringin. “Sampah masker dibuang sembarangan, akan merusak lingkungan,” terangnya.

Robi berharap pada  masyarakat yang membuang sampah masker untuk dipisah dengan sampah lainnya. Sehingga, tidak susah saat memilah sampah. “Disini (KSM Sido Ayu red.) hanya memilah sampah, kami tidak memproduksi daur ulang,” ungkapnya.(rio/abi)

MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng-Pemakaian masker di masa pandemi Covid-19 ini, ternyata menimbulkan penumpukan sampah. Selain sampah rumah tangga, sampah masker banyak ditemukan di tempat pembuangan sampah (TPS) KSM Sido Ayu Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, kemarin (19/6).

Para pekerja di tempat pembuangan sampah itu, harus teliti memilah sampah rumah tangga, plastik, dan masker yang kini mulai mendominasi. “Sampah masker sekarang ini banyak,” ujar koordinator lapangan KSM Sido Ayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Robi Antoto.

Menurut Robi, sampah masker yang menumpuk di TPA itu dari berbagai jenis. Tapi yang mendominasi masker jenis paper mark dan itu bisa didaur ulang. “Sampah masker ini kami sendirikan, nanti dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir (TPSA),” katanya.

Untuk jenis masker sendiri, jelas dia, memang ada masker kain. Tetapi, sampah masker kain yang ditemukan di tempat pembuangan sampah ini tidak terlalu banyak. “Kalau masker kain itu bisa dicuci dan digunakan lagi,” cetusnya.

 

Sejak pandemi Covid-19, masih kata dia, semua orang diminta untuk menggunakan masker. Sampah yang dikelola ini, berasal dari dua desa di Kecamatan Muncar, yakni Desa Sumberberas dan Desa Kedungringin. “Sampah masker dibuang sembarangan, akan merusak lingkungan,” terangnya.

Robi berharap pada  masyarakat yang membuang sampah masker untuk dipisah dengan sampah lainnya. Sehingga, tidak susah saat memilah sampah. “Disini (KSM Sido Ayu red.) hanya memilah sampah, kami tidak memproduksi daur ulang,” ungkapnya.(rio/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/