27.7 C
Banyuwangi
Friday, June 9, 2023

Satpol PP Akui Keteteran Tangani ODGJ

GENTENG – Masalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tampaknya menjadi persoalan serius di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Meski sudah sering dilakukan razia, tapi para gelandangan dan orang gila masih banyak yang berkeliaran di pusat kota, Senin (18/4).

Sejumlah ODGJ banyak ditemui di jalan utama yang ada di pusat Kota Genteng. Malahan, mereka banyak yang mangkal di pusat keramaian, seperti pasar dan RTH Maron, Desa Genteng Kulon. “Kita sudah sering menertibkan,” cetus Koordinator Satpol PP Kecamatan Genteng, Masruri.

Masruri mengaku penertiban ODGJ itu cukup merepotkan. Para orang gila di Kecamatan Genteng itu kebanyakan pendatang. “Kami tertibkan, besoknya ada lagi, selalu begitu,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Musala Miftahul Jannah Kebonrejo Jadi Target Gerebek Surau

Bila ditemukan ODGJ warga Kecamatan Genteng dan sekitarnya, terang dia, akan dikembalikan pada keluarganya. Jika tidak jelas alamatnya, akan dikirim ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi. “Kami terus razia, kalau ada warga yang lapor, pasti kami respon,” pungkasnya.(sas/abi)

GENTENG – Masalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tampaknya menjadi persoalan serius di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Meski sudah sering dilakukan razia, tapi para gelandangan dan orang gila masih banyak yang berkeliaran di pusat kota, Senin (18/4).

Sejumlah ODGJ banyak ditemui di jalan utama yang ada di pusat Kota Genteng. Malahan, mereka banyak yang mangkal di pusat keramaian, seperti pasar dan RTH Maron, Desa Genteng Kulon. “Kita sudah sering menertibkan,” cetus Koordinator Satpol PP Kecamatan Genteng, Masruri.

Masruri mengaku penertiban ODGJ itu cukup merepotkan. Para orang gila di Kecamatan Genteng itu kebanyakan pendatang. “Kami tertibkan, besoknya ada lagi, selalu begitu,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Yayasan Bhakti Sosial Warga Blambangan Bagi 1000 Paket Sembako

Bila ditemukan ODGJ warga Kecamatan Genteng dan sekitarnya, terang dia, akan dikembalikan pada keluarganya. Jika tidak jelas alamatnya, akan dikirim ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi. “Kami terus razia, kalau ada warga yang lapor, pasti kami respon,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/