alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Warga Dusun Yudomulyo Masih Tidak Boleh Terima Tamu

RadarBanyuwangi.id – Warga di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo yang terpapar Covid-19, tahun ini tidak merayakan Lebaran. Puluhan warga di perkampungan itu harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya, dan tidak menerima kunjungan.

Selama Hari Raya Idul Fitri, lima RT di Dusun Yudomulyo, yakni RT 1 di RW 4, RT 1 dan 2 di RW 5, RT 1 dan 2 di RW 6, berstatus zona merah dan dinyatakan lockdown. Warga di daerah itu, banyak yang terpapar Covid-19 dari klaster tarawih. “Warga menjalani isolasi mandiri,” terang Kepala Desa Ringintelu, Budi Santoso.

Menurut Budi, saat ini di Desa Ringintelu ada 67 orang yang positif Covid-19. Dari jumlah itu, 33 orang tinggal di Dusun Yudomulyo, 11 orang tinggal di Dusun Ringintelu, dan 23 orang tinggal di Dusun Ringinmulyo. “Yang meninggal enam itu usianya di atas 60 tahun dan memiliki penyakit penyerta,” katanya.

Baca Juga :  Muara Sungai Gangga Alami Pendangkalan

Pemerintah desa masih terus melakukan pemantauan terhadap warga yang saat ini menjalani isolasi mandiri. Warga yang Positif Covid-19 itu kategori orang tanpa gejala (OTG). Mereka itu tinggal di RT 1 di RW 4, RT 1 dan 2 di RW 5, RT 1 dan 2 di RW 6. Di lima RT itu, warga diminta untuk tidak keluar rumah dan menjalani karantina di rumahnya. “Kondisi warga yang terpapar Covid-19 membaik, mereka OTG dan tidak memiliki penyakit penyerta,” ungkapnya.

Budi berharap tidak ada lagi dari warganya yang terpapar virus korona lagi. Hanya saja, dari informasi yang diterima dari Puskemas Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, masih ada warga yang harus menjalani tes rapid antigen. “Ada empat orang yang akan dirapid antigen,” jelasnya.

Baca Juga :  Ringintelu Masuk Zona Merah, Satgas Covid-19 Batasi Mobilitas Warga

Keempat orang itu, masih kata dia, dari Dusun Ringinmulyo, Desa Ringintelu. Keempat orang itu, melakukan kontak dengan pasien yang sudah terpapar Covid-19 di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu. “Besuk (hari ini) akan tes rapid antigen,” terangnya.(kri/abi)

RadarBanyuwangi.id – Warga di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo yang terpapar Covid-19, tahun ini tidak merayakan Lebaran. Puluhan warga di perkampungan itu harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya, dan tidak menerima kunjungan.

Selama Hari Raya Idul Fitri, lima RT di Dusun Yudomulyo, yakni RT 1 di RW 4, RT 1 dan 2 di RW 5, RT 1 dan 2 di RW 6, berstatus zona merah dan dinyatakan lockdown. Warga di daerah itu, banyak yang terpapar Covid-19 dari klaster tarawih. “Warga menjalani isolasi mandiri,” terang Kepala Desa Ringintelu, Budi Santoso.

Menurut Budi, saat ini di Desa Ringintelu ada 67 orang yang positif Covid-19. Dari jumlah itu, 33 orang tinggal di Dusun Yudomulyo, 11 orang tinggal di Dusun Ringintelu, dan 23 orang tinggal di Dusun Ringinmulyo. “Yang meninggal enam itu usianya di atas 60 tahun dan memiliki penyakit penyerta,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Imbau Warga Tidak Bikin Tuak

Pemerintah desa masih terus melakukan pemantauan terhadap warga yang saat ini menjalani isolasi mandiri. Warga yang Positif Covid-19 itu kategori orang tanpa gejala (OTG). Mereka itu tinggal di RT 1 di RW 4, RT 1 dan 2 di RW 5, RT 1 dan 2 di RW 6. Di lima RT itu, warga diminta untuk tidak keluar rumah dan menjalani karantina di rumahnya. “Kondisi warga yang terpapar Covid-19 membaik, mereka OTG dan tidak memiliki penyakit penyerta,” ungkapnya.

Budi berharap tidak ada lagi dari warganya yang terpapar virus korona lagi. Hanya saja, dari informasi yang diterima dari Puskemas Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, masih ada warga yang harus menjalani tes rapid antigen. “Ada empat orang yang akan dirapid antigen,” jelasnya.

Baca Juga :  Korban Tenggelam Pantai Pulau Merah Ditemukan Membusuk

Keempat orang itu, masih kata dia, dari Dusun Ringinmulyo, Desa Ringintelu. Keempat orang itu, melakukan kontak dengan pasien yang sudah terpapar Covid-19 di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu. “Besuk (hari ini) akan tes rapid antigen,” terangnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

KKP Minta Dinkes Blokir NAR Klinik Ilegal

Hujan Terus, Harga Petai Melangit

Ujian Modul Pendidikan Kesetaraan

Artikel Terbaru

/