alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Sukseskan Program 1 Juta Vaksinasi, Layani 7 Ribu Orang Lebih

GENTENG – Untuk menyukseskan program 1 juta vaksinasi Booster yang dicanangkan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah, Kota Pasuruan pada Rabu (13/4), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi, langsung tancap gas.

Pada Kamis (14/4), Kemenag Banyuwangi menggelar Post 1 juta vaksinasi di enam titik yang digelar secara serentak. Keenam titik itu, di MAN 1 Banyuwangi, MAN 2 Banyuwangi di Genteng, MAN 3 Banyuwangi di Srono, dan MAN 4 Banyuwangi di Siliragung. Dua tempat lainnya, Masjid Baiturrahim Rogojampi dan Masjid Baiturrahman Wongsorejo. “Untuk kegiatan ini, kita bekerjasama Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, TNI, dan Polri,” cetus Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi, H. Moh. Amak Burhanudin,

Menurut Amak, Vaksinasi yang digelar secara serentak ini menyasar 7000 lebih warga Banyuwangi yang belum mendapatkan vaksinasi dosis ketiga alias Booster. “Gerai vaksinasi ini terbuka untuk umum,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Vaksinasi yang digelar di empat sekolah di bawah naungan Kemenag Banyuwangi, yakni MAN 1, MAN 2, MAN 3, MAN 4, dan dua masjid di Kecamatan Rogojampi dan Wongsorejo, ini untuk menyasar para guru mulai TK, MI, MTs, dan MAN yang belum mendapatkan vaksinasi. “Para siswa kelas XI dan XII yang belum vaksinasi bisa ikut,” cetusnya.

Vaksinasi untuk siswa dan masyarakat umum ini, terang dia, menjadi bentuk nyata dukungan Kemenag Banyuwangi dalam gerakan percepatan dan perluasan vaksinasi di Indonesia. Terlebih, vaksin Booster menjadi salah satu syarat wajib bagi masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman pada musim Lebaran. “Tidak ada tujuan lain, kecuali bisa keluar dari pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Amak menyebut, dalam vaksinasi ini tidak hanya melayani vaksinasi dosis tiga atau Booster saja, para tenaga kesehatan (nakes) juga melayani vaksinasi dosis pertama dan kedua. “Ini bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keamanan masyarakat Banyuwangi dengan,” ungkapnya.

Melalui program 1 Juta Vaksinasi Booster ini, lanjut dia, diharapkan bisa membantu program percepatan vaksinasi yang digalakkan pemerintah. Sehingga, dapat segera mengentaskan Indonesia dari pandemi Covid-19. “Kalau masyarakat bisa mendapatkan vaksin secara merata, saya yakin bisa segera bangkit dari pandemi, ekonomi bisa cepat pulih,” ungkapnya.

Amak menyampaikan program vaksinasi seperti ini, akan terus dilaksanakan hingga akhir Ramadan dengan lokasi beragam, tidak hanya di sekolah dan masjid. “Ke depan bisa diagendakan di pondok pesantren, tempat ibadah semua agama (bukan hanya masjid), dan madrasah lainnya,” katanya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Amak menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yangg terlibat, Dinkes Banyuwangi, anggota Polri, dan TNI. “Semoga semuanya ini dicatat sebagai amal kebaikan di bulan Ramadan yang pahalanya dilipatgandakan Allah,” pungkasnya.(sas/abi)

GENTENG – Untuk menyukseskan program 1 juta vaksinasi Booster yang dicanangkan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah, Kota Pasuruan pada Rabu (13/4), Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi, langsung tancap gas.

Pada Kamis (14/4), Kemenag Banyuwangi menggelar Post 1 juta vaksinasi di enam titik yang digelar secara serentak. Keenam titik itu, di MAN 1 Banyuwangi, MAN 2 Banyuwangi di Genteng, MAN 3 Banyuwangi di Srono, dan MAN 4 Banyuwangi di Siliragung. Dua tempat lainnya, Masjid Baiturrahim Rogojampi dan Masjid Baiturrahman Wongsorejo. “Untuk kegiatan ini, kita bekerjasama Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi, TNI, dan Polri,” cetus Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi, H. Moh. Amak Burhanudin,

Menurut Amak, Vaksinasi yang digelar secara serentak ini menyasar 7000 lebih warga Banyuwangi yang belum mendapatkan vaksinasi dosis ketiga alias Booster. “Gerai vaksinasi ini terbuka untuk umum,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Vaksinasi yang digelar di empat sekolah di bawah naungan Kemenag Banyuwangi, yakni MAN 1, MAN 2, MAN 3, MAN 4, dan dua masjid di Kecamatan Rogojampi dan Wongsorejo, ini untuk menyasar para guru mulai TK, MI, MTs, dan MAN yang belum mendapatkan vaksinasi. “Para siswa kelas XI dan XII yang belum vaksinasi bisa ikut,” cetusnya.

Vaksinasi untuk siswa dan masyarakat umum ini, terang dia, menjadi bentuk nyata dukungan Kemenag Banyuwangi dalam gerakan percepatan dan perluasan vaksinasi di Indonesia. Terlebih, vaksin Booster menjadi salah satu syarat wajib bagi masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman pada musim Lebaran. “Tidak ada tujuan lain, kecuali bisa keluar dari pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Amak menyebut, dalam vaksinasi ini tidak hanya melayani vaksinasi dosis tiga atau Booster saja, para tenaga kesehatan (nakes) juga melayani vaksinasi dosis pertama dan kedua. “Ini bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keamanan masyarakat Banyuwangi dengan,” ungkapnya.

Melalui program 1 Juta Vaksinasi Booster ini, lanjut dia, diharapkan bisa membantu program percepatan vaksinasi yang digalakkan pemerintah. Sehingga, dapat segera mengentaskan Indonesia dari pandemi Covid-19. “Kalau masyarakat bisa mendapatkan vaksin secara merata, saya yakin bisa segera bangkit dari pandemi, ekonomi bisa cepat pulih,” ungkapnya.

Amak menyampaikan program vaksinasi seperti ini, akan terus dilaksanakan hingga akhir Ramadan dengan lokasi beragam, tidak hanya di sekolah dan masjid. “Ke depan bisa diagendakan di pondok pesantren, tempat ibadah semua agama (bukan hanya masjid), dan madrasah lainnya,” katanya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Amak menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yangg terlibat, Dinkes Banyuwangi, anggota Polri, dan TNI. “Semoga semuanya ini dicatat sebagai amal kebaikan di bulan Ramadan yang pahalanya dilipatgandakan Allah,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/