alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Nenek asal Tegaldlimo Dirampok Pria Berpakaian Ala Ninja

TEGALDLIMO – Seorang nenek asal Dusun Kaliagung, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, mengaku menjadi korban perampokan di rumahnya sekitar pukul 12.15 pada Jumat (15/4). Nenek bernasib malang itu Muslikah, 74.

Korban yang tinggal di rumah bersama suaminya itu, oleh pelaku sempat diancam dengan dikalungi parang dan hartanya dikuras oleh orang yang tidak dikenal. “Korban sudah melapor ke polsek,” ujar Kapolsek Tegaldlimo, AKP Bambang Suprapto, Minggu (17/4).

Menurut Kapolsek, dugaan perampokan di rumah nenek itu bermula saat korban yang sedang sendirian di rumah, didatangi oleh seorang laki-laki yang tak dikenalinya. “Saat itu korban ditinggal suaminya pergi ke masjid untuk salat Jumat,” terang Kapolsek.

Dari keterangan korban, terang Kapolsek, orang yang datang itu menggunakan penutup wajah, mengenakan baju kaus panjang berwarna abu-abu, dan mengenakan celana panjang warna gelap. “Pelaku juga membawa parang yang masih terbungkus sarung parangnya,” jelasnya.

Melihat korban sendirian di rumah, masih kata Kapolsek, pelaku langsung meminta sejumlah uang kepada korban dengan parang yang diarahkan ke lehernya. Merasa nyawanya terancam, korban langsung menuruti permintaan pelaku dan menyerahkan uang yang ada di dompetnya. “Karena takut, korban menyerahkan uang sebesar Rp 380 ribu,” katanya.

Merasa kurang dengan uang yang diberi korban, pelaku memaksa korban untuk memberikan uang lebih banyak lagi. Tapi, korban menolak sambil menyampaikan tidak memiliki uang lagi. Bersamaan dengan itu, korban melakukan perlawanan dengan menendang tubuh pelaku menggunakan kakinya. “Korban ditendang, pelaku kabur,” cetusnya.

Kapolsek mengaku masih terus melakukan penyelidikan kasus ini. Sejumlah saksi, dimintai keterangan untuk melacak keberadaan pelaku. “Kami akan memburu pelaku itu,” janjinya.(sas/abi)

TEGALDLIMO – Seorang nenek asal Dusun Kaliagung, Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, mengaku menjadi korban perampokan di rumahnya sekitar pukul 12.15 pada Jumat (15/4). Nenek bernasib malang itu Muslikah, 74.

Korban yang tinggal di rumah bersama suaminya itu, oleh pelaku sempat diancam dengan dikalungi parang dan hartanya dikuras oleh orang yang tidak dikenal. “Korban sudah melapor ke polsek,” ujar Kapolsek Tegaldlimo, AKP Bambang Suprapto, Minggu (17/4).

Menurut Kapolsek, dugaan perampokan di rumah nenek itu bermula saat korban yang sedang sendirian di rumah, didatangi oleh seorang laki-laki yang tak dikenalinya. “Saat itu korban ditinggal suaminya pergi ke masjid untuk salat Jumat,” terang Kapolsek.

Dari keterangan korban, terang Kapolsek, orang yang datang itu menggunakan penutup wajah, mengenakan baju kaus panjang berwarna abu-abu, dan mengenakan celana panjang warna gelap. “Pelaku juga membawa parang yang masih terbungkus sarung parangnya,” jelasnya.

Melihat korban sendirian di rumah, masih kata Kapolsek, pelaku langsung meminta sejumlah uang kepada korban dengan parang yang diarahkan ke lehernya. Merasa nyawanya terancam, korban langsung menuruti permintaan pelaku dan menyerahkan uang yang ada di dompetnya. “Karena takut, korban menyerahkan uang sebesar Rp 380 ribu,” katanya.

Merasa kurang dengan uang yang diberi korban, pelaku memaksa korban untuk memberikan uang lebih banyak lagi. Tapi, korban menolak sambil menyampaikan tidak memiliki uang lagi. Bersamaan dengan itu, korban melakukan perlawanan dengan menendang tubuh pelaku menggunakan kakinya. “Korban ditendang, pelaku kabur,” cetusnya.

Kapolsek mengaku masih terus melakukan penyelidikan kasus ini. Sejumlah saksi, dimintai keterangan untuk melacak keberadaan pelaku. “Kami akan memburu pelaku itu,” janjinya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/