Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Genteng
icon featured
Genteng

Gabah Basah, Penimbang Terpaksa Pasang Tara Tinggi

18 September 2021, 12: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Gabah Basah, Penimbang Terpaksa Pasang Tara Tinggi

BERAT: Kuli angkut mengangkut gabah menggunakan motor di tengah sawah Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng kemarin (17/9) (Shulhan Hadi/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

Baca juga: Tiga Bulan Buron, Maling HP di Warung Bakso Ditangkap

GENTENG – Curah hujan yang tinggi saat waktu panen tanaman padi, membuat repot kalangan petani. Para kuli angkut juga harus berjibaku untuk mengangkut hasil panenan. Bukan itu saja, para penimbang juga dibuat susah.

Gara-gara hujan, gabah hasil panen banyak yang basah. Dan itu, membuat timbangan lebih berat. Sehingga, para penimbang yang juga pembeli menerapkan tara yang tinggi. “Kalau gabah beratnya 50 kilogram, kita catat hanya 40 kilogram, tapi harga tetap,” cetus Miswari, 60, penimbang gabah asal Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Dengan mengurangi berat timbangan dan harga tetap, Miswari mengaku untungnya tidak banyak. Sebab, penanganan gabah basah menguras tenaga. Jika salah dalam penanganan, bisa membuat gabah berkecambah dan tidak bisa diselep. “Ini sudah menjadi kesepakatan tidak tertulis di kalangan penimbang,” katanya.

Untuk harga gabah, terang dia, para penimbang sudah membuat kesepakatan bersama. Harga gabah saat ini dipatok Rp 4.400 per kilogram. “Timbangan pakai tara tinggi, ini hanya untuk gabah basah, kalau gabah kering pakai tara nol,” ungkapnya.

Gabah yang basah akibat sering turun hujan saat panen, itu membuat para kuli angkut kerepotan, terutama saat yang panen itu sawahnya berada di tengah persawahan. “Biasanya jalan kecil, sering masuk ke sawah,” cetus Suroto, 40, salah satu kuli angkut asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng.

Untuk mengakut gabah, Suroto mengaku sering menggunakan motor. Hanya saja, kalau musim hujan seperti ini sering jatuh dan kendaraannya juga mudah rusak. “Kalau dipanggul berat,” ungkapnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia