Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Genteng
icon featured
Genteng

Wisata Pulau Merah Ditutup Selama Pemberlakuan PPKM Darurat

18 Juli 2021, 18: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Wisata Pulau Merah Ditutup Selama Pemberlakuan PPKM Darurat

LENGANG: Pantai Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran yang biasanya ramai saat liburan terlihat sepi, kemarin (4/7). (Shulhan Hadi/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

RadarBanyuwangi.id – Sejak dimulai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Sabtu (3/7), lokasi wisata Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan pesanggaran, ditutup sementara.

Di dua lokasi wisata yang tak pernah sepi saat hari libur itu, terlihat melompong, kemarin (4/7). Pintu gerbang di tempat wisata andalan Banyuwangi itu, ditutup dengan dijaga para pengelola dan lifeguard. “Sejak diberlakukan PPKM Darurat, seluruh kegiatan komersil di objek wisata ditutup,” terang sekretaris Pokmas Pantai Pulau Merah, Ali Mabrur.

Meski sudah ditutup, terang dia, pengunjung di Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika itu masih ada. Hanya saja, mereka diminta kembali. “Sabtu dan Minggu, pengunjung masih ada. Tapi karena diberlakukan PPKM Darurat, mereka kita minta kembali,” katanya.

Baca juga: Staf Camat Jadi Pj Kades Tegalharjo

Ali menyebut, penutupan sementara lokasi wisata Pantai Pulau Merah itu, akan dilakukan selama pemberlakuan PPKM Darurat, yakni mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021. “Kita tutup sampai 20 Juli mendatang,” ujarnya. 

Meski di Pantai Pulau Merah ditutup, terang dia, bukan berarti pengelola dan petugas tidak ada kegiatan sama sekali. Mereka masih aktif masuk, untuk menjaga kebersihan dan keamanan pantai. “Semuanya libur, tapi petugas keamanan dan ligeguard tetap jaga, dan petugas kebersihan tetap bekerja,” jelasnya.

Salah satu pengelola Pantai Mustika, Budi Wahyono, mengungkapkan, selama pemberlakuan PPKM Darurat ini seluruh kegiatan di pantai dihentikan. Banyak wisatawan yang akan berkunjung, akhirnya harus dibatalkan. “Sudah banyak yang akan datang, kita minta dibatalkan,” terangnya.

Dengan penutupan kunjungan ke Pantai Mustika ini, lanjut dia, potensi pendapatan dari pengelola dan para pedagang, dipastikan akan hilang. “Tiketnya saja, setiap hari bisa Rp. 3 juta, para pedagang di Pantai Mustika ini banyak dan biasanya ramai,” ucapnya.

Selama tempat wisata ini ditutup karena diberlakukan PPKM Darurat ini, terang dia, pengelola melakukan perbaikan fasilitas yang rusak, dan membersihkan semua tempat yang biasa dibuat santai para pengunjung. “Selama tutup, kita bersih-bersih,” ujarnya.(sli/abi)

(bw/sli/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia