alexametrics
26.6 C
Banyuwangi
Friday, July 1, 2022

Lima Kaca Jendela SDN Sarumulyo Pecah Dilempar Batu

CLURING – Warga yang tinggal di Dusun Sempu, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, sempat dibuat geger, Rabu (16/3/2022). Lima jendela kaca di tiga ruang kelas I, II, dan III SDN 3 Sarimulyo, pecah karena dilempar batu oleh orang yang tidak dikenal.

Di sekitar jendela kaca yang pecah itu, ditemukan beberapa batu yang diduga dibuat untuk melempar. Semua batu itu, kini diamankan di polsek setempat untuk dibuat barang bukti (BB). “Ada tiga kelas yang jendela kacanya pecah,” cetus Kepala SDN 3 Sarimulyo, Susilaningtyas.

Menurut Susilaningyas, aksi pecah kaca jendela ini bukan yang kali pertama dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, kaca jendela pecah juga terjadi pada Senin (14/3). “Yang pertama dua hari lalu, tapi itu kami biarkan,” ungkapnya.

Karena aksi pecah kaca kembali terjadi, terang dia, komite sekolah akhirnya melaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat. Pihaknya khawatir, bila tidak dilaporkan ke polisi akan terulang lagi. “Karena sudah dua kali, komite sekolah lalu lapor ke polisi,” ujarnya.

Susilaningtyas menduga pelemparan batu ke kaca jendela itu dilakukan pada malam hari. Pihaknya baru tahu kaca jendela pecah pada pagi hari, saat para siswa akan menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM). “Yang tahu duluan malah siswa, kaca-kaca yang berserakan kami bersihkan, jendela yang berlubang kami lakban,” jelasnya.

Atas kejadian ini, Susilaningtyas berharap polisi bisa mengungkap pelaku dan menangkapnya. Sebab, kejadian ini sudah mengganggu proses belajar mengajar para siswa. “Sebelum ada pristiwa ini, kami tidak pernah ada masalah dengan siapa pun,” tegasnya.

Untuk mengetahui pelaku, pihaknya akan mengusahakan memasang CCTV di beberapa titik di sekolah, agar memiliki bukti bila ada teror seperti ini. “Mungkin enaknya nanti kami pasang CCTV,” ungkapnya.

Kapolsek Cluring, AKP Agus Priyono mengatakan sudah datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Pihaknya, kini tengah melakukan penyelidikan. “Kami sedang memburu pelakunya,” katanya.

Untuk menjaga keamanan sekolah, Kapolsek menyampaikan sekolah akan menugaskan Selain itu, setelah diadakan rundingan dengan pihak sekolah, di SDN 3 Sarimulyo akan diberi penjagaan. “Akan ada orang yang bertugas sebagai penjaga malam,” pungkasnya.(sas/abi)

CLURING – Warga yang tinggal di Dusun Sempu, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, sempat dibuat geger, Rabu (16/3/2022). Lima jendela kaca di tiga ruang kelas I, II, dan III SDN 3 Sarimulyo, pecah karena dilempar batu oleh orang yang tidak dikenal.

Di sekitar jendela kaca yang pecah itu, ditemukan beberapa batu yang diduga dibuat untuk melempar. Semua batu itu, kini diamankan di polsek setempat untuk dibuat barang bukti (BB). “Ada tiga kelas yang jendela kacanya pecah,” cetus Kepala SDN 3 Sarimulyo, Susilaningtyas.

Menurut Susilaningyas, aksi pecah kaca jendela ini bukan yang kali pertama dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, kaca jendela pecah juga terjadi pada Senin (14/3). “Yang pertama dua hari lalu, tapi itu kami biarkan,” ungkapnya.

Karena aksi pecah kaca kembali terjadi, terang dia, komite sekolah akhirnya melaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat. Pihaknya khawatir, bila tidak dilaporkan ke polisi akan terulang lagi. “Karena sudah dua kali, komite sekolah lalu lapor ke polisi,” ujarnya.

Susilaningtyas menduga pelemparan batu ke kaca jendela itu dilakukan pada malam hari. Pihaknya baru tahu kaca jendela pecah pada pagi hari, saat para siswa akan menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM). “Yang tahu duluan malah siswa, kaca-kaca yang berserakan kami bersihkan, jendela yang berlubang kami lakban,” jelasnya.

Atas kejadian ini, Susilaningtyas berharap polisi bisa mengungkap pelaku dan menangkapnya. Sebab, kejadian ini sudah mengganggu proses belajar mengajar para siswa. “Sebelum ada pristiwa ini, kami tidak pernah ada masalah dengan siapa pun,” tegasnya.

Untuk mengetahui pelaku, pihaknya akan mengusahakan memasang CCTV di beberapa titik di sekolah, agar memiliki bukti bila ada teror seperti ini. “Mungkin enaknya nanti kami pasang CCTV,” ungkapnya.

Kapolsek Cluring, AKP Agus Priyono mengatakan sudah datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Pihaknya, kini tengah melakukan penyelidikan. “Kami sedang memburu pelakunya,” katanya.

Untuk menjaga keamanan sekolah, Kapolsek menyampaikan sekolah akan menugaskan Selain itu, setelah diadakan rundingan dengan pihak sekolah, di SDN 3 Sarimulyo akan diberi penjagaan. “Akan ada orang yang bertugas sebagai penjaga malam,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Pemkab Kebut Vaksin Booster

Ketua DPRD Jadi Motivator Pelatihan Pemuda

Poliwangi Ciptakan Mesin Pengasap Ikan

Artikel Terbaru

/