Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Genteng
icon featured
Genteng
Petugas Pengairan Meninggal Tenggelam

Korban Sering Mengeluh Sakit dan Keluarganya

17 September 2021, 12: 15: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Korban Sering Mengeluh Sakit dan Keluarganya

SAKSI: Teman korban Abdul Azis (kiri) menunjukkan lokasi tempat Purwanto bekerja pada Kanitreskrim Polsek Purwoharjo, Ipda Agus Suhartono (dua dari kanan) kemarin (15/9). (Salis Ali Muhyidin/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

PURWOHARJO – Sugeng Riyanto, 37, salah satu rekan kerja Purwanto mengatakan, korban asal Kelurahan/Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, selama ini sering bercerita kepada rekan kerjanya tentang beban hidup yang ditanggungnya.

Sebulan tinggal di sekitar Dam 1, Dusun Tempurejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, pria yang sedang bekerja memperbaiki pintu air di Dam 1 Sungai Setail itu, mengaku tidak sanggup melanjutkan hidupnya. “Istrinya pergi dan nikah dengan orang lain,” terang Sugeng Riyanto.

Keterangan itu dibenarkan Abdul Aziz, 27, teman korban lain yang tinggal di Kelurahan Kampung Caracap, Kecamatan Luiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Pak Purwanto itu memang sering mengeluh,” kata Abdul Aziz.

Baca juga: Puing-Puing Atap Musala Ambruk Belum Dibersihkan

Menurut Azis, selain masalah keluarganya, Purwanto juga senyampaikan memiliki penyakit darah tinggi dan tidak punya tempat tinggal. “Kalau darah tingginya sedang kumat, katanya sakit semua,” ungkapnya.

Tapi yang membuat beban hidupnya itu terasa berat, jelas dia, itu soal rumah tangganya. Purwanto menyampaikan istrinya yang tinggal di Kediri selingkuh dan kini telah menikah lagi. “Mungkin itu yang membuatnya stress,” katanya.

Kanitreskrim Polsek Purwoharjo, Ipda Agus Suhartono pada Jawa Pos Radar Genteng menyampaikan, meski ada fakta berupa keterangan dari rekan korban yang menyebut korban sering mengeluh, pihaknya masih akan terus mendalami kasus tersebut. Ia tidak mau menduga-duga penyebab kematiannya. “Kami baru bisa memberikan keterangan setelah penyelidikan selesai, kita tunggu hasil otopsi,” cetusnya.(mg3/abi)

(bw/*/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia