alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Dimassa saat rampas Sepeda Mini

PURWOHARJO, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga melakukan perampasan sepeda mini, Ahmad Sahal, 27, warga Dusun Curahpalung, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, dihajar massa pada Sabtu sore (14/8). Untuk proses hukum, tersangka untuk sementara dijebloskan ke ruang tahanan polsek setempat.

Kanit Reskrim Polsek Purwoharjo, Ipda Agus Suhartono mengatakan dugaan perampasan sepeda mini dengan korban Azahra, 6, yang masih tetangganya itu bermula saat pelaku bersama kedua rekannya Rosy, 25, warga Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, dan Faisal, 26, warga Desa/Kecamatan Cluring tongkrongan di rumah Ahmad Sahal. “Tiga pemuda itu pengangguran,” terangnya.

Ketiga pemuda itu, terang dia, berencana melakukan pencurian. Saat keluar rumah, melihat Azahra sedang asyik naik sepeda mini. “Mereka langsung merampas sepeda mini yang dinaiki korban,” ungkapnya.

Karena sepedanya dirampas, masih kata dia, korban pulang smabil menangis. Bocah itu menceritakan kepada orang tuanya kalau sepedanya dirampas oleh pelaku. Dari pengaduan itu, orang tua korban melaporkan ke polsek. “Pelaku kita tangkap di rumahnya, sepeda korban masih ada di rumahnya,” katanya.

Saat polisi datang untuk menangkap pelaku, ternyata warga sudah banyak berdatangan. Di antara warga, ada yang geram dan menghajar pelaku. “Diduga saat beraksi pelaku terpengaruh alcohol, kedua temannya masih kita buru,” ujarnya

PURWOHARJO, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga melakukan perampasan sepeda mini, Ahmad Sahal, 27, warga Dusun Curahpalung, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, dihajar massa pada Sabtu sore (14/8). Untuk proses hukum, tersangka untuk sementara dijebloskan ke ruang tahanan polsek setempat.

Kanit Reskrim Polsek Purwoharjo, Ipda Agus Suhartono mengatakan dugaan perampasan sepeda mini dengan korban Azahra, 6, yang masih tetangganya itu bermula saat pelaku bersama kedua rekannya Rosy, 25, warga Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, dan Faisal, 26, warga Desa/Kecamatan Cluring tongkrongan di rumah Ahmad Sahal. “Tiga pemuda itu pengangguran,” terangnya.

Ketiga pemuda itu, terang dia, berencana melakukan pencurian. Saat keluar rumah, melihat Azahra sedang asyik naik sepeda mini. “Mereka langsung merampas sepeda mini yang dinaiki korban,” ungkapnya.

Karena sepedanya dirampas, masih kata dia, korban pulang smabil menangis. Bocah itu menceritakan kepada orang tuanya kalau sepedanya dirampas oleh pelaku. Dari pengaduan itu, orang tua korban melaporkan ke polsek. “Pelaku kita tangkap di rumahnya, sepeda korban masih ada di rumahnya,” katanya.

Saat polisi datang untuk menangkap pelaku, ternyata warga sudah banyak berdatangan. Di antara warga, ada yang geram dan menghajar pelaku. “Diduga saat beraksi pelaku terpengaruh alcohol, kedua temannya masih kita buru,” ujarnya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/