alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Maling Jebol Jendela, Motor, Uang, dan Tablet Raib Digondol

CLURING, Radar Genteng – Nasib apes menimpa pasangan suami istri (pasutri), Sunarto, 41, dan Tri Nastiti, 38. Aksi pencurian terjadi di Dusun Krajan, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Senin malam (13/6). Pelaku membobol rumah pasangan suami istri (pasutri) Sunarto, 41, dan Tri Nastiti, 38.

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil membawa kabur motor Honda 150 R dengan nomor polisi P 6703 YF, satu tablet merek Samsung, dan uang tunai sebesar Rp 1,7 juta. “Saya tidur di kamar bersama suami dan anak yang paling kecil,” kata Tri Nastiti.

Menurut Tri Nastiti, aksi pencurian diduga terjadi sekitar pukul 00.00. Saat itu, ia bersama seluruh anggota keluarganya sedang tertidur pulas di kamar. “Saya mulai tidur sekitar pukul 22.00, sedang bapak mulai tidur sekitar pukul 23.00,” terangnya.

Pencuri yang membobol rumahnya, terang dia, masuk melalui jendela di dekat pintu belakang. Karena jendela itu, tidak dikunci dan rapat dan tidak tertutup rapat. “Masuk melalui jendela dan keluar lewat pintu belakang,” ungkapnya.

Tri Nastiti mengaku baru tahu rumahnya dijarah maling saat bapaknya, Wahab, 71, sekitar pukul 01.00 ke luar rumah untuk buang air kecil. Waktu itu, bapaknya curiga melihat pintu belakang sudah terbuka. “Sepeda motor juga tidak ada,” tuturnya.

Awalnya, terang Tri Nastiti, bapaknya mengira suaminya, sudah keluar rumah untuk berangkat bekerja, padahal saat itu masih dini hari. “Bapak tanya ke saya (apa Sunarto sudah berangkat kerja), padahal dia (Sunarto) masih tidur,” terangnya.

Mengetahui Sunarto masih tidur di kamar, Tri Nastiti sadar ada maling masuk ke rumahnya. Ia bersama suaminya langsung keluar untuk mengecek dan memeriksa uangnya. “Uang sekitar Rp 1 juta, saya taruh di dompet, dan dompet itu saya gantung di dinding dapur. Sedang uang Rp 700 ribu milik suami, ditaruh di tas dan digantung di motor,” ungkapnya.

Saat diperiksa itu, jelas dia, motor milik suaminya sudah tidak ada. Dompet berisi uang Rp 1 juta dan surat penting yang ada di dalamnya sudah tidak ada. Tas milik suaminya ditinggal di dapur, tapi uang Rp 700 ribu dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor sudah lenyap. “Tablet merek Samsung milik anak saya di dapur juga diembat,” tandasnya.

Atas kasus pencurian itu, Tri Nastiti mengaku sudah lapor ke Polsek Cluring. Anggota dari unit reskrim polsek juga datang ke rumahnya. “Kami masih menyelidiki pencurian ini,” terang Kanitreskrim Polsek Cluring, Iptu Yaman Adinata. (sas/abi)

CLURING, Radar Genteng – Nasib apes menimpa pasangan suami istri (pasutri), Sunarto, 41, dan Tri Nastiti, 38. Aksi pencurian terjadi di Dusun Krajan, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Senin malam (13/6). Pelaku membobol rumah pasangan suami istri (pasutri) Sunarto, 41, dan Tri Nastiti, 38.

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil membawa kabur motor Honda 150 R dengan nomor polisi P 6703 YF, satu tablet merek Samsung, dan uang tunai sebesar Rp 1,7 juta. “Saya tidur di kamar bersama suami dan anak yang paling kecil,” kata Tri Nastiti.

Menurut Tri Nastiti, aksi pencurian diduga terjadi sekitar pukul 00.00. Saat itu, ia bersama seluruh anggota keluarganya sedang tertidur pulas di kamar. “Saya mulai tidur sekitar pukul 22.00, sedang bapak mulai tidur sekitar pukul 23.00,” terangnya.

Pencuri yang membobol rumahnya, terang dia, masuk melalui jendela di dekat pintu belakang. Karena jendela itu, tidak dikunci dan rapat dan tidak tertutup rapat. “Masuk melalui jendela dan keluar lewat pintu belakang,” ungkapnya.

Tri Nastiti mengaku baru tahu rumahnya dijarah maling saat bapaknya, Wahab, 71, sekitar pukul 01.00 ke luar rumah untuk buang air kecil. Waktu itu, bapaknya curiga melihat pintu belakang sudah terbuka. “Sepeda motor juga tidak ada,” tuturnya.

Awalnya, terang Tri Nastiti, bapaknya mengira suaminya, sudah keluar rumah untuk berangkat bekerja, padahal saat itu masih dini hari. “Bapak tanya ke saya (apa Sunarto sudah berangkat kerja), padahal dia (Sunarto) masih tidur,” terangnya.

Mengetahui Sunarto masih tidur di kamar, Tri Nastiti sadar ada maling masuk ke rumahnya. Ia bersama suaminya langsung keluar untuk mengecek dan memeriksa uangnya. “Uang sekitar Rp 1 juta, saya taruh di dompet, dan dompet itu saya gantung di dinding dapur. Sedang uang Rp 700 ribu milik suami, ditaruh di tas dan digantung di motor,” ungkapnya.

Saat diperiksa itu, jelas dia, motor milik suaminya sudah tidak ada. Dompet berisi uang Rp 1 juta dan surat penting yang ada di dalamnya sudah tidak ada. Tas milik suaminya ditinggal di dapur, tapi uang Rp 700 ribu dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor sudah lenyap. “Tablet merek Samsung milik anak saya di dapur juga diembat,” tandasnya.

Atas kasus pencurian itu, Tri Nastiti mengaku sudah lapor ke Polsek Cluring. Anggota dari unit reskrim polsek juga datang ke rumahnya. “Kami masih menyelidiki pencurian ini,” terang Kanitreskrim Polsek Cluring, Iptu Yaman Adinata. (sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/