BERLUBANG: Kaca depan mobil Suzuki Grand Vitara pecah setelah dilempar batu oleh orang yang belum diketahui identitasnya di jalan raya Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kcamatan Kalibaru, Selasa malam (14/6). (Irham Muzaki/RadarBanyuwangi.id)

KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng – Aksi pelemparan batu hingga membuat kaca depan mobil Suzuki Grand Vitara pecah dan bolong, terjadi di jalan raya Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kcamatan Kalibaru pada Selasa malam (14/6).

Untungnya tidak ada korban dalam kejadian itu. Sopir mobil Suzuki Grand Vitara Abdul Rohim warga Dusun Kajeng Pemogan, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, bersama tiga orang penumpang selamat semua. “Mobil ini melaju dari arah barat,” cetus Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabbar.

Menurut Kapolsek, aksi lempar batu yang terjadi sekitar pukul 18.00, itu bermula saat mobil Suzuki Grand Vitara yang disopiri Abdul Rohim ini akan pulang setelah ziarah makam Habib Ali Gumitir. “Saat melewati Desa Kajarharjo tiba-tiba mobil dilempar batu sebesar bola tenis,” katanya.

Pelaku pelemparan batu itu, terang dia, mengendarai motor. Sebelumnya, motor pelaku itu melaju di belakang mobil yang dinaiki korban. “Motor itu menyalip dan melempar dengan batu,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Dari keterangan korban, jelas Kapolsek, pengendara motor yang melempar kaca mobil ini jumlahnya ada dua orang. Usai melempar batu hingga menyebabkan kaca depan bolong, motor itu juga langsung tancap gas. “pelaku masih kita selidiki,” cetusnya.(mg5/abi)