alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Gepeng Asal Banyuwangi Terlantar di Lampung

RadarBanyuwangi.id – Seorang kakek yang mengaku dari Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, telantar di Lampung. Kakek yang sempat viral di media sosial itu, menyatakan telah ditelantarkan oleh keluarganya.

Untuk menyambung hidup, ia terpaksa mengais sisa makanan di tempat sampah. “Saya mendengar kakek yang mengaku dari Plampangrejo dan telantar di Lampung itu,” terang Kepala Desa Plampangrejo, Yudi Yuwono.

Yusi mengaku telah menyusuri jejak kakek itu di desanya. Dan ternyata, kakek itu bernama Paidi, 70, dan pernah tinggal di di Dusun Krajan, RT/RW 1, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. Tapi sejak 15 tahun lalu, bersama keluarganya pindah ke Lampung. “Rumahnya dijual dan pindah ke Lampung,” terang Yudi kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  KH Mahrus Aly Tutup Usia

Saat ini Paidi tidak punya keluarga di Desa Plampangrejo. Karena semuanya sudah pindah ke Lampung. Tapi, masih mengingat asalnya dari Desa Plampangrejo. “Makanya mengaku dari Desa Plampangrejo,” katanya.

Paidi sudah lama mengalami gangguan kejiwaan dan sering pergi tanpa pamit. Diduga, kakek itu meninggalkan rumah tanpa pamit dan ditemukan warga mengaku dari Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. “Jika dipulangkan ke Desa Plampangrejo tidak ada yang mengurus, karena keluarganya di Lampung semua,” cetusnya.(kri/abi)

RadarBanyuwangi.id – Seorang kakek yang mengaku dari Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, telantar di Lampung. Kakek yang sempat viral di media sosial itu, menyatakan telah ditelantarkan oleh keluarganya.

Untuk menyambung hidup, ia terpaksa mengais sisa makanan di tempat sampah. “Saya mendengar kakek yang mengaku dari Plampangrejo dan telantar di Lampung itu,” terang Kepala Desa Plampangrejo, Yudi Yuwono.

Yusi mengaku telah menyusuri jejak kakek itu di desanya. Dan ternyata, kakek itu bernama Paidi, 70, dan pernah tinggal di di Dusun Krajan, RT/RW 1, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. Tapi sejak 15 tahun lalu, bersama keluarganya pindah ke Lampung. “Rumahnya dijual dan pindah ke Lampung,” terang Yudi kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Pembeli Baju Lebaran mulai Meningkat

Saat ini Paidi tidak punya keluarga di Desa Plampangrejo. Karena semuanya sudah pindah ke Lampung. Tapi, masih mengingat asalnya dari Desa Plampangrejo. “Makanya mengaku dari Desa Plampangrejo,” katanya.

Paidi sudah lama mengalami gangguan kejiwaan dan sering pergi tanpa pamit. Diduga, kakek itu meninggalkan rumah tanpa pamit dan ditemukan warga mengaku dari Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. “Jika dipulangkan ke Desa Plampangrejo tidak ada yang mengurus, karena keluarganya di Lampung semua,” cetusnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/