alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Ditabrak Supra X, Nenek Langsung Meninggal

SONGGON, Jawa Pos Radar Genteng – Nasib tragis menimpa Jaekah. Nenek berumur 77 tahun asal Desa Sragi, Kecamatan Songgon itu meninggal ditabrak motor Honda Supra X dengan nomor polisi P 4957 X yang dinaiki Ahmad Novian Aldi Mahendra, 16, yang berboncengan Muhamad Awaludin, 16, asal Jambi di jalan raya Dusun Kendal, Desa Sragi pada Kamis (11/8) sekitar pukul 21.00.

Jaekah yang saat itu jalan kaki menuju rumahnya meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala bagian belakang. Selain itu, kaki kiri juga sampai putus. “Korban luka parah dan meninggal di lokasi,” cetus Kapolsek Songgon, AKP Eko Darmawan kepada Jawa Pos Radar Genteng, Jumat (12/8).

Baca Juga :  Hidup Menggelandang, Suminah Akhirnya Dipulangkan Satpol PP

Dalam kecelakaan itu, Aldi mengalami cedera otak berat dan kini dirawat di RS Al Huda, Gambiran. Sedang temannya, Awaludin, hanya mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Songgon. “Yang joki motor lukanya juga cukup parah,” katanya.

Kecelakaan itu, terang Kapolsek, bermula saat Aldi yang naik motor Honda Supra X bersama temannya Awaludin, melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Dari arah barat, ada korban yang sedang jalan kaki di sisi utara jalan dan langsung ditabrak. “Pemotor diduga tidak tahu ada nenek yang jalan, kebetulan di lokasi juga gelap,” ungkapnya.

Dalam kecelakaan itu, masih kata Kapolsek, pemotor dan korban terpental ke jalan aspal yang basah karena hujan. Warga yang melintas di lokasi langsung membantu dan melakukan evakuasi pada para korban. “Semua korban dibawa ke Puskesmas Songgon, nenek itu meninggal dan Aldi dirujuk ke RS Al Huda Gambiran,” kata Kapolsek.(sas/abi)

Baca Juga :  Temuan Motor Tanpa Pemilik Ternyata Dibawa Orang Gila

SONGGON, Jawa Pos Radar Genteng – Nasib tragis menimpa Jaekah. Nenek berumur 77 tahun asal Desa Sragi, Kecamatan Songgon itu meninggal ditabrak motor Honda Supra X dengan nomor polisi P 4957 X yang dinaiki Ahmad Novian Aldi Mahendra, 16, yang berboncengan Muhamad Awaludin, 16, asal Jambi di jalan raya Dusun Kendal, Desa Sragi pada Kamis (11/8) sekitar pukul 21.00.

Jaekah yang saat itu jalan kaki menuju rumahnya meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala bagian belakang. Selain itu, kaki kiri juga sampai putus. “Korban luka parah dan meninggal di lokasi,” cetus Kapolsek Songgon, AKP Eko Darmawan kepada Jawa Pos Radar Genteng, Jumat (12/8).

Baca Juga :  Jalan Licin, Truk Muatan Pasir Jatuh ke Jurang

Dalam kecelakaan itu, Aldi mengalami cedera otak berat dan kini dirawat di RS Al Huda, Gambiran. Sedang temannya, Awaludin, hanya mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Songgon. “Yang joki motor lukanya juga cukup parah,” katanya.

Kecelakaan itu, terang Kapolsek, bermula saat Aldi yang naik motor Honda Supra X bersama temannya Awaludin, melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Dari arah barat, ada korban yang sedang jalan kaki di sisi utara jalan dan langsung ditabrak. “Pemotor diduga tidak tahu ada nenek yang jalan, kebetulan di lokasi juga gelap,” ungkapnya.

Dalam kecelakaan itu, masih kata Kapolsek, pemotor dan korban terpental ke jalan aspal yang basah karena hujan. Warga yang melintas di lokasi langsung membantu dan melakukan evakuasi pada para korban. “Semua korban dibawa ke Puskesmas Songgon, nenek itu meninggal dan Aldi dirujuk ke RS Al Huda Gambiran,” kata Kapolsek.(sas/abi)

Baca Juga :  Pikap Muatan Ikan ”Cium” Truk, Pikap Hancur, Satu Penumpang Meninggal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/