alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Jembatan Bolong Akhirnya Diperbaiki

GENTENG – Setelah sebulan lebih jembatan di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ambles dan berlubang, akhirnya diperbaiki oleh Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Banyuwangi, kemarin (13/7).

Dalam perbaikan itu, alat berat didatangkan dan memasang gorong-gorong beton. “Kami belum tahu pasti penyebab jembatan itu jebol, mungkin karena debit air yang tinggi,” cetus Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas PU Kecamatan Genteng, Suyatno.

Dalam memperbaiki jembatan yang jebol ini, terang dia, pihaknya memasang enam gorong-gorong yang terbuat dari beton setinggi 1,5 meter. “Sudah ada petugas turun ke lapangan, dan sekarang kami mulai memperbaiki jembatan itu,” cetusnya.

Baca Juga :  Jajal Motor Baru, ABG Seruduk Grand Livina

Menurut Suyatno, gorong-gorong dipasang ini dapat bertahan selama 10 tahun, dan mampu menampung debit air yang tinggi.. “Kami perbaiki secara maksinal, agar warga tidak resah lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhamad Saini, 52, wakil Kepala Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan mengaku, senang dengan perbaikan jembatan itu. Kini warga tidak lagi was-was saat me­lintasi. “Selama dilakukan perbaikan, jalan hanya berfungsi separo, yakni di bagian kiri dan kanan jembatan, lubangnya ada di tengah,” jelasnya.

Saini menyebut, jembatan itu ambles dan bolong lantaran debit air yang mengalir dari perkampungan menuju persawahan terlalu tinggi. Sehingga, mengakibatkan pondasi go­rong-gorong tergerus aliran air tersebut.

“Al­hamdulillah akhirnya diperbaiki juga, kalau dibiarkan menganga kami khawatir akan berdampak buruk bagi pengguna jalan,” tandasnya.

Baca Juga :  Babinsa Datang Balap Liar Buyar

GENTENG – Setelah sebulan lebih jembatan di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ambles dan berlubang, akhirnya diperbaiki oleh Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Banyuwangi, kemarin (13/7).

Dalam perbaikan itu, alat berat didatangkan dan memasang gorong-gorong beton. “Kami belum tahu pasti penyebab jembatan itu jebol, mungkin karena debit air yang tinggi,” cetus Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas PU Kecamatan Genteng, Suyatno.

Dalam memperbaiki jembatan yang jebol ini, terang dia, pihaknya memasang enam gorong-gorong yang terbuat dari beton setinggi 1,5 meter. “Sudah ada petugas turun ke lapangan, dan sekarang kami mulai memperbaiki jembatan itu,” cetusnya.

Baca Juga :  Kepulan Asap Raung Belok ke Utara

Menurut Suyatno, gorong-gorong dipasang ini dapat bertahan selama 10 tahun, dan mampu menampung debit air yang tinggi.. “Kami perbaiki secara maksinal, agar warga tidak resah lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhamad Saini, 52, wakil Kepala Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan mengaku, senang dengan perbaikan jembatan itu. Kini warga tidak lagi was-was saat me­lintasi. “Selama dilakukan perbaikan, jalan hanya berfungsi separo, yakni di bagian kiri dan kanan jembatan, lubangnya ada di tengah,” jelasnya.

Saini menyebut, jembatan itu ambles dan bolong lantaran debit air yang mengalir dari perkampungan menuju persawahan terlalu tinggi. Sehingga, mengakibatkan pondasi go­rong-gorong tergerus aliran air tersebut.

“Al­hamdulillah akhirnya diperbaiki juga, kalau dibiarkan menganga kami khawatir akan berdampak buruk bagi pengguna jalan,” tandasnya.

Baca Juga :  Emy Wahyuni Kado Kue Tart

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/