TEGALDLIMO, Jawa Pos Radar Genteng – Sekitar 30 siswa dari 12 sekolah se Kabupaten Banyuwangi, mengikuti lomba dayung di sungai Dam Lima, Dusun Sumbermulyo, Desa/Kecamatan Tegaldlimo, kemarin siang (13/6).

Lomba yang dimulai sejak pukul 10.00 itu, dalam rangka menjaring bakat muda dari cabang olahraga (cabor) dayung. “Ada beberapa kategori yang dilombakan, mulai kano, perahu karet, dan perahu sampan,” kata Prayuda Hafidz Julio, 20, salah satu panitia lomba pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Hafidz, melalui lomba ini diharapkan bisa mengenalkan olahraga dayung kepada masyarakat yang banyak hadir untuk menyaksikan keseruan lomba. “Biar anak-anak muda tahu olahraga ini. Syukur-syukur ada yang minat dan mau berlatih dayung,” ujarnya.

Lomba dayung yang menyedot perhatian masyarakat itu tidak hanya diikuti oleh siswa, tapi juga diikuti oleh umum. Bahkan, tim dayung Banyuwangi untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim juga ikut dalam ajang ini. “Ada 10 atlet yang kami bawa dalam ajang pemanasan ini,” ucap Alfan Impriadi, 40, ketua harian Federasi Arung Jeram Indonesia (Faji) Banyuwangi.

Lomba yang diikuti atletnya itu, terang dia, sekaligus dijadikan ajang uji mental sebelum bertarung di gelaran Porprov yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lumajang dua pekan mendatang. “Persiapan kami mencapai 70 persen,” terang Alfan seraya menyampaikan timnya baru melakukan satu uji coba.

Menurut Alfan, meski tim dayung baru ikut tahun ini dalam Porprov Jatim, ia tetap menargetkan minimal naik podium. “Tidak muluk-muluk, ini tahun pertama kami ikut bagian, minimal naik podiumlah,” tandasnya.(sas/abi)