alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng –Rumah milik Kamsidi Slamet, 70, di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, terbakar pada Rabu (10/8) sekitar pukul 20.10. Saat kejadian, korban sedang ziarah haji ke rumah saudaranya di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, hanya saja atap rumah nyaris habis terbakar. Warga yang melihat api mulai membakar rumah, berdatangan untuk memadamkan. “Sebagian atapnya terbakar,” cetus Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) BKO Kecamatan Genteng, Sutikno.

Menurut Sutikno, saat kebakaran rumah korban itu kosong karena ditinggal ziarah haji ke rumah saudaranya di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. “Kita datang warga sudah banyak yang membantu memadamkan api,” terangnya.

Baca Juga :  Rumah Terbakar, Kakek Sempat Terjebak Dalam Kamar

Api yang membakar rumah korban itu, diduga berasal dari korsleting listrik. Saat korban pergi, lupa mencabut kabel mesin ketam untuk menghaluskan kayu pada stop kontak. “Pemilik rumah baru menggunakan mesin itu, lupa mencabut stop kontaknya,” terangnya.

Ditinggal cukup lama, jelas dia, mesin ketam panas dan akhirnya korslet hingga membakar rumah milik korban. Untuk memadamkan api ini, ia mengerahkan dua unit mobil damkar dari BKO Genteng. “Ada empat anggota yang ikut dalam pemadaman api itu,” ungkapnya.

Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji mengatakan api yang membakar rumah milik warga di Dusun Pandan, Desa Kembiritan itu diduga dari korsleting listrik. “Api diduga dari korsleting listriik di stop kontak,” ungkapnya.(sas/abi)

Baca Juga :  UPTD Pendidikan Pesanggaran Gelar Pelatihan Inspektur Cilik

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng –Rumah milik Kamsidi Slamet, 70, di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, terbakar pada Rabu (10/8) sekitar pukul 20.10. Saat kejadian, korban sedang ziarah haji ke rumah saudaranya di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, hanya saja atap rumah nyaris habis terbakar. Warga yang melihat api mulai membakar rumah, berdatangan untuk memadamkan. “Sebagian atapnya terbakar,” cetus Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) BKO Kecamatan Genteng, Sutikno.

Menurut Sutikno, saat kebakaran rumah korban itu kosong karena ditinggal ziarah haji ke rumah saudaranya di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. “Kita datang warga sudah banyak yang membantu memadamkan api,” terangnya.

Baca Juga :  Dua Pelaku Pengeroyokan Dalam Pencarian Polisi

Api yang membakar rumah korban itu, diduga berasal dari korsleting listrik. Saat korban pergi, lupa mencabut kabel mesin ketam untuk menghaluskan kayu pada stop kontak. “Pemilik rumah baru menggunakan mesin itu, lupa mencabut stop kontaknya,” terangnya.

Ditinggal cukup lama, jelas dia, mesin ketam panas dan akhirnya korslet hingga membakar rumah milik korban. Untuk memadamkan api ini, ia mengerahkan dua unit mobil damkar dari BKO Genteng. “Ada empat anggota yang ikut dalam pemadaman api itu,” ungkapnya.

Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji mengatakan api yang membakar rumah milik warga di Dusun Pandan, Desa Kembiritan itu diduga dari korsleting listrik. “Api diduga dari korsleting listriik di stop kontak,” ungkapnya.(sas/abi)

Baca Juga :  Genset dan Ruang Penyimpanan Elpiji Selamat

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/