SEMPU, Jawa Pos Radar Genteng – Aksi warga Desa Gendoh, Kecamatan Sempu yang menanami pohon pisang di jalan raya yang rusak, mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan Pemukiman (PU CKPP) Kabupaten Banyuwangi.

Jalan beraspal yang menghubungkan Kecamatan Sempu dan Kecamatan Songgon, itu ternyata telah mendapat prioritas untuk segera diperbaiki. “Jalan sepanjang Desa Gendoh hingga Kecamatan Songgon yang rusak, tahun ini akan diperbaiki,” kata Plt. Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi Danang Hartanto.

Menurut Danang, jalan yang rusak itu akan dilakukan perbaikan secepatnya. Itu karena kondisi jalan yang dikhawatirkan semakin bertambah parah. “Kita perbaiki secepatnya, kira-kira akhir bulan ini (Juni),” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Untuk perbaikan awal, jelas dia, akan dilakukan sepanjang 400 meter terlebih dahulu. Dan pembangunan itu, akan terus dilakukan secara bertahap. “Untuk jalan Sempu-Songgon itu, kami akan mengusahakan perbaikan selesai tahun ini,” cetusnya.

Jalan yang rusak itu, masih kata Danang, karena kondisi jalan yang sudah tua. Selain itu, jalan itu sering dilewati kendaraan bermuatan berat. “Tapi itu bukan alasan, nanti akan kami perbaiki sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, aksi warga Dusun Klontang, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu yang menanami pohon pisang di jalanan, ternyata diikuti warga Dusun Gantung dan Dusun Plaosan, Desa Gendoh. Warga di dua dusun itu, ikut menanam pohon pisang di jalan lantaran kesal jalan di kampungnya tak kunjung diperbaiki. “Biar tau kalau yang rusak bukan hanya di (Dusun) Klontang saja, tapi sampai ke (Dusun) Gantung dan Plaosan,” ucap Fauzi, 38, salah satu warga Dusun Gantung, Desa Gendoh, kemarin (12/6).

Fauzi menyebut penanaman pohon pisang di jalan itu sebagai bentuk luapan kekesalan warga lantaran jalan yang setiap hari banyak dilewati masyarakat itu tidak kunjung diperbaiki. “Kami berharap pemerintah segera memperbaiki,” pintanya.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, puluhan warga Dusun Klontang, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu turun jalan, Jumat (10/6). Mereka memprotes dengan menanami jalan aspal yang rusak parah mulai Dusun Klontang hingga Dusun Plaosan, itu dengan pohon pisang.

Warga yang sepertinya sudah kehabisan kesabaran, ramai-ramai meletakkan pohon pisang dengan beragam ukuran di sekitar jalan yang berlubang. “Kami sudah lelah dengan jalan rusak ini,” ucap Hadi Setiawan, 43, salah satu warga yang juga ketua RT setempat.

Pohon pisang yang ditanam di badan jalan yang rusak itu, tidak seterusnya. Sebab, jalan itu akses utama yang menghubungkan Kecamatan Sempu menuju Kecamatan Songgon. “Ini sindiran kami ke pemerintah desa (pemdes) dan Pemkab saja, agar jalan yang sudah lama rusak ini cepat diperbaiki,” katanya.(sas/abi)