alexametrics
23.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Puluhan Balok Jati Disita Polisi

BANGOREJO – Tim gabungan Polsek Bangorejo dan Polisi Hutan (Polhut) dari Per­hutani (KPH) Banyuwangi Selatan, menghadang truk yang sedang mengangkut puluhan kayu jati yang sudah berbentuk balok, Minggu malam (11/6). Saat itu, truk itu melintas di jalan raya Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.

Untuk keperluan pemeriksaan, truk dengan nomor polisi DK 4420 KK bersama sopir Supri, 52, warga Dusun Silirbaru, RT 7, RW 2, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran diamankan di polsek. “Semua yang dibawa truk juga kita amankan,” terang Kapolsek Bangorejo, AKP Watiyo.

Menurut kapolsek, sopir berikut truk dan kayu yang dibawanya itu diamankan ke polsek, karena saat diminta surat keterangan kayu, ter­nyata sopir truk itu tidak bisa menunjukkan.

“Sopir tidak bisa menunjukkan dokumen kayu yang dibawa,” katanya.

Selain mengamankan sopir truk, dua orang yang ikut di truk juga dibawa ke polsek. Kedua orang itu adalah Alip Darmawan, 30, asal Dusun Sumbergayam, RT 7, RW 2, Desa Dasri, Kecamatan Te­galsari, dan Bagus Teguh, 28, warga Dusun Silirbaru, RT 5, RW 1, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. “Setelah kami periksa, kayu yang ada di truk itu jum­lahnya 93 batang,” ungkapnya.

Dari keterangan tersangka, terang dia, puluhuhan kayu jati berdiametar 10 hingga 30 centimeter itu, akan dibawa menuju Pulau Bali. “Saat ini dua orang teman sopir masih kami periksa, dan statusnya masih sebagai saksi,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. “Kayu jati itu diduga berasal dari hutan yang dikelola Perhutani,” katanya.

BANGOREJO – Tim gabungan Polsek Bangorejo dan Polisi Hutan (Polhut) dari Per­hutani (KPH) Banyuwangi Selatan, menghadang truk yang sedang mengangkut puluhan kayu jati yang sudah berbentuk balok, Minggu malam (11/6). Saat itu, truk itu melintas di jalan raya Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.

Untuk keperluan pemeriksaan, truk dengan nomor polisi DK 4420 KK bersama sopir Supri, 52, warga Dusun Silirbaru, RT 7, RW 2, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran diamankan di polsek. “Semua yang dibawa truk juga kita amankan,” terang Kapolsek Bangorejo, AKP Watiyo.

Menurut kapolsek, sopir berikut truk dan kayu yang dibawanya itu diamankan ke polsek, karena saat diminta surat keterangan kayu, ter­nyata sopir truk itu tidak bisa menunjukkan.

“Sopir tidak bisa menunjukkan dokumen kayu yang dibawa,” katanya.

Selain mengamankan sopir truk, dua orang yang ikut di truk juga dibawa ke polsek. Kedua orang itu adalah Alip Darmawan, 30, asal Dusun Sumbergayam, RT 7, RW 2, Desa Dasri, Kecamatan Te­galsari, dan Bagus Teguh, 28, warga Dusun Silirbaru, RT 5, RW 1, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. “Setelah kami periksa, kayu yang ada di truk itu jum­lahnya 93 batang,” ungkapnya.

Dari keterangan tersangka, terang dia, puluhuhan kayu jati berdiametar 10 hingga 30 centimeter itu, akan dibawa menuju Pulau Bali. “Saat ini dua orang teman sopir masih kami periksa, dan statusnya masih sebagai saksi,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 83 ayat 1 huruf b jo pasal 12 huruf e Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. “Kayu jati itu diduga berasal dari hutan yang dikelola Perhutani,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/