alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Saturday, June 25, 2022

DPO Kasus Pencabulan Akhirnya Menyerahkan Diri

KALIBARU – Lebih dari dua bulan menjadi daftar pencarian orang (DPO) Unit Reskrim Polsek Kalibaru dalam kasus pencabulan, Hairudin, 60, asal Dusun Curahleduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, akhirnya menyerahkan diri ke polsek setempat pada Kamis (10/3/2022).

Kakek ini pada Kamis (23/12/2021) lalu dilaporkan ER, 36, menantunya sendiri, karena diduga telah mencabuli cucunya sendiri berinisial, TI, 7. “Tersangka kita tetapkan DPO, selama dua bulan kita melakukan pencarian,” cetus Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar.

Sebelum datang ke polsek, terang dia, tersangka ini datang ke rumah perangkat desanya. Selanjutnya, pada Kamis (10/3/2022) diantar oleh perangkat desa itu ke polsek. “Tersangka mengaku dua bulan ini sembunyi di perkebunan daerah Jember,” katanya.

Setelah menyerahkan diri, Kapolsek mengatakan untuk sementara tersangka dimasukkan ke ruang tahanan polsek sambil menjalani pemeriksaan. “Masih kita amankan di polsek,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, diduga telah mencabuli cucunya berinisial TI yang masih berumur tujuh tahun, H, 60, asal Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, oleh menantunya berinisial Er, 36, dilaporkan ke Polsek Kalibaru, pada Kamis, 23 Desember 2021.

Polisi kini tengah memburu pelaku yang menghilang setelah kejadian. Sejumlah tempat yang diduga sebagai lokasi persembunyian, ternyata juga nihil. ‘Sejak orang tua korban lapor ke polsek, anggota langsung memburu pelaku,” cetus Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabbar.

Menurut Kapolsek, dugaan pencabulan dengan korban anak di bawah umur itu terjadi pada Selasa (21/12/2021). Saat kejadian, korban ini oleh orang tuanya dititipkan ke kakeknya. “Ibu korban membantu saudaranya yang sedang selamatan, tempatnya tidak jauh dari rumah pelaku,” katanya.(sas/abi)

KALIBARU – Lebih dari dua bulan menjadi daftar pencarian orang (DPO) Unit Reskrim Polsek Kalibaru dalam kasus pencabulan, Hairudin, 60, asal Dusun Curahleduk, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, akhirnya menyerahkan diri ke polsek setempat pada Kamis (10/3/2022).

Kakek ini pada Kamis (23/12/2021) lalu dilaporkan ER, 36, menantunya sendiri, karena diduga telah mencabuli cucunya sendiri berinisial, TI, 7. “Tersangka kita tetapkan DPO, selama dua bulan kita melakukan pencarian,” cetus Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar.

Sebelum datang ke polsek, terang dia, tersangka ini datang ke rumah perangkat desanya. Selanjutnya, pada Kamis (10/3/2022) diantar oleh perangkat desa itu ke polsek. “Tersangka mengaku dua bulan ini sembunyi di perkebunan daerah Jember,” katanya.

Setelah menyerahkan diri, Kapolsek mengatakan untuk sementara tersangka dimasukkan ke ruang tahanan polsek sambil menjalani pemeriksaan. “Masih kita amankan di polsek,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, diduga telah mencabuli cucunya berinisial TI yang masih berumur tujuh tahun, H, 60, asal Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, oleh menantunya berinisial Er, 36, dilaporkan ke Polsek Kalibaru, pada Kamis, 23 Desember 2021.

Polisi kini tengah memburu pelaku yang menghilang setelah kejadian. Sejumlah tempat yang diduga sebagai lokasi persembunyian, ternyata juga nihil. ‘Sejak orang tua korban lapor ke polsek, anggota langsung memburu pelaku,” cetus Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabbar.

Menurut Kapolsek, dugaan pencabulan dengan korban anak di bawah umur itu terjadi pada Selasa (21/12/2021). Saat kejadian, korban ini oleh orang tuanya dititipkan ke kakeknya. “Ibu korban membantu saudaranya yang sedang selamatan, tempatnya tidak jauh dari rumah pelaku,” katanya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/