alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Di Sempu, Orang Gila Tidur di Rumah Warga

SEMPU, Jawa Pos Radar Genteng-Keberadaan orang gila (orgil) yang berkeliaran, sangat meresahkan masyarakat. Apalagi, tingkah lakunya aneh-aneh dan tidak jarang menganggu warga. Itu seperti di Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, kemarin (11/6).

Orgil ini asyik tiduran di depan rumah. Biasanya, juga mencorat-coret dinding rumah. Parahnya, ada yang mencuri pakaian yang sedang dijemur. “Orgil ini banyak berkeliaran dan meresahkan,” ujar Mariyati, 45, warga Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu.

Menurut Mariyati, orgil yang datang itu silir berganti. Ada yang dari arah utara, juga ada yang dari arah selatan. Yang membuat mangkel, juga sering menggedor rumah warga. “Mau diusir takut ngamuk,” katanya.

Warga lainnya, Muslih, 55, asal Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, mengaku sering menjumpai orgil itu tiba-tiba menyeberang jalan. Selain membahayakan pengguna jalan, itu juga mengancam keselamatan orgil sendiri. “Seharusnya ada tempat untuk menampung mereka, agar tidak meresahkan,” cetusnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, orgil itu juga banyak yang buang air besar sembarangan. Dan itu dirasa sangat mengganggu warga. “Petugas penertiban kok diam saja, kapan melakukan penertiban,” katanya.(*)

SEMPU, Jawa Pos Radar Genteng-Keberadaan orang gila (orgil) yang berkeliaran, sangat meresahkan masyarakat. Apalagi, tingkah lakunya aneh-aneh dan tidak jarang menganggu warga. Itu seperti di Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, kemarin (11/6).

Orgil ini asyik tiduran di depan rumah. Biasanya, juga mencorat-coret dinding rumah. Parahnya, ada yang mencuri pakaian yang sedang dijemur. “Orgil ini banyak berkeliaran dan meresahkan,” ujar Mariyati, 45, warga Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu.

Menurut Mariyati, orgil yang datang itu silir berganti. Ada yang dari arah utara, juga ada yang dari arah selatan. Yang membuat mangkel, juga sering menggedor rumah warga. “Mau diusir takut ngamuk,” katanya.

Warga lainnya, Muslih, 55, asal Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, mengaku sering menjumpai orgil itu tiba-tiba menyeberang jalan. Selain membahayakan pengguna jalan, itu juga mengancam keselamatan orgil sendiri. “Seharusnya ada tempat untuk menampung mereka, agar tidak meresahkan,” cetusnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, orgil itu juga banyak yang buang air besar sembarangan. Dan itu dirasa sangat mengganggu warga. “Petugas penertiban kok diam saja, kapan melakukan penertiban,” katanya.(*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/