alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Paku Berserakan di Jalan Raya Singojuruh

SINGOJURUH – Paku berukuran sedang, banyak berserakan di jalan raya Desa Lemahbang Kulon, Keca­matan Singojuruh, kemarin (11/6). Ken­daraan yang akan melintas di jalan itu, hampir semua berhenti hingga jalur alternatif jurusan Rogojampi-Genteng itu jadi macet.

Untungnya ada warga yang baik hati. Dengan menggunakan sapu, dia membersihkan paku yang berserakan di badan jalan itu. “Banyak paku yang berserakan di tengah jalan, jalan jadi macet dan antrean kendaraan sampai satu kilometer,” ujar Sutrisno, 46, warga Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.

Kemacetan yang terjadi di jalan raya Desa Lemahbang Kulon itu terjadi sekitar pukul 11.30, dan baru kembali normal sekitar pukul 12.00. “Semua kendaraan berhenti sekitar 30 menit, menunggu paku-paku itu dibersihkan,” terangnya.

Sutrisno mengaku tidak tahu asal paku itu. Banyak warga yang mengira, paku itu sengaja ditebar agar banyak kendaraan yang bannya bocor. Yang pasti, paku yang banyak bertebaran itu hanya ada di depan gudang Bulog Desa Lemahbang Kulon. “Menurut saya, paku itu dibawa orang lalu jatuh,” cetusnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Paku yang bertebaran di tengah jalan itu, masih kata dia, diketahui kali pertama oleh salah satu pe­ngendara motor yang bannya tiba-tiba bocor terkena paku. Dan itu, membuat pengendara lain berhati-hati dan berhenti. “Ada salah satu pengendara yang sudah terkena paku dan ban motornya bocor,” ungkapnya.

Kapolsek Singojuruh, AKP Su­mono mengakui memang banyak puluhan paku yang bertebaran di jalan raya Desa Lemahbang Kulon. Dugaan sementara, paku itu jatuh saat dibawa pengendara motor. “Kalau dilihat dari lokasi dan paku itu sendiri, kelihatannya tidak ada unsur kesengajaan,” katanya.

Meski tidak ada unsur kese­ngajaan, lanjut dia, semua paku yang berserakan itu diambili untuk diamankan. Selain itu, juga biar tidak membahayakan pengguna jalan. “Kita ambili satu per satu untuk diamankan, pakunya juga kelihatan baru beli,” jelasnya.

Kapolsek mengimbau kepada para pengguna jalan raya Singo­juruh untuk tetap waspada. Be­berapa jalur mudik, rawan terjadi tindak kejahatan dan bisa diman­faatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. “Harus tetap hati-hati saja, kita akan lakukan operasi paku di sepanjang jalan raya Singojuruh untuk kenya­manan para pemudik,” tegasnya.

SINGOJURUH – Paku berukuran sedang, banyak berserakan di jalan raya Desa Lemahbang Kulon, Keca­matan Singojuruh, kemarin (11/6). Ken­daraan yang akan melintas di jalan itu, hampir semua berhenti hingga jalur alternatif jurusan Rogojampi-Genteng itu jadi macet.

Untungnya ada warga yang baik hati. Dengan menggunakan sapu, dia membersihkan paku yang berserakan di badan jalan itu. “Banyak paku yang berserakan di tengah jalan, jalan jadi macet dan antrean kendaraan sampai satu kilometer,” ujar Sutrisno, 46, warga Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh.

Kemacetan yang terjadi di jalan raya Desa Lemahbang Kulon itu terjadi sekitar pukul 11.30, dan baru kembali normal sekitar pukul 12.00. “Semua kendaraan berhenti sekitar 30 menit, menunggu paku-paku itu dibersihkan,” terangnya.

Sutrisno mengaku tidak tahu asal paku itu. Banyak warga yang mengira, paku itu sengaja ditebar agar banyak kendaraan yang bannya bocor. Yang pasti, paku yang banyak bertebaran itu hanya ada di depan gudang Bulog Desa Lemahbang Kulon. “Menurut saya, paku itu dibawa orang lalu jatuh,” cetusnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Paku yang bertebaran di tengah jalan itu, masih kata dia, diketahui kali pertama oleh salah satu pe­ngendara motor yang bannya tiba-tiba bocor terkena paku. Dan itu, membuat pengendara lain berhati-hati dan berhenti. “Ada salah satu pengendara yang sudah terkena paku dan ban motornya bocor,” ungkapnya.

Kapolsek Singojuruh, AKP Su­mono mengakui memang banyak puluhan paku yang bertebaran di jalan raya Desa Lemahbang Kulon. Dugaan sementara, paku itu jatuh saat dibawa pengendara motor. “Kalau dilihat dari lokasi dan paku itu sendiri, kelihatannya tidak ada unsur kesengajaan,” katanya.

Meski tidak ada unsur kese­ngajaan, lanjut dia, semua paku yang berserakan itu diambili untuk diamankan. Selain itu, juga biar tidak membahayakan pengguna jalan. “Kita ambili satu per satu untuk diamankan, pakunya juga kelihatan baru beli,” jelasnya.

Kapolsek mengimbau kepada para pengguna jalan raya Singo­juruh untuk tetap waspada. Be­berapa jalur mudik, rawan terjadi tindak kejahatan dan bisa diman­faatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. “Harus tetap hati-hati saja, kita akan lakukan operasi paku di sepanjang jalan raya Singojuruh untuk kenya­manan para pemudik,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/