alexametrics
23 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Cungkup Masjd Rusak Disambar Petir

PURWOHARJO – Cungkup atau kubah masjid An Nur di Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, disambar petir hingga hancur berantakan, kemarin (10/3). Sambaran petir itu juga merusak tiga unit pengeras suara dan satu unit amplifer yang ada di masjid.

Petir yang menyambar cungkup masjid itu, terjadi sekitar pukul 13.30. Saat kejadian, di daerah itu sedang turun hujan dengan deras dengan suara petir memnggelegar. “Turun hujan deras, beberapa kali terdnegar suara petir,” cetus Abdul Azis, 52, salah satu pekerja masjid asal Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo.

Saat hujan itu berlangsung, Azis yang tengah mengerjakan bangunan yayasan di masjid An Nur itu mengaku berada di dekat masjid. Ia juga melihat saat petir menyambar cungkup masjid. “Sambaran petir itu terlihat seperti cambuk api,” ujarnya.

Baca Juga :  Jika Hujan Deras, Warga Alasmalang Diminta Lebih Waspada

Akibat disambar petur itu, terang dia, cungkup di bagian bawah hancur, tiga unit pengeras suara yang ada di bawah cungkup rusak. Selain itu, satu unit amplifer di kantor masjid ikut rusak. “Plafon masjid juga berlubang akibat tertimpa puing-puing genting yang jatuh dari atap,” cetusnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Meski kubah rusak akibat disambar petir, namun warga tetap melakukan aktivitas di masjid seperti biasa. “Atap masjid yang bolong untuk ditutupi banner bekas, air hujan biar tidak masuk ke masjid,” ungkapnya.(kri/abi)

Baca Juga :  Asap Gunung Raung Berbelok ke Barat

PURWOHARJO – Cungkup atau kubah masjid An Nur di Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, disambar petir hingga hancur berantakan, kemarin (10/3). Sambaran petir itu juga merusak tiga unit pengeras suara dan satu unit amplifer yang ada di masjid.

Petir yang menyambar cungkup masjid itu, terjadi sekitar pukul 13.30. Saat kejadian, di daerah itu sedang turun hujan dengan deras dengan suara petir memnggelegar. “Turun hujan deras, beberapa kali terdnegar suara petir,” cetus Abdul Azis, 52, salah satu pekerja masjid asal Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo.

Saat hujan itu berlangsung, Azis yang tengah mengerjakan bangunan yayasan di masjid An Nur itu mengaku berada di dekat masjid. Ia juga melihat saat petir menyambar cungkup masjid. “Sambaran petir itu terlihat seperti cambuk api,” ujarnya.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu, Pendapatan Penjual Boneka Menurun

Akibat disambar petur itu, terang dia, cungkup di bagian bawah hancur, tiga unit pengeras suara yang ada di bawah cungkup rusak. Selain itu, satu unit amplifer di kantor masjid ikut rusak. “Plafon masjid juga berlubang akibat tertimpa puing-puing genting yang jatuh dari atap,” cetusnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Meski kubah rusak akibat disambar petir, namun warga tetap melakukan aktivitas di masjid seperti biasa. “Atap masjid yang bolong untuk ditutupi banner bekas, air hujan biar tidak masuk ke masjid,” ungkapnya.(kri/abi)

Baca Juga :  Truk Bosowa Dievakuasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/