alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Guntur: Kalau Mau Keren Jangan Buang Sampah di Sungai

PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng – Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang diluncurkan Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Saat monitoring dan evaluasi (monev) di Sungai Sanggawe, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Forpimka Pesanggaran mendukung penuh program ini.

Camat Pesanggaran Agus Mulyono, Kapolsek AKP Basori Alwi, dan Danramil Kapten Makali, ikut membersihkan sekitar sungai bersama para siswa SMPN 2 Pesanggaran yang didampingi kepala sekolahnya Abdul Kholiq dan dewan guru. Kepala Dinas PU Pengiran Banyuwangi Guntur Priambodo yang didampingi Korsda Pesanggaran Sugiyono tampak sumringah melihat kekompakan itu. “Alhamdulillah, semua bisa kompak,” cetus Kepala Dinas PU Pengiran Banyuwangi, Guntur Priambodo.

Guntur bersama petugas dari Korsda Pesanggaran dan himpunan petani  pengguna air (HIPA), sempat membersihkan aliran sungai sambil memberi semangat. “Ayo di daerah aliran sungai kita bersihkan bareng-bareng, ini tanggung jawab kita bersama,” ajak doktor jebolan ITS itu.

Baca Juga :  Tiga Kawanan Curanmor Diringkus, Satu Pelaku Babak Belur

Usai bersih-bersih, Guntur sempat menemui para siswa SMPN 2 Pesanggaran dan menitipkan pesan untuk ikut menjaga kebersihan sungai. Sebab, menjaga kebersihan sungai itu sangat penting. “Kalau mau keren, jangan buang sampah di sungai,” cetusnya.

Monev Sekardadu ini dimulai pukul 09.30 dengan diawali sosialisasi Program Sekardadu pada para siswa SMPN 2 Pesanggaran oleh penganggung jawab wilayah Pesanggaran dari IAI Darussalam Blokagung, Banyuwangi yang disampaikan Warek III Abdi Fauzi. “Sosialisasi ini mengajak siswa untuk ikut serta menjaga kebersihan aliran sungai,” kata Abdi Fauzi.

Setiap sekolah yang berdekatan dengan aliran sungai, memiliki tanggung jawab menjaga kebersihanya. Bila sungai sampai tercemar, bisa berpotensi menimbulkan berbagai bencana seperti banjir dan penyakit. “Ingat, kebutuhan dasar manusia itu air,” ungkapnya.

Abdi mengingatkan pada para siswa, ilmu yang didapatkan saat sosialisasi ini, harus ditularkan pada siswa yang lain atau masyarakat, agar bisa bersama-sama menjaga kebersihan sungai. “Siswa diajak turun ke sungai sebagai bentuk pembelajaran secara langsung,” dalihnya.

Baca Juga :  Penjual Kopi pun Ikut Diamankan

Kepala SMPN 2 Pesanggaran Abdul Kholiq mengaku bangga sekolahnya diajak dalam program Sekardadu yang diluncurkan Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan ini. “Program ini sangat bermanfaat sekali, baik untuk siswa, masyarakat, dan lingkungan,” pujinya.

Korsda Pesanggaran, Sugiono mengatakan monev Sekardadu ini dilakukan setiap saat dalam beberapa hari sekali. Setelah proses sosialisasi, pihaknya akan terus memantau kebersihan sungai di sekitar sekolah. “Kami akan pantau terus program Sekardadu ini,” ujarnya.

Sugino mengaku senang dengan kekompakan Forpimka, SMPN 2 Pesanggaran, dan IAI Darussalam Blokagung, Banyuwangi dalam melaksanakan program Sekardadu ini. “Kegiatan ini akan terus berlanjut ke sekolah lain,” katanya.(mg5/abi)

PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng – Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang diluncurkan Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Saat monitoring dan evaluasi (monev) di Sungai Sanggawe, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Forpimka Pesanggaran mendukung penuh program ini.

Camat Pesanggaran Agus Mulyono, Kapolsek AKP Basori Alwi, dan Danramil Kapten Makali, ikut membersihkan sekitar sungai bersama para siswa SMPN 2 Pesanggaran yang didampingi kepala sekolahnya Abdul Kholiq dan dewan guru. Kepala Dinas PU Pengiran Banyuwangi Guntur Priambodo yang didampingi Korsda Pesanggaran Sugiyono tampak sumringah melihat kekompakan itu. “Alhamdulillah, semua bisa kompak,” cetus Kepala Dinas PU Pengiran Banyuwangi, Guntur Priambodo.

Guntur bersama petugas dari Korsda Pesanggaran dan himpunan petani  pengguna air (HIPA), sempat membersihkan aliran sungai sambil memberi semangat. “Ayo di daerah aliran sungai kita bersihkan bareng-bareng, ini tanggung jawab kita bersama,” ajak doktor jebolan ITS itu.

Baca Juga :  Sekeluarga Disambar Sepur; Ibu Tewas, Bayi Kritis, dan Suami Selamat

Usai bersih-bersih, Guntur sempat menemui para siswa SMPN 2 Pesanggaran dan menitipkan pesan untuk ikut menjaga kebersihan sungai. Sebab, menjaga kebersihan sungai itu sangat penting. “Kalau mau keren, jangan buang sampah di sungai,” cetusnya.

Monev Sekardadu ini dimulai pukul 09.30 dengan diawali sosialisasi Program Sekardadu pada para siswa SMPN 2 Pesanggaran oleh penganggung jawab wilayah Pesanggaran dari IAI Darussalam Blokagung, Banyuwangi yang disampaikan Warek III Abdi Fauzi. “Sosialisasi ini mengajak siswa untuk ikut serta menjaga kebersihan aliran sungai,” kata Abdi Fauzi.

Setiap sekolah yang berdekatan dengan aliran sungai, memiliki tanggung jawab menjaga kebersihanya. Bila sungai sampai tercemar, bisa berpotensi menimbulkan berbagai bencana seperti banjir dan penyakit. “Ingat, kebutuhan dasar manusia itu air,” ungkapnya.

Abdi mengingatkan pada para siswa, ilmu yang didapatkan saat sosialisasi ini, harus ditularkan pada siswa yang lain atau masyarakat, agar bisa bersama-sama menjaga kebersihan sungai. “Siswa diajak turun ke sungai sebagai bentuk pembelajaran secara langsung,” dalihnya.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Menuju Sumberagung Mulai Dilakukan

Kepala SMPN 2 Pesanggaran Abdul Kholiq mengaku bangga sekolahnya diajak dalam program Sekardadu yang diluncurkan Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan ini. “Program ini sangat bermanfaat sekali, baik untuk siswa, masyarakat, dan lingkungan,” pujinya.

Korsda Pesanggaran, Sugiono mengatakan monev Sekardadu ini dilakukan setiap saat dalam beberapa hari sekali. Setelah proses sosialisasi, pihaknya akan terus memantau kebersihan sungai di sekitar sekolah. “Kami akan pantau terus program Sekardadu ini,” ujarnya.

Sugino mengaku senang dengan kekompakan Forpimka, SMPN 2 Pesanggaran, dan IAI Darussalam Blokagung, Banyuwangi dalam melaksanakan program Sekardadu ini. “Kegiatan ini akan terus berlanjut ke sekolah lain,” katanya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/