alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Nelayan Muncar Dihantui Ombak Besar

MUNCAR – Ombak besar dan banjir rob yang terus terjadi selama tiga hari berturut-turut, ternyata tidak menyurutkan nelayan yang tinggal di sekitar Pantai Muncar, Kecamatan Muncar untuk bekerja. Mereka, masih banyak yang melaut untuk memburu ikan, Selasa (7/12).

Para nelayan yang nekat bekerja itu, ombak besar hingga menerjang perumahan penduduk itu, karena angin yang kencang. Tapi, itu dianggap masih aman. “Saya masih tetap melaut, aman kok,” cetus Paiman, 38, salah satu nelayan asal Dusun Muncar, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Menurut Paiman, saat ini cuaca di perairan Muncar sulit diprediksi. Seperti saat ini, meski jarang turun hujan, ombak yang besar itu sampai masuk ke perumahan penduduk. “Air pasang hingga masuk ke rumah, padahal tidak hujan,” katanya.

Nelayan lainnya, M. Sholeh, 26, asal Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, menyampaikan angin dan ombak besar itu sudah biasa terjadi saat penghujung tahun. Biasanya, para nelayan tidak akan melaut karena cuaca yang tidak bersahabat itu. “Akhir tahun biasanya ombak besar,” ungkapnya.

Padahal, masih kata dia, saat ini ikan tongkol sedang banyak di lautan. Tapi, banyak nelayan takut melaut karena ombak yang besar. “Kalau nekat melaut, resikonya sangat besar,” ujar tokoh nelayan Muncar itu. (mg3/abi)

MUNCAR – Ombak besar dan banjir rob yang terus terjadi selama tiga hari berturut-turut, ternyata tidak menyurutkan nelayan yang tinggal di sekitar Pantai Muncar, Kecamatan Muncar untuk bekerja. Mereka, masih banyak yang melaut untuk memburu ikan, Selasa (7/12).

Para nelayan yang nekat bekerja itu, ombak besar hingga menerjang perumahan penduduk itu, karena angin yang kencang. Tapi, itu dianggap masih aman. “Saya masih tetap melaut, aman kok,” cetus Paiman, 38, salah satu nelayan asal Dusun Muncar, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Menurut Paiman, saat ini cuaca di perairan Muncar sulit diprediksi. Seperti saat ini, meski jarang turun hujan, ombak yang besar itu sampai masuk ke perumahan penduduk. “Air pasang hingga masuk ke rumah, padahal tidak hujan,” katanya.

Nelayan lainnya, M. Sholeh, 26, asal Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, menyampaikan angin dan ombak besar itu sudah biasa terjadi saat penghujung tahun. Biasanya, para nelayan tidak akan melaut karena cuaca yang tidak bersahabat itu. “Akhir tahun biasanya ombak besar,” ungkapnya.

Padahal, masih kata dia, saat ini ikan tongkol sedang banyak di lautan. Tapi, banyak nelayan takut melaut karena ombak yang besar. “Kalau nekat melaut, resikonya sangat besar,” ujar tokoh nelayan Muncar itu. (mg3/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/