alexametrics
27 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Dugem Suka-Suka Digerebek, Seorang Pengunjung Bawa Pil Koplo

GENTENG – Dua tempat hiburan malam di kompleks Hotel New Mahkota Genteng digerebek aparat kepolisian setempat, Sabtu malam (7/10). Dua tempat dugem itu adalah tempat karaoke Suka-Suka (SS) dan kafe live music. Dalam operasi itu, polisi memeriksa semua pengunjung yang ada di dua tempat hiburan malam tersebut.

Dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Genteng Kompol Sumartono itu, sejumlah pengunjung sempat dibawa ke polsek untuk diberi pembinaan. ”Operasi ini untuk menekan angka penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras (miras), terutama di tempat hiburan malam,” ujar Kapolsek Genteng Kompol Sumartono.

Operasi di tempat hiburan malam itu, dilakukan polisi sekitar pukul 22.45. Saat itu, di dua tempat hiburan yang ada di Desa Setail, Kecamatan Genteng, sedang banyak didatangi pengunjung. ”Anggota kita bagi dua, satu ke tempat karaoke dan satu ke lokasi kafe live music,” katanya.

Puluhan anggota Polsek Genteng dari unit Sabhara, Reskrim, Lantas, Intelkam, masuk ke dua tempat hiburan yang lokasinya berdekatan itu secara bersama. ”Mohon maaf, kami mengganggu, tolong tunjukkan identitas,” ujar salah satu anggota polsek saat masuk ke room karaoke SS.

Baca Juga :  KSAL Bangga Dibuat Nama Evert Julius Van Kondou Gedung Serbaguna

Satu per satu room yang ada di tempat karaoke SS itu diperiksa oleh polisi. Kedatangan petugas keamanan ini sempat membuat para pengunjung kaget. Semua pengunjung diminta untuk menunjukkan kartu identitas seperti kartu tanda penduduk (KTP). Saat masuk ke salah satu room, ternyata ditemukan sejumlah perempuan muda dengan pakaian minim yang dicurigai perempuan penghibur . ”Periksa identitasnya satu per satu,” perintah Kapolsek Sumartono pada anggotanya.

Dari delapan perempuan berpakaian minim itu, ternyata ada satu yang tidak mengantongi KTP. Cewek tanpa identitas itu diduga masih di bawah umur. ”Semua cewek-cewek bawa ke polsek semua,” pinta Kapolsek. 

Dalam pemeriksaan di room karaoke SS itu, polisi tidak menemukan narkoba jenis sabu-sabu maupun ekstasi, tapi hanya minum-minuman keras (miras). Hanya saja, selain ada perempuan yang tidak bawa KTP, polisi juga menemukan pengunjung yang membawa dua butir pil trex. ”Ada dua butir pil trex, tapi pengunjung itu hanya pengguna,” jelasnya.

Baca Juga :  Berhenti Operasi, Kereta Dicuci dan Disetirilkan

Sementara itu, saat memeriksa di kafe live music, polisi hanya menemukan para pengunjung yang sedang menikmati miras sembari menikmati musik. Saat dilakukan penggeledahan KTP, ditemukan delapan pengunjung yang tidak membawa kartu identitas. Mereka itu selanjutnya digiring ke polsek untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. ”Kita hanya menemukan delapan orang yang tidak membawa KTP, mereka kita lakukan pembinaan dan tipiring,” ungkap kapolsek.

Razia di tempat hiburan itu merupakan agenda rutin dari polsek dalam menekan potensi peredaran narkoba. Selain itu, juga menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penyalahgunaan miras dan narkoba. ”Kita juga melakukan pemeriksaan di sejumlah toko obat maupun sekolahan. Ini kegiatan rutin, antisipasi narkoba,” jelasnya.

Tidak hanya menyasar tempat karaoke, kegiatan pemeriksaan kartu identitas itu juga akan dilakukan di beberapa lokasi lain yang sering dijadikan tempat berkumpul dan tongkrongan. Dalam razia ini, pihaknya tidak pandang bulu dalam melakukan pemeriksaan. ”Operasi ini akan terus kita lakukan,” tegas Sumartono.

GENTENG – Dua tempat hiburan malam di kompleks Hotel New Mahkota Genteng digerebek aparat kepolisian setempat, Sabtu malam (7/10). Dua tempat dugem itu adalah tempat karaoke Suka-Suka (SS) dan kafe live music. Dalam operasi itu, polisi memeriksa semua pengunjung yang ada di dua tempat hiburan malam tersebut.

Dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Genteng Kompol Sumartono itu, sejumlah pengunjung sempat dibawa ke polsek untuk diberi pembinaan. ”Operasi ini untuk menekan angka penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras (miras), terutama di tempat hiburan malam,” ujar Kapolsek Genteng Kompol Sumartono.

Operasi di tempat hiburan malam itu, dilakukan polisi sekitar pukul 22.45. Saat itu, di dua tempat hiburan yang ada di Desa Setail, Kecamatan Genteng, sedang banyak didatangi pengunjung. ”Anggota kita bagi dua, satu ke tempat karaoke dan satu ke lokasi kafe live music,” katanya.

Puluhan anggota Polsek Genteng dari unit Sabhara, Reskrim, Lantas, Intelkam, masuk ke dua tempat hiburan yang lokasinya berdekatan itu secara bersama. ”Mohon maaf, kami mengganggu, tolong tunjukkan identitas,” ujar salah satu anggota polsek saat masuk ke room karaoke SS.

Baca Juga :  Limbah Roti Jadi Pakan Alternatif Bebek

Satu per satu room yang ada di tempat karaoke SS itu diperiksa oleh polisi. Kedatangan petugas keamanan ini sempat membuat para pengunjung kaget. Semua pengunjung diminta untuk menunjukkan kartu identitas seperti kartu tanda penduduk (KTP). Saat masuk ke salah satu room, ternyata ditemukan sejumlah perempuan muda dengan pakaian minim yang dicurigai perempuan penghibur . ”Periksa identitasnya satu per satu,” perintah Kapolsek Sumartono pada anggotanya.

Dari delapan perempuan berpakaian minim itu, ternyata ada satu yang tidak mengantongi KTP. Cewek tanpa identitas itu diduga masih di bawah umur. ”Semua cewek-cewek bawa ke polsek semua,” pinta Kapolsek. 

Dalam pemeriksaan di room karaoke SS itu, polisi tidak menemukan narkoba jenis sabu-sabu maupun ekstasi, tapi hanya minum-minuman keras (miras). Hanya saja, selain ada perempuan yang tidak bawa KTP, polisi juga menemukan pengunjung yang membawa dua butir pil trex. ”Ada dua butir pil trex, tapi pengunjung itu hanya pengguna,” jelasnya.

Baca Juga :  Berhenti Operasi, Kereta Dicuci dan Disetirilkan

Sementara itu, saat memeriksa di kafe live music, polisi hanya menemukan para pengunjung yang sedang menikmati miras sembari menikmati musik. Saat dilakukan penggeledahan KTP, ditemukan delapan pengunjung yang tidak membawa kartu identitas. Mereka itu selanjutnya digiring ke polsek untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. ”Kita hanya menemukan delapan orang yang tidak membawa KTP, mereka kita lakukan pembinaan dan tipiring,” ungkap kapolsek.

Razia di tempat hiburan itu merupakan agenda rutin dari polsek dalam menekan potensi peredaran narkoba. Selain itu, juga menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penyalahgunaan miras dan narkoba. ”Kita juga melakukan pemeriksaan di sejumlah toko obat maupun sekolahan. Ini kegiatan rutin, antisipasi narkoba,” jelasnya.

Tidak hanya menyasar tempat karaoke, kegiatan pemeriksaan kartu identitas itu juga akan dilakukan di beberapa lokasi lain yang sering dijadikan tempat berkumpul dan tongkrongan. Dalam razia ini, pihaknya tidak pandang bulu dalam melakukan pemeriksaan. ”Operasi ini akan terus kita lakukan,” tegas Sumartono.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/