alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Tanaman Padi Diserang Wereng

SINGOJURUH – Para petani di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh masih dilimuti was-was. Tanaman padi yang kini sudah mendekati panen, masih terus diserang hama. Akibatnya, tanaman padi yang masih hijau tiba-tiba berubah kekuning-kuningan dan gosong.

Salah seorang petani setempat, Sunaryo, 54, mengaku tanaman padi seluas satu hektare, hampir separo rusak akibat diserang hama wereng. Dan itu, membuat petani merugi. “Setiap satu hektare kerugian sekitar Rp 5 juta,” katanya.

Dalam musim tanam ini, terang dia, petani bersama Ga­poktan, dan Dinas Pertanian Banyuwangi telah melakukan penyemprotan masal. Tapi, upaya itu tidak mengurangi serangan hama. “Tanaman padi tetap banyak yang rusak,” terangnya.

Baca Juga :  Marinir Lampon Gelar Vaksinasi Masal

Malahan, lanjut dia, saat ini serangan hama wereng itu makin menggila. Dalam sehari saja, sudah ada setengah hektare tanaman padi yang ada di desanya menguning kecoklatan seperti gosong. “Kalau sudah seperti ini, mau diapakan lagi,” ungkapnya.

Petani lainnya, Supriyadi, 50, mengaku tanaman padi miliknya seluas satu hektare juga banyak yang terserang wereng. Hama itu menyerang sejak dua hari lalu. “Seperempat hektare terserang hama, kalau dibiarkan terus merembet,” katanya.

Serangan hama wereng itu, jelas dia, tersebut, mulai muncul sejak usia tanaman padi memasuki 50 hari. Hama menyerang pangkal batang tanaman padi. Selain hama wereng, tanaman padi di daerah ini sebagian terlihat menguning dan layu, meski batangnya masih hijau. “Saya tidak tahu lagi harus bagaimana, karena berulang kali disemprot hasilnya masih sama saja,” keluhnya. (*)

Baca Juga :  Dapat Untung, Harga Ubi Jalar Mahal

SINGOJURUH – Para petani di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh masih dilimuti was-was. Tanaman padi yang kini sudah mendekati panen, masih terus diserang hama. Akibatnya, tanaman padi yang masih hijau tiba-tiba berubah kekuning-kuningan dan gosong.

Salah seorang petani setempat, Sunaryo, 54, mengaku tanaman padi seluas satu hektare, hampir separo rusak akibat diserang hama wereng. Dan itu, membuat petani merugi. “Setiap satu hektare kerugian sekitar Rp 5 juta,” katanya.

Dalam musim tanam ini, terang dia, petani bersama Ga­poktan, dan Dinas Pertanian Banyuwangi telah melakukan penyemprotan masal. Tapi, upaya itu tidak mengurangi serangan hama. “Tanaman padi tetap banyak yang rusak,” terangnya.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Cek Lokasi Pembuangan Jeruk Nipis

Malahan, lanjut dia, saat ini serangan hama wereng itu makin menggila. Dalam sehari saja, sudah ada setengah hektare tanaman padi yang ada di desanya menguning kecoklatan seperti gosong. “Kalau sudah seperti ini, mau diapakan lagi,” ungkapnya.

Petani lainnya, Supriyadi, 50, mengaku tanaman padi miliknya seluas satu hektare juga banyak yang terserang wereng. Hama itu menyerang sejak dua hari lalu. “Seperempat hektare terserang hama, kalau dibiarkan terus merembet,” katanya.

Serangan hama wereng itu, jelas dia, tersebut, mulai muncul sejak usia tanaman padi memasuki 50 hari. Hama menyerang pangkal batang tanaman padi. Selain hama wereng, tanaman padi di daerah ini sebagian terlihat menguning dan layu, meski batangnya masih hijau. “Saya tidak tahu lagi harus bagaimana, karena berulang kali disemprot hasilnya masih sama saja,” keluhnya. (*)

Baca Juga :  Polsek Purwoharjo Santuni Anak Yatim

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/