alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Di Muncar Tukang Kebun SD Menggantung

JawaPos.com – Aksi gantung diri juga terjadi di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, kemarin (8/1). Saridi, 68, tubuhnya ditemukan istrinya Katini, 53, menggantung di gudang SDN 8 Sumberberas, Kecamatan Muncar.

Saridi yang tinggal Dusun Sidomulyo, RT 1, RW 4, Desa Sumberberas, selama ini bekerja sebagai tukang kebun di SDN 8 Sumberberas. “Biasanya habis bersih-bersih sekolah langsung pulang, tapi ini sampai siang tidak pulang,” terang Katini, 53, istri korban.

Karena tidak kunjung pulang, Katini mencari suaminya di sekolah tempatnya bekerja. Di sekolah, Katini memanggil-manggil nama suaminya, tapi tidak ada jawaban. “Saya mencari semua ruangan di sekolah, tapi tidak ada,” terangnya.

Karena merasa penasaran, Katini mencari suaminya ke ke belakang sekolah dan gudang yang biasa dibuat suaminya untuk istirahat. Saat sampai di gudang dan membuka pintu, ia kaget melihat tubuh suaminya menggantung di palfon gudang tersebut. “Suami saya gantung diri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dua Penjual Miras Hanya Kena Tipiring

Saat ditemukan itu, jelas dia, suaminya sudah meninggal. Di lehernya melilit kabel listrik dan diikatkan ke kayu pada plafon di gudang itu. “Saya kaget dan teriak minta tolong, suami saya sudah meninggal,” jelasnya.

Menurut Katini, suaminya menderita penyakit liver dan asma sejak enam tahun lalu. Selama ini, jarang periksa ke dokter karena tidak punya uang. “Kalau sakit livernya kambuh, hanya ditahan dan minta dibuatkan air perasan kunir,” terangnya.

Kapolsek Muncar, Kompol Muhammad Zainuri mengatakan dari hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ditemukan luka bekas tusukan benda tajam maupun pukulan benda tumpul di sekujur tubuh korban. Kuat dugaan, korban murni melakukan aksi gantung diri karena tidak kuat menahan sakit yang dideritanya. “Korban diduga sengaja gantung diri,” terangnya.

Baca Juga :  Perbaiki Jalan Berlubang, Polisi dan Warga Lakukan Tambal Sulam

Kapolsek menyebut keluarga korban ihklas menerima kepergian kakek itu dengan membuat surat pernyataan. “Setelah dievakuasi, jenazahnya dibawa ke rumahnya dan dimakamkan,” cetusnya.(kri/abi)

JawaPos.com – Aksi gantung diri juga terjadi di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, kemarin (8/1). Saridi, 68, tubuhnya ditemukan istrinya Katini, 53, menggantung di gudang SDN 8 Sumberberas, Kecamatan Muncar.

Saridi yang tinggal Dusun Sidomulyo, RT 1, RW 4, Desa Sumberberas, selama ini bekerja sebagai tukang kebun di SDN 8 Sumberberas. “Biasanya habis bersih-bersih sekolah langsung pulang, tapi ini sampai siang tidak pulang,” terang Katini, 53, istri korban.

Karena tidak kunjung pulang, Katini mencari suaminya di sekolah tempatnya bekerja. Di sekolah, Katini memanggil-manggil nama suaminya, tapi tidak ada jawaban. “Saya mencari semua ruangan di sekolah, tapi tidak ada,” terangnya.

Karena merasa penasaran, Katini mencari suaminya ke ke belakang sekolah dan gudang yang biasa dibuat suaminya untuk istirahat. Saat sampai di gudang dan membuka pintu, ia kaget melihat tubuh suaminya menggantung di palfon gudang tersebut. “Suami saya gantung diri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ribuan Ekor Ayam Mati Gara-Gara Kandang Ambruk

Saat ditemukan itu, jelas dia, suaminya sudah meninggal. Di lehernya melilit kabel listrik dan diikatkan ke kayu pada plafon di gudang itu. “Saya kaget dan teriak minta tolong, suami saya sudah meninggal,” jelasnya.

Menurut Katini, suaminya menderita penyakit liver dan asma sejak enam tahun lalu. Selama ini, jarang periksa ke dokter karena tidak punya uang. “Kalau sakit livernya kambuh, hanya ditahan dan minta dibuatkan air perasan kunir,” terangnya.

Kapolsek Muncar, Kompol Muhammad Zainuri mengatakan dari hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ditemukan luka bekas tusukan benda tajam maupun pukulan benda tumpul di sekujur tubuh korban. Kuat dugaan, korban murni melakukan aksi gantung diri karena tidak kuat menahan sakit yang dideritanya. “Korban diduga sengaja gantung diri,” terangnya.

Baca Juga :  Penggerebekan Lokalisasi PSK Turian Bocor, Nihil Tangkapan

Kapolsek menyebut keluarga korban ihklas menerima kepergian kakek itu dengan membuat surat pernyataan. “Setelah dievakuasi, jenazahnya dibawa ke rumahnya dan dimakamkan,” cetusnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Tugu Macan Dicat Ulang

Harga Daging Ayam Terus Turun

Harga Cabai Rawit mulai Pedas

/