alexametrics
26.3 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Pohon Tumbang Bikin Jalur Pulau Merah Macet Total

PESANGGARAN-Jalur menuju ke Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, sempat terganggu kemarin (6/12). Pohon trembesi berukuran besar yang ada di pinggir jalan raya Dusun Pancer, Desa Sumberagung ambruk setelah diterjang angina besar.

Gara-gara pohon trembesi yang ambruk sekitar pukul 15.00 itu, antrean panjang sempat terjadi. Sebab, jalan raya tidak bisa dilewati oleh kendaraan, termasuk roda dua. “Butuh waktu untuk evakuasi pohon yang ambruk,” terang anggota desa tangguh bencana (Destana) Sumberagung, Ali Mabrur.

Menurut Ali Mabrur, pohon trembesi yang tumbang itu akibat angina besar yang sempat terjadi di kampungnya. Dan itu, bisa menjadi peringatan bagi warga karena saat ini banyak pepohonan yang berukuran besar dan rawan ambruk. “Di sekitar Pulau Merah banyak pohon yang rawan ambruk,” katanya.

Baca Juga :  Kayu Jati Karetan Rawan Pencurian

Untuk kerawanan pohon ini, Ali Mabrur mengaku belum melakukan langkah prioritas. Hanya saja, untuk beberapa jenis pohon yang sangat rawan, sudah dikomunikasikan dengan Perhutani untuk dilakukan rencana pemotongan. “Kita sudah bilang ke Perhutani soal pohon yang besar, karena ini wilayah Perhutani,” jelasnya.

Ali Mabrur menyebut saat ini Destana Sumberagung bersama warga masih fokus menangani dampak banjir yang menimbulkan erosi di sepanjang jalur Sungai Gonggo, terutama di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung. “Kita masih upaya penanganan banjir yang menggerus tanah dekat rumah warga,” dalihnya.

PESANGGARAN-Jalur menuju ke Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, sempat terganggu kemarin (6/12). Pohon trembesi berukuran besar yang ada di pinggir jalan raya Dusun Pancer, Desa Sumberagung ambruk setelah diterjang angina besar.

Gara-gara pohon trembesi yang ambruk sekitar pukul 15.00 itu, antrean panjang sempat terjadi. Sebab, jalan raya tidak bisa dilewati oleh kendaraan, termasuk roda dua. “Butuh waktu untuk evakuasi pohon yang ambruk,” terang anggota desa tangguh bencana (Destana) Sumberagung, Ali Mabrur.

Menurut Ali Mabrur, pohon trembesi yang tumbang itu akibat angina besar yang sempat terjadi di kampungnya. Dan itu, bisa menjadi peringatan bagi warga karena saat ini banyak pepohonan yang berukuran besar dan rawan ambruk. “Di sekitar Pulau Merah banyak pohon yang rawan ambruk,” katanya.

Baca Juga :  Hutan Jati Karetan Ditanami Cabai

Untuk kerawanan pohon ini, Ali Mabrur mengaku belum melakukan langkah prioritas. Hanya saja, untuk beberapa jenis pohon yang sangat rawan, sudah dikomunikasikan dengan Perhutani untuk dilakukan rencana pemotongan. “Kita sudah bilang ke Perhutani soal pohon yang besar, karena ini wilayah Perhutani,” jelasnya.

Ali Mabrur menyebut saat ini Destana Sumberagung bersama warga masih fokus menangani dampak banjir yang menimbulkan erosi di sepanjang jalur Sungai Gonggo, terutama di Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung. “Kita masih upaya penanganan banjir yang menggerus tanah dekat rumah warga,” dalihnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/