alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Wednesday, October 5, 2022

Siswa SDN Bagorejo Bersih-bersih Sungai

SRONO, Jawa Pos Radar Genteng – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi, terus menggalakkan monitoring dan evaluasi (Monev) dalam program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu). Kemarin (8/8), mereka memantau kondisi sungai di sekitar SDN 1 dan SDN 2 Bagorejo, Kecamatan Srono dibawah pemantauan Korsda Srono.

Dalam monev ini, Korsda Srono Eko Susanto melihat kondisi sungai yang berada di bawah tanggung jawab kedua sekolah tersebut. “Selain diberi sosialisasi (soal Sekardadu), anak-anak juga diajak bersih-bersih sungai,” ucap Korsda Srono, Eko Susanto pada Jawa Pos Radar Genteng.

Usai mendapat materi tentang Sekardadu, dua mahasiswa dari Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi), mengajak para siswa turun ke sungai di sekitar sekolah untuk bersih-bersih. “Ini untuk merubah mindset siswa, dan membiasakan siswa tanggungjawab dengan sampahnya,” katanya.

Baca Juga :  Sungai Bagong Ditebari Ribuan Bibit Ikan
EDUKASI: Para siswa SDN 1 Bagorejo, Kecamatan Srono membersihkan sungai di sekitar sekolahnya, kemarin (8/8) (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Para siswa SDN 1 Bagorejo, oleh rombongan dari DPU Pengairan bersih-bersih sampah di saluran Paras Tembok, Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo. “Saluran ini (saluran Paras Tembok) menuju persawahan, jadi harus bersih dari sampah,” ucap Eko.

Selain siswa SDN 1 Bagorejo, terang dia, para siswa SDN 2 Bagorejo juga diajak turun ke sungai untuk mengimplementasikan poin preventif alias pencegahan dalam poin-poin penting Sekardadu. Para siswa diajak ke saluran air terdekat guna bersih-bersih. “Setelah sosialisasi yang diikuti anak-anak dengan ceria, mereka juga bersih-bersih,” katanya.

Para siswa SDN 2 Bagorejo, masih kata Eko, bersih-bersih sampah di saluran tersier yang ada di dekat sekolahnya. “Para siswa sangat semangat dalam kegiatan ini. Ini menjadi sinyal positif dalam upaya menjaga kebersihan sungai di Banyuwangi,” ujarnya.

Baca Juga :  Penjual Jamu Tradisional Jualan Miras

Eko menyebut para siswa di kedua SD itu sudah memiliki kesadaran yang bagus soal kebersihan lingkungan. “Di luar kegiatan monev ini, para siswa sudah dibiasakan bersih-bersih lingkungan, dan ini tidak hanya di SD itu saja,” pungkasnya.(sas/abi)

SRONO, Jawa Pos Radar Genteng – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi, terus menggalakkan monitoring dan evaluasi (Monev) dalam program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu). Kemarin (8/8), mereka memantau kondisi sungai di sekitar SDN 1 dan SDN 2 Bagorejo, Kecamatan Srono dibawah pemantauan Korsda Srono.

Dalam monev ini, Korsda Srono Eko Susanto melihat kondisi sungai yang berada di bawah tanggung jawab kedua sekolah tersebut. “Selain diberi sosialisasi (soal Sekardadu), anak-anak juga diajak bersih-bersih sungai,” ucap Korsda Srono, Eko Susanto pada Jawa Pos Radar Genteng.

Usai mendapat materi tentang Sekardadu, dua mahasiswa dari Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi), mengajak para siswa turun ke sungai di sekitar sekolah untuk bersih-bersih. “Ini untuk merubah mindset siswa, dan membiasakan siswa tanggungjawab dengan sampahnya,” katanya.

Baca Juga :  Warga dan Mahasiswa Long March Untuk Tolak Tambang Emas
EDUKASI: Para siswa SDN 1 Bagorejo, Kecamatan Srono membersihkan sungai di sekitar sekolahnya, kemarin (8/8) (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Para siswa SDN 1 Bagorejo, oleh rombongan dari DPU Pengairan bersih-bersih sampah di saluran Paras Tembok, Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo. “Saluran ini (saluran Paras Tembok) menuju persawahan, jadi harus bersih dari sampah,” ucap Eko.

Selain siswa SDN 1 Bagorejo, terang dia, para siswa SDN 2 Bagorejo juga diajak turun ke sungai untuk mengimplementasikan poin preventif alias pencegahan dalam poin-poin penting Sekardadu. Para siswa diajak ke saluran air terdekat guna bersih-bersih. “Setelah sosialisasi yang diikuti anak-anak dengan ceria, mereka juga bersih-bersih,” katanya.

Para siswa SDN 2 Bagorejo, masih kata Eko, bersih-bersih sampah di saluran tersier yang ada di dekat sekolahnya. “Para siswa sangat semangat dalam kegiatan ini. Ini menjadi sinyal positif dalam upaya menjaga kebersihan sungai di Banyuwangi,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekardadu di wilayah Korsda Glenmore, Siswa Mengecat Bendungan dan Tanam Pohon

Eko menyebut para siswa di kedua SD itu sudah memiliki kesadaran yang bagus soal kebersihan lingkungan. “Di luar kegiatan monev ini, para siswa sudah dibiasakan bersih-bersih lingkungan, dan ini tidak hanya di SD itu saja,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/