alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Lagi, Satu Tracer Puskesmas Kebondalem Mundur

RadarBanyuwangi.id – Satu lagi tenaga kesehatan (nakes) bagian tracer di Puskesmas Kebondalem, Kecamatan Bangorejo mundur. Padahal sebelumnya, satu nakes yang bertugas melacak persebaran Covid-19, itu telah pindah tugas.

Di Puskesmas Kebondalem, selama ini memiliki tiga nakes bidang tracer. Setelah satu tenaga pindah tugas ke kantor Kecamatan Bangorejo, maka petugasnya tinggal dua. “Dua tracer itu, yang satu mundur,” terang Kepala Puskesmas Kabondalem, Kecamatan Bangorejo, dr. Hamami.

Nakes bidang tracer yang mundur itu, terang dia, Novita Diah Kristi. Di Puskesmas Kebondalem, nakes yang bertugas penulusuran kontak erat itu tenaga latih kerja. “Statusnya seperti magang,” katanya.

Hamami menilai nakes yang mengundurkan diri itu mengundurkan diri secara baik-baik. Selama bekerja sekitar setahun, kinerjanya sangat baik. “Mundur tanpa ada masalah, jadi dengan baik-baik,” ujarnya.

Dengan mundurnya tracer ini, terang dia, kini di Puskesmas Kebondalem tinggal satu tenaga bagian tracer. Untuk keperluan pendataan dan penelusuran kasus yang terjadi, jumlah ini sebenarnya kurang. “Ya jelas kurang, tiga saja masih kurang, kini tinggal satu,” cetusnya..

Mundurnya tanega tracer ini, terang dia, sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Banyuwangi. Dia berharap, dalam waktu dekat ada tambahan petugas yang bisa diperbantukan di Puskesmas Kebondalem, khususnya tim penanganan Covid-19. “Kalau pengajuan tambahan tiga tenaga,” katanya.(sli/abi)

RadarBanyuwangi.id – Satu lagi tenaga kesehatan (nakes) bagian tracer di Puskesmas Kebondalem, Kecamatan Bangorejo mundur. Padahal sebelumnya, satu nakes yang bertugas melacak persebaran Covid-19, itu telah pindah tugas.

Di Puskesmas Kebondalem, selama ini memiliki tiga nakes bidang tracer. Setelah satu tenaga pindah tugas ke kantor Kecamatan Bangorejo, maka petugasnya tinggal dua. “Dua tracer itu, yang satu mundur,” terang Kepala Puskesmas Kabondalem, Kecamatan Bangorejo, dr. Hamami.

Nakes bidang tracer yang mundur itu, terang dia, Novita Diah Kristi. Di Puskesmas Kebondalem, nakes yang bertugas penulusuran kontak erat itu tenaga latih kerja. “Statusnya seperti magang,” katanya.

Hamami menilai nakes yang mengundurkan diri itu mengundurkan diri secara baik-baik. Selama bekerja sekitar setahun, kinerjanya sangat baik. “Mundur tanpa ada masalah, jadi dengan baik-baik,” ujarnya.

Dengan mundurnya tracer ini, terang dia, kini di Puskesmas Kebondalem tinggal satu tenaga bagian tracer. Untuk keperluan pendataan dan penelusuran kasus yang terjadi, jumlah ini sebenarnya kurang. “Ya jelas kurang, tiga saja masih kurang, kini tinggal satu,” cetusnya..

Mundurnya tanega tracer ini, terang dia, sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Banyuwangi. Dia berharap, dalam waktu dekat ada tambahan petugas yang bisa diperbantukan di Puskesmas Kebondalem, khususnya tim penanganan Covid-19. “Kalau pengajuan tambahan tiga tenaga,” katanya.(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/