alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Bocah Kelas 2 SD Tewas di Sungai

KALIBARU – Nasib nahas menimpa Riski Setyo Hadi. Bocah berumur delapan tahun asal Dusun Jatirono, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru itu tenggelam di sungai. Nyawanya melayang saat mandi bersama temannya di sungai yang ada di kampungnya, pukul 09.00 kemarin (8/7).

Bocah tersebut meninggal diduga tidak bisa berenang. Saat ditolong kakaknya, Reza, 22, bocah kelas II SD itu sudah tidak bernyawa. “Korban ini mandi di sungai bersama temannya,” terang Ka­polsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar.

Menurut kapolsek, insiden tenggelamnya bocah SD di sungai dan sempat menggemparkan warga. Saat kejadian, Riski mandi bersama temannya di sungai Grujukan yang ada di Afdeling Jatironoi, Desa Kajarharjo. “Saat mandi itu tiba-tiba terseret arus sungai,” terangnya.

Baca Juga :  Sasak Gantung Setail Jadi Tempat Favorit Ngabuburit Warga Genteng

Korban yang diduga tidak bisa berenang, jelas dia, tubuhnya hanyut dan akhirnya tenggelam. Teman korban langsung berteriak minta tolong. Te­riakan itu, dide­ngar oleh Reza, kakak korban. “Ka­kak korban langsung terjun ke sungai untuk menolong,” te­rang­nya.

Diduga sudah lama terendam dalam air, saat ditemukan korban sudah lemas dan tidak sadarkan diri. Malahan, korban diduga juga sudah meninggal. “Oleh keluarga korban dibawa ke rumah sakit Krikilan, tapi sudah meninggal,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan. Dugaan kuat, korban meninggal karena teng­gelam. “Tidak ada luka atau bekas tusukan benda tajam pada tubuh korban, keluarga ikhlas menerima kepergain korban dan menolak dilakukan otopsi,” ce­tus­nya.

Baca Juga :  Pemotor Tewas Ditabrak Mobil Pikap

KALIBARU – Nasib nahas menimpa Riski Setyo Hadi. Bocah berumur delapan tahun asal Dusun Jatirono, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru itu tenggelam di sungai. Nyawanya melayang saat mandi bersama temannya di sungai yang ada di kampungnya, pukul 09.00 kemarin (8/7).

Bocah tersebut meninggal diduga tidak bisa berenang. Saat ditolong kakaknya, Reza, 22, bocah kelas II SD itu sudah tidak bernyawa. “Korban ini mandi di sungai bersama temannya,” terang Ka­polsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar.

Menurut kapolsek, insiden tenggelamnya bocah SD di sungai dan sempat menggemparkan warga. Saat kejadian, Riski mandi bersama temannya di sungai Grujukan yang ada di Afdeling Jatironoi, Desa Kajarharjo. “Saat mandi itu tiba-tiba terseret arus sungai,” terangnya.

Baca Juga :  2865 Koplo dirumah Kontrakan

Korban yang diduga tidak bisa berenang, jelas dia, tubuhnya hanyut dan akhirnya tenggelam. Teman korban langsung berteriak minta tolong. Te­riakan itu, dide­ngar oleh Reza, kakak korban. “Ka­kak korban langsung terjun ke sungai untuk menolong,” te­rang­nya.

Diduga sudah lama terendam dalam air, saat ditemukan korban sudah lemas dan tidak sadarkan diri. Malahan, korban diduga juga sudah meninggal. “Oleh keluarga korban dibawa ke rumah sakit Krikilan, tapi sudah meninggal,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan. Dugaan kuat, korban meninggal karena teng­gelam. “Tidak ada luka atau bekas tusukan benda tajam pada tubuh korban, keluarga ikhlas menerima kepergain korban dan menolak dilakukan otopsi,” ce­tus­nya.

Baca Juga :  De Djawatan Benculuk Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/