alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Guntur Kecewa Namanya Dihapus di MWCNU Genteng

GENTENG – Kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Genteng disoal. Mantan Sekretaris PCNU Banyuwangi Guntur Al Badri kecewa dengan PCNU Banyuwangi yang menolak namanya yang dicantumkan dalam struktur MWCNU Genteng periode 2021-2026.

Padahal penyertaan namanya itu sudah melalui mekanisme dan musyawarah sesuai aturan organisasi NU. Dalam rapat formatur yang diikuti tujuh anggota, Guntur Al Badri ditunjuk sebagai katib syuriah. ”SK turun pada 6 Desember, nama saya tidak ada,” ujar Guntur Al Badri.

Menurut Guntur, informasi yang diterima, dari nama-nama yang diajukan itu, ada tiga nama yang dipertanyakan oleh PCNU, termasuk namanya. Tapi setelah diberi penjelasan dan ada orang yang siap memberikan jaminan, kedua nama diterima. ”Nama saya tetap ditolak dalam susunan pengurus MWCNU Genteng, dan saya harus menghadap Gus Makki (Ketua PCNU Banyuwangi),” ungkapnya.

Agar kepengurusan MWC NU Genteng bisa disahkan, terang dia, namanya diganti orang lain yang ditunjuk oleh PCNU. Pencantuman susunan baru ini, tanpa melalui sidang formatur. ”Nama penggantinya itu usulan Gus Makki,” ujarnya.

Guntur enggan menemui Gus Makki untuk menyelesaikan masalah ini secara damai, karena ini dianggap persoalan organisasi, bukan masalah pribadi. Ia mengaku tidak ada masalah pribadi dengan Gus Makki sehingga tidak perlu untuk menghadap. ”Ini persoalan organisasi, saya tidak mau kecuali ada urusan pribadi, ini organisasi kenapa harus begitu,” terangnya.

Sekretaris PCNU Banyuwangi Syaifuddin Zuhri mengaku jika Surat Keputusan (SK) yang diproses oleh sekretariat PCNU adalah yang dikirimkan oleh pengurus MWCNU Genteng terpilih. Dalam surat usulan susunan pengurus MWCNU masa khidmat 2021-2026 tersebut tidak ada nama Guntur Al Badri. ”Apa yang dikirimkan itu yang kami proses,” pungkas lelaki yang akrab disapa Gus Udin ini. (abi)

GENTENG – Kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Genteng disoal. Mantan Sekretaris PCNU Banyuwangi Guntur Al Badri kecewa dengan PCNU Banyuwangi yang menolak namanya yang dicantumkan dalam struktur MWCNU Genteng periode 2021-2026.

Padahal penyertaan namanya itu sudah melalui mekanisme dan musyawarah sesuai aturan organisasi NU. Dalam rapat formatur yang diikuti tujuh anggota, Guntur Al Badri ditunjuk sebagai katib syuriah. ”SK turun pada 6 Desember, nama saya tidak ada,” ujar Guntur Al Badri.

Menurut Guntur, informasi yang diterima, dari nama-nama yang diajukan itu, ada tiga nama yang dipertanyakan oleh PCNU, termasuk namanya. Tapi setelah diberi penjelasan dan ada orang yang siap memberikan jaminan, kedua nama diterima. ”Nama saya tetap ditolak dalam susunan pengurus MWCNU Genteng, dan saya harus menghadap Gus Makki (Ketua PCNU Banyuwangi),” ungkapnya.

Agar kepengurusan MWC NU Genteng bisa disahkan, terang dia, namanya diganti orang lain yang ditunjuk oleh PCNU. Pencantuman susunan baru ini, tanpa melalui sidang formatur. ”Nama penggantinya itu usulan Gus Makki,” ujarnya.

Guntur enggan menemui Gus Makki untuk menyelesaikan masalah ini secara damai, karena ini dianggap persoalan organisasi, bukan masalah pribadi. Ia mengaku tidak ada masalah pribadi dengan Gus Makki sehingga tidak perlu untuk menghadap. ”Ini persoalan organisasi, saya tidak mau kecuali ada urusan pribadi, ini organisasi kenapa harus begitu,” terangnya.

Sekretaris PCNU Banyuwangi Syaifuddin Zuhri mengaku jika Surat Keputusan (SK) yang diproses oleh sekretariat PCNU adalah yang dikirimkan oleh pengurus MWCNU Genteng terpilih. Dalam surat usulan susunan pengurus MWCNU masa khidmat 2021-2026 tersebut tidak ada nama Guntur Al Badri. ”Apa yang dikirimkan itu yang kami proses,” pungkas lelaki yang akrab disapa Gus Udin ini. (abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/