alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Jalur Blackspot Genteng Kembali Minta Tumbal

GENTENG – Jalur blackspot Tiga Putri di jalan raya Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng,  kembali makan korban. Di jalan yang menikung cukup tajam itu, mobil pikap dengan nomor polisi P 9665 VC dan truk ekspedisi Sicepat dengan nomor polisi H 9811 CQ tabrakan, kemarin pagi (5/10).

Di lokasi itu, pada Rabu (29/9), juga terjadi tabrakan beruntun. Truk yang mengangkut sengon, ditabrak truk semen Bosowo. Truk semen itu, ditabrak mobil pikap bermuatan batok. “Lokasi kejadian itu jalur rawan kecelakaan, yang baru ini kejadian sekitar pukul 03.00,” terang Kanitlantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Wardhana.

Dalam kecelakaan itu, terang dia, sopir mobil pikap, Mulyono, 50, asal Dusun Pancursari, RT 1, RW 4, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, mengalami patah tulang di kaki kanan dan kini dirawat di RSUD Genteng. Sedang kernetnya, Novan Mashuri, 30, asal Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo mengalami luka lecet di dahi. “Semua korban dirawat di rumah sakit,” katanya.

Menurut Kanitlantas, kecelakaan itu bermula saat truk ekspedisi Sicepat yang disopiri Saiful Adi, 40, warga Kedungsupit,  Wonomerto, Probolinggo, itu melaju dari arah timur. Diduga, sopir truk ini mengantuk. Setiba di lokasi kejadian, sopir itu kehilangan kendali dan melenceng ke sisi kanan. “Mobil Sicepat  melenceng ke tengah,”jelasnya.

Saat bersamaan, jelas dia, dari arah berlawanan melaju mobil pikap yang disopiri Mulyono bersama kernet Novan. Karena kondisi jalan berupa tikungan tajam, maka pikap ini langsung ditabrak truk ekspedisi. “Ditikungan truk menabrak pikap,” ungkapnya. (abi)

GENTENG – Jalur blackspot Tiga Putri di jalan raya Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng,  kembali makan korban. Di jalan yang menikung cukup tajam itu, mobil pikap dengan nomor polisi P 9665 VC dan truk ekspedisi Sicepat dengan nomor polisi H 9811 CQ tabrakan, kemarin pagi (5/10).

Di lokasi itu, pada Rabu (29/9), juga terjadi tabrakan beruntun. Truk yang mengangkut sengon, ditabrak truk semen Bosowo. Truk semen itu, ditabrak mobil pikap bermuatan batok. “Lokasi kejadian itu jalur rawan kecelakaan, yang baru ini kejadian sekitar pukul 03.00,” terang Kanitlantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Wardhana.

Dalam kecelakaan itu, terang dia, sopir mobil pikap, Mulyono, 50, asal Dusun Pancursari, RT 1, RW 4, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, mengalami patah tulang di kaki kanan dan kini dirawat di RSUD Genteng. Sedang kernetnya, Novan Mashuri, 30, asal Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo mengalami luka lecet di dahi. “Semua korban dirawat di rumah sakit,” katanya.

Menurut Kanitlantas, kecelakaan itu bermula saat truk ekspedisi Sicepat yang disopiri Saiful Adi, 40, warga Kedungsupit,  Wonomerto, Probolinggo, itu melaju dari arah timur. Diduga, sopir truk ini mengantuk. Setiba di lokasi kejadian, sopir itu kehilangan kendali dan melenceng ke sisi kanan. “Mobil Sicepat  melenceng ke tengah,”jelasnya.

Saat bersamaan, jelas dia, dari arah berlawanan melaju mobil pikap yang disopiri Mulyono bersama kernet Novan. Karena kondisi jalan berupa tikungan tajam, maka pikap ini langsung ditabrak truk ekspedisi. “Ditikungan truk menabrak pikap,” ungkapnya. (abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/