alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Perindah Tembok Kosong dengan Lukisan

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Dalam rangka menyambut HUT ke-77 RI, pemerintah mengerahkan para pelukis untuk memperindah pagar atau tembok kosong. Mereka diberi kesempatan untuk berekspresi demi mempercantik daerahnya.

Salah satu pagar yang dipercantik itu di jalan simpang empat Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jumat (5/8). Ada beberapa pelukis mural, tampak serius mengepresikan diri dengan melukis di tempat yang telah ditentukan itu. “Setidaknya tembok itu tidak terlihat kosong dan kumuh,” terang Kepala Desa Genteng Wetan, H. Syukri.

Menurut Sukri, di Kota Genteng ini banyak pelukis. Pihaknya memberi kesempatan pada mereka untuk berekspresi. Dengan adanya lukisan itu, bisa melahirkan nuansa sejuk dan indah. “Di lokasi itu sering macet, dengan ada lukisan bisa tampak indah,” katanya.

Baca Juga :  Gelar Upacara Sederhana, lalu Serahkan Tali Asih ke Veteran

Untuk melukis di pagar tembok Dusun Cangaan itu, Syukri menyebut ada dua pelukis yang dikerjakan. Lukisan yang ditampilkan itu, tentang keindahan di Banyuwangi. “Ada yang melukis Ijen Geopark, Gununmg Raung, dan lainnya,” jelasnya.

Salah satu pelukis, Bambang Setiawan, asal Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, mengaku akan melukis Gunung Raung, Gunung Ijen, Pantai Grajagan, dan Taman Nasional Alas Purwo. “Juga ada logo Ijen Geopark,” sebutnya.

Bambang mengaku mendapat jatah melukis di pagar tembok dengan panjang 20 meter. Untuk melukis itu, akan dikerjakan selama empat hari. “Kalau di lembur kurang dari tiga hari bisa selesai,” katanya.(mg5/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Dalam rangka menyambut HUT ke-77 RI, pemerintah mengerahkan para pelukis untuk memperindah pagar atau tembok kosong. Mereka diberi kesempatan untuk berekspresi demi mempercantik daerahnya.

Salah satu pagar yang dipercantik itu di jalan simpang empat Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jumat (5/8). Ada beberapa pelukis mural, tampak serius mengepresikan diri dengan melukis di tempat yang telah ditentukan itu. “Setidaknya tembok itu tidak terlihat kosong dan kumuh,” terang Kepala Desa Genteng Wetan, H. Syukri.

Menurut Sukri, di Kota Genteng ini banyak pelukis. Pihaknya memberi kesempatan pada mereka untuk berekspresi. Dengan adanya lukisan itu, bisa melahirkan nuansa sejuk dan indah. “Di lokasi itu sering macet, dengan ada lukisan bisa tampak indah,” katanya.

Baca Juga :  Petani dan Nelayan Diajak Kibarkan Bendera Merah Putih

Untuk melukis di pagar tembok Dusun Cangaan itu, Syukri menyebut ada dua pelukis yang dikerjakan. Lukisan yang ditampilkan itu, tentang keindahan di Banyuwangi. “Ada yang melukis Ijen Geopark, Gununmg Raung, dan lainnya,” jelasnya.

Salah satu pelukis, Bambang Setiawan, asal Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, mengaku akan melukis Gunung Raung, Gunung Ijen, Pantai Grajagan, dan Taman Nasional Alas Purwo. “Juga ada logo Ijen Geopark,” sebutnya.

Bambang mengaku mendapat jatah melukis di pagar tembok dengan panjang 20 meter. Untuk melukis itu, akan dikerjakan selama empat hari. “Kalau di lembur kurang dari tiga hari bisa selesai,” katanya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/