alexametrics
23 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Calon Pasukan Elit TNI AL Berlatih di Pesanggaran

PESANGGARAN – Sebanyak 39 siswa Sekolah Khusus Marinir (Sesusmar) TNI AL menjalani Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) di Pusat Pelatihan Pertempuran Marinir-7  Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, kemarin (5/3).

Komandan Sesusmar Pusat Pendidiklan Infanteri (Pusdikif) Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) Letkol (Mar) Mintarjo, selaku perwira pelaksana latihan menyampaikan pendidikan ini untuk membentuk prajurit pasukan khusus intai Amfibi. Mereka dilatih berbagai keahlian, agar bisa menguasai kemampuan aspek di darat, laut, dan udara. “Para siswa ini disiapkan menjadi pasukan khusus,” jelasnya.

Salah satu materi yang diajarkan dalam kegiatan ini, terang dia, latihan patroli muara dan perairan (mupe) dan Sea Survival atau bertahan hidup di laut. Materi ini bertujuan melatih dan membekali para siswa diktaifib dalam kemampuan patroli tempur di muara perairan dan sungai saat berada di daerah operasi penugasan. “Keahlian mupe ini wajib dimiliki prajurit taifib,” terangnya.

Baca Juga :  TNI AL Gagalkan Perdagangan 7.862 Benih Lobster

Sedangkan Sea Survival, jelas dia, bertujuan siswa memiliki keterampilan dan kemampuan dalam bertahan hidup di laut. Materi ini untuk melatih ketika para siswa tidak bisa mendapatkan dukungan logistik karena kondisi medan yang sulit, seperti di muara dan sungai. “Sejak awal kemampuan survival ini ditekankan, agar prajurit bisa bertahan dalam kondisi apapun,” terangnya.

Berbagai materi tambahan baik perorangan maupun kelompok, masih kata dia, akan diberikan kepada para siswa selama menjalani pendidikan. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 15 Maret 2021 mendatang. “Banyak materi yang akan diberikan,” ungkapnya.(sli/abi)

Baca Juga :  Marinir Bersama Disabel Tanam 1.000 Pohon

PESANGGARAN – Sebanyak 39 siswa Sekolah Khusus Marinir (Sesusmar) TNI AL menjalani Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) di Pusat Pelatihan Pertempuran Marinir-7  Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, kemarin (5/3).

Komandan Sesusmar Pusat Pendidiklan Infanteri (Pusdikif) Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) Letkol (Mar) Mintarjo, selaku perwira pelaksana latihan menyampaikan pendidikan ini untuk membentuk prajurit pasukan khusus intai Amfibi. Mereka dilatih berbagai keahlian, agar bisa menguasai kemampuan aspek di darat, laut, dan udara. “Para siswa ini disiapkan menjadi pasukan khusus,” jelasnya.

Salah satu materi yang diajarkan dalam kegiatan ini, terang dia, latihan patroli muara dan perairan (mupe) dan Sea Survival atau bertahan hidup di laut. Materi ini bertujuan melatih dan membekali para siswa diktaifib dalam kemampuan patroli tempur di muara perairan dan sungai saat berada di daerah operasi penugasan. “Keahlian mupe ini wajib dimiliki prajurit taifib,” terangnya.

Baca Juga :  Panggul Senjata, Prajurit Lanal Long March 8 Kilometer

Sedangkan Sea Survival, jelas dia, bertujuan siswa memiliki keterampilan dan kemampuan dalam bertahan hidup di laut. Materi ini untuk melatih ketika para siswa tidak bisa mendapatkan dukungan logistik karena kondisi medan yang sulit, seperti di muara dan sungai. “Sejak awal kemampuan survival ini ditekankan, agar prajurit bisa bertahan dalam kondisi apapun,” terangnya.

Berbagai materi tambahan baik perorangan maupun kelompok, masih kata dia, akan diberikan kepada para siswa selama menjalani pendidikan. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 15 Maret 2021 mendatang. “Banyak materi yang akan diberikan,” ungkapnya.(sli/abi)

Baca Juga :  Cungkup Masjd Rusak Disambar Petir

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/