alexametrics
26.7 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Mayat Mrs X Dikubur Tanpa Otopsi

TEGALSARI, Jawa Pos Radar Genteng – Memasuki hari kelima, mayat perempuan tanpa busana yang ditemukan di pinggir Sungai Kalibaru, sekitar Dam Karangdoro, Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari pada Minggu (2/1), identitasnya tetap belum terungkap, kemarin (6/1).

Mayat atau Mrs X yang ditemukan ada luka di bagian kepala itu, masih tersimpan di kamar mayat RSUD Blambangan, Banyuwangi. Karena sudah lebih dari dua kali 24 jam, jenazah itu akhirnya dikubur, kemarin (6/1). “Jenazah Mrs X sudah kita kubur,” terang Kepala Instalasi Kamar Jenazah RSUD Blambangan, Banyuwangi, dr. Solakhudin.

Menurut dr. Solakhudin, mayat Mrs X dikubur sekitar pukul 11.00 di tempat pemakaman kompleks RSUD Blambangan. Pemakaman dilakukan karena sudah melewati dua kali 24 jam dari penemuannya. “Tidak mungkin kami biarkan di sini (kamar mayat), kondisinya sudah membusuk,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Ini Dia, 12 Calon Hakim yang Digembleng di Banyuwangi Itu

Saat dimakamkan itu, terang dia, mayat Mrs X belum diotopsi. Yang dilakukan, hanya melakukan pemeriksaan luar pada mayat perempuan yang bernasib tragis itu. “Karena tidak ada surat permintaan visum dari penyidik, kita tidak berani melakukan otopsi,” cetusnya.

Kapolsek Tegalsari, AKP Pudji Wahyono yang menangani kasus penemuan mayat ini mengaku berkomitmen untuk mengungkap kasus ini sampai selesai, meski mayat sudah dikebumikan. “Tetap akan kami selidiki dengan prosedur yang sudah ada,” ungkapnya.

Sampai saat ini, lanjut dia, fokus mencari keluarga korban. Sebab, itu bisa mengungkap identitas dan penyebab kematiannya. “Kalau keluarga sudah ketemu, semuanya akan lebih jelas,” sebutnya.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, mayat berkelamin perempuan tanpa identitas, ditemukan warga tengkurap di atas bebatuan pinggir Sungai Kalibaru, tepatnya di Dam Karangdoro, Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari pada Minggu sore (2/1).

Baca Juga :  RS Al Huda Penuh Pasien Covid-19, RS Bhakti Husada Tinggal Separo

Mayat yang ditemukan tanpa busana dengan kondisi sudah mulai membusuk itu, kali pertama ditemukan oleh Muhammad Firmansyah, 34, warga Dusun Lidah, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, sekitar pukul 15.00. “Saya sedang foto-foto,” terang Muhammad Firmansyah.

TEGALSARI, Jawa Pos Radar Genteng – Memasuki hari kelima, mayat perempuan tanpa busana yang ditemukan di pinggir Sungai Kalibaru, sekitar Dam Karangdoro, Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari pada Minggu (2/1), identitasnya tetap belum terungkap, kemarin (6/1).

Mayat atau Mrs X yang ditemukan ada luka di bagian kepala itu, masih tersimpan di kamar mayat RSUD Blambangan, Banyuwangi. Karena sudah lebih dari dua kali 24 jam, jenazah itu akhirnya dikubur, kemarin (6/1). “Jenazah Mrs X sudah kita kubur,” terang Kepala Instalasi Kamar Jenazah RSUD Blambangan, Banyuwangi, dr. Solakhudin.

Menurut dr. Solakhudin, mayat Mrs X dikubur sekitar pukul 11.00 di tempat pemakaman kompleks RSUD Blambangan. Pemakaman dilakukan karena sudah melewati dua kali 24 jam dari penemuannya. “Tidak mungkin kami biarkan di sini (kamar mayat), kondisinya sudah membusuk,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Pengedar Pil Koplo Digaruk Polisi

Saat dimakamkan itu, terang dia, mayat Mrs X belum diotopsi. Yang dilakukan, hanya melakukan pemeriksaan luar pada mayat perempuan yang bernasib tragis itu. “Karena tidak ada surat permintaan visum dari penyidik, kita tidak berani melakukan otopsi,” cetusnya.

Kapolsek Tegalsari, AKP Pudji Wahyono yang menangani kasus penemuan mayat ini mengaku berkomitmen untuk mengungkap kasus ini sampai selesai, meski mayat sudah dikebumikan. “Tetap akan kami selidiki dengan prosedur yang sudah ada,” ungkapnya.

Sampai saat ini, lanjut dia, fokus mencari keluarga korban. Sebab, itu bisa mengungkap identitas dan penyebab kematiannya. “Kalau keluarga sudah ketemu, semuanya akan lebih jelas,” sebutnya.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, mayat berkelamin perempuan tanpa identitas, ditemukan warga tengkurap di atas bebatuan pinggir Sungai Kalibaru, tepatnya di Dam Karangdoro, Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari pada Minggu sore (2/1).

Baca Juga :  Dunia Pendidikan Kurang Peka Pada Seni

Mayat yang ditemukan tanpa busana dengan kondisi sudah mulai membusuk itu, kali pertama ditemukan oleh Muhammad Firmansyah, 34, warga Dusun Lidah, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, sekitar pukul 15.00. “Saya sedang foto-foto,” terang Muhammad Firmansyah.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/