alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Bupati Cek Dampak Banjir Sungai Lembu, Perintahkan Pengerukan

PESANGGARAN – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran berkunjung dan meninjau lokasi terdampak banjir di Dusun Sungailembu,  Desa Sumberagung  dan Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, kemarin.

Dalam kunjungan itu, Ipuk langsung menemui dan melihat kondisi terkini warga terdampak. Dalam kesempatan itu, dia juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam penanganan bencana ini.

Dalam kesempatan itu,  Ipuk menjelaskan kehadirannya Selain untuk bertemu warga,  juga untuk memastikan penanganan  yang dilakukan pemerintah berjalan baik sesuai ketentuan. “Saya ingin melihat langsung dan memastikan warga yang terdampak dapat tertangani dengan baik,”ujarnya.

Menurut Ipuk, salah satu penyebab banjir yakni adanya pengendalian Sungai. Sehingga saat hujan lebat, air lebih cepat meluap. Saat itu juga, dia meminta agar segera dilakukan pengerukan di sepanjang sungai yang mengalami pengendapan. Di samping itu,  dia meminta agar mencari penyebab terjadinya pengendapan. “Kita juga akan memastikan penyebabnya di hulu, sehingga tidak terjadi proses sedimentasi lagi yang menyebabkan banjir,”cetusnya.

Untuk jembatan yang terdampak,  Ipuk menjanjikan segera dilakukan perbaikan . Sehingga warga tidak perlu khawatir berlama-lama. “Segera kita perintahkan Dinas PU dan Bina Marga untuk melakukan perbaikan. Sembari itu, juga dilakukan normalisasi sungai,”terangnya.

Terkait sedimentasi,   Plt Kepala Dinas PU Pengairan Guntur Priambodo menjelaskan bahwa curah hujan saat terjadinya banjir cukup tinggi,  yakni mencapai 97. Kondisi ini diperparah sedimentasi yang terjadi di sungai. “Tergolong tinggi, ditambah dengan sedimentasi di sungai, akhirnya meluap,” jelasnya.

Sementara itu, untuk dampak banjir yang masih tersisa, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Abdul Kadir menjelaskan,  akibat banjir  air di sumur menjadi keruh. Kondisi ini dialami 120 KK di Dusun Sungailembu, Sumberagung. Untuk penanganan ini, BPBD telah menyediakan dukungan air bersih. “Sudah tiga hari ini sejak banjir, BPBD telah mendistribusikan air bersih ke warga setempat. Juga menyediakan tangki air di sana untuk kebutuhan warga,” terangnya.

PESANGGARAN – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran berkunjung dan meninjau lokasi terdampak banjir di Dusun Sungailembu,  Desa Sumberagung  dan Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, kemarin.

Dalam kunjungan itu, Ipuk langsung menemui dan melihat kondisi terkini warga terdampak. Dalam kesempatan itu, dia juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam penanganan bencana ini.

Dalam kesempatan itu,  Ipuk menjelaskan kehadirannya Selain untuk bertemu warga,  juga untuk memastikan penanganan  yang dilakukan pemerintah berjalan baik sesuai ketentuan. “Saya ingin melihat langsung dan memastikan warga yang terdampak dapat tertangani dengan baik,”ujarnya.

Menurut Ipuk, salah satu penyebab banjir yakni adanya pengendalian Sungai. Sehingga saat hujan lebat, air lebih cepat meluap. Saat itu juga, dia meminta agar segera dilakukan pengerukan di sepanjang sungai yang mengalami pengendapan. Di samping itu,  dia meminta agar mencari penyebab terjadinya pengendapan. “Kita juga akan memastikan penyebabnya di hulu, sehingga tidak terjadi proses sedimentasi lagi yang menyebabkan banjir,”cetusnya.

Untuk jembatan yang terdampak,  Ipuk menjanjikan segera dilakukan perbaikan . Sehingga warga tidak perlu khawatir berlama-lama. “Segera kita perintahkan Dinas PU dan Bina Marga untuk melakukan perbaikan. Sembari itu, juga dilakukan normalisasi sungai,”terangnya.

Terkait sedimentasi,   Plt Kepala Dinas PU Pengairan Guntur Priambodo menjelaskan bahwa curah hujan saat terjadinya banjir cukup tinggi,  yakni mencapai 97. Kondisi ini diperparah sedimentasi yang terjadi di sungai. “Tergolong tinggi, ditambah dengan sedimentasi di sungai, akhirnya meluap,” jelasnya.

Sementara itu, untuk dampak banjir yang masih tersisa, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Abdul Kadir menjelaskan,  akibat banjir  air di sumur menjadi keruh. Kondisi ini dialami 120 KK di Dusun Sungailembu, Sumberagung. Untuk penanganan ini, BPBD telah menyediakan dukungan air bersih. “Sudah tiga hari ini sejak banjir, BPBD telah mendistribusikan air bersih ke warga setempat. Juga menyediakan tangki air di sana untuk kebutuhan warga,” terangnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/