alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Hanyut dan Tenggelam di Sungai Bendungan Sumberwadung,  Bocah SD Meninggal

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Warga Dusun Sumberwadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, dibuat geger Senin, (4/7). Bocah berinisial DH yang masih berumur 14 tahun tenggelam di bendungan yang tidak jauh dari rumahnya. Saat ditemukan sekitar pukul 11.00, anak itu sudah meninggal.

Sebelum tenggelam, korban ini bermain dengan tiga temannya. Selanjutnya, mereka mandi bersama di Bendungan Sumberwadung. “Berangkat ke sungai dan mandi sekitar pukul 10.00,” cetus Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji.

Sungai yang dibuat mandi ketiga bocah itu, terang Kapolsek, sudah biasa dibuat mandi bersama. Sungai itu kedalamannya sekitar empat meter. “Sungainya cukup dalam, tapi sudah biasa dibuat mandi anak-anak,” terangnya.

Baca Juga :  Lima Pejudi Digaruk Polisi

Dari empat bocah itu, jelas Kapolsek, DH ini satu-satunya yang tidak bisa berenang. Sesaat setelah masuk ke sungai untuk menyelam, korban tidak kunjung muncul ke permukaan air. “Karena korban tidak muncul, ketiga rekannya langsung teriak-teriak minta pertolongan warga,” sebut Kapolsek.

Ada teriakan ketiga bocah itu, sejumlah warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka, ada yang langsung terjun ke sungai untuk mencari korban. Salah satu warga, Zainul Arifin, 21, berhasil menemukan bocah malang itu di dasar sungai. “Korban langsung dievakuasi dengan diangkat ke daratan,” cetusnya.

Tapi naas, saat korban berhasil dievakuasi itu nyawanya sudah tidak tertolong. Oleh warga, jenazahnya langsung dibawa ke rumah orang tuanya. “Korban ditemukan sudah meninggal, dan dibawa ke rumahnya,” katanya.

Baca Juga :  Sebelum Meninggal, Abas Minta Tetangganya Gantikan Jadi Imam di Musala

Dari hasil pemeriksaan petugas medis, masih kata Kapolsek, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Selain itu, keluarga korban juga menolak untuk dilakukan otopsi. “Keluarga menyadari korban tidak bisa berenang,” ujarnya.(sas/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Warga Dusun Sumberwadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, dibuat geger Senin, (4/7). Bocah berinisial DH yang masih berumur 14 tahun tenggelam di bendungan yang tidak jauh dari rumahnya. Saat ditemukan sekitar pukul 11.00, anak itu sudah meninggal.

Sebelum tenggelam, korban ini bermain dengan tiga temannya. Selanjutnya, mereka mandi bersama di Bendungan Sumberwadung. “Berangkat ke sungai dan mandi sekitar pukul 10.00,” cetus Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji.

Sungai yang dibuat mandi ketiga bocah itu, terang Kapolsek, sudah biasa dibuat mandi bersama. Sungai itu kedalamannya sekitar empat meter. “Sungainya cukup dalam, tapi sudah biasa dibuat mandi anak-anak,” terangnya.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Wisatawan dan Nelayan Waspada di Pantai Selatan

Dari empat bocah itu, jelas Kapolsek, DH ini satu-satunya yang tidak bisa berenang. Sesaat setelah masuk ke sungai untuk menyelam, korban tidak kunjung muncul ke permukaan air. “Karena korban tidak muncul, ketiga rekannya langsung teriak-teriak minta pertolongan warga,” sebut Kapolsek.

Ada teriakan ketiga bocah itu, sejumlah warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka, ada yang langsung terjun ke sungai untuk mencari korban. Salah satu warga, Zainul Arifin, 21, berhasil menemukan bocah malang itu di dasar sungai. “Korban langsung dievakuasi dengan diangkat ke daratan,” cetusnya.

Tapi naas, saat korban berhasil dievakuasi itu nyawanya sudah tidak tertolong. Oleh warga, jenazahnya langsung dibawa ke rumah orang tuanya. “Korban ditemukan sudah meninggal, dan dibawa ke rumahnya,” katanya.

Baca Juga :  Pelatihan Mengolah Ikan Bakar yang Benar dari Dinas Perikanan

Dari hasil pemeriksaan petugas medis, masih kata Kapolsek, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Selain itu, keluarga korban juga menolak untuk dilakukan otopsi. “Keluarga menyadari korban tidak bisa berenang,” ujarnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/