alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Ganggu Ketertiban, Sound Keliling Muncar Dihentikan Petugas

RadarBanyuwangi.id – Pawai sound system keliling dengan menggunakan pikap untuk membangunkan sahur, dihentikan petugas gabungan dari Polsek dan Koramil Muncar, kemarin (2/5). Petugas terpaksa membubarkan pawai itu karena menganggu ketertiban masyarakat.

Kapolsek Muncar Kompol Muhammad Zainuri mengatakan ada dua unit kendaraan pikap yang mengangkut sound system digiring petugas ke Polsek Muncar. Sebab, kegiatan pawai sound system menganggu ketenangan masyarakat. “Banyak keluhan masyarakat terkait pawai sound system, maka kami tertibkan,” ujarnya.

Kapolsek menyebut saat ada pawai sound system seminggu lalu, ada remaja berjoget kegirangan di atas sound system yang diangkut mobil pikap. Karena kurang waspada, remaja itu terpeleset dan jatuh. Akibatnya, remaja asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar itu mengalami patah tulang. “Kami tidak ingin ada korban karena kegiatan tersebut, semua kendaraan yang mengankut sound system kami hentikan,” tegasnya.

Selain menggiring kendaraan yang mengangkut sound system ke polsek, petugas juga memberi pembinaan pada puluhan remaja yang ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka diberi peringatan agar tidak menggelar kegiatan lagi. “Jika mengulangi lagi, kami tidak segan menyita kendaraan beserta sound systemnya,” ancamnya.

Zainuri menegaskan bulan suci Ramadan seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencari kegiatan yang postif dan bermanfaat. Bukan malah menggelar kegiatan pawai sound system dengan memutar lagu disko sambil berjoget tidak karuan seperti itu. “Mereka berjoget dan terkesan hura-hura,” cetusnya.(kri/abi)

RadarBanyuwangi.id – Pawai sound system keliling dengan menggunakan pikap untuk membangunkan sahur, dihentikan petugas gabungan dari Polsek dan Koramil Muncar, kemarin (2/5). Petugas terpaksa membubarkan pawai itu karena menganggu ketertiban masyarakat.

Kapolsek Muncar Kompol Muhammad Zainuri mengatakan ada dua unit kendaraan pikap yang mengangkut sound system digiring petugas ke Polsek Muncar. Sebab, kegiatan pawai sound system menganggu ketenangan masyarakat. “Banyak keluhan masyarakat terkait pawai sound system, maka kami tertibkan,” ujarnya.

Kapolsek menyebut saat ada pawai sound system seminggu lalu, ada remaja berjoget kegirangan di atas sound system yang diangkut mobil pikap. Karena kurang waspada, remaja itu terpeleset dan jatuh. Akibatnya, remaja asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar itu mengalami patah tulang. “Kami tidak ingin ada korban karena kegiatan tersebut, semua kendaraan yang mengankut sound system kami hentikan,” tegasnya.

Selain menggiring kendaraan yang mengangkut sound system ke polsek, petugas juga memberi pembinaan pada puluhan remaja yang ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka diberi peringatan agar tidak menggelar kegiatan lagi. “Jika mengulangi lagi, kami tidak segan menyita kendaraan beserta sound systemnya,” ancamnya.

Zainuri menegaskan bulan suci Ramadan seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencari kegiatan yang postif dan bermanfaat. Bukan malah menggelar kegiatan pawai sound system dengan memutar lagu disko sambil berjoget tidak karuan seperti itu. “Mereka berjoget dan terkesan hura-hura,” cetusnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/