alexametrics
24.6 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Pohon Miring Hantui Pengguna Jalan

GAMBIRAN – Pohon berukuran besar yang tumbuh miring dengan mengarah ke badan jalan di Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi, jalan raya di jalur Kecamatan Gambiran-Kecamatan Bangorejo, itu setiap harinya cukup ramai dnegan kendaraan yang melintas.

Pohon dengan diameter gampir 20 meter dan cukup tinggi itu tumbuh dengan kemiringan 45 drajad. Warga selama ini sudah berharap, pohon itu segera ditebang agar tidak membahayakan pengguna jalan. “Pohon itu membahayakan, harusnya ditebang saja,” cetus M Yusuf, 50, pengguna jalan asal Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

Gara-gara pohon yang tumbuh miring itu, terang dia, setiap pengendara motor dan mobil harus berhati-hati saat melintas di dekat pohon tersebut. “Sekarang sering hujan dan angin kencang, pohon itu rawan ambruk,” cetusnya.

Baca Juga :  Tiga Menit STOP, Doa Bersama

Yusuf menyebut pohon itu sangat menghawatirkan, ranting pohon berterbangan jika tersapu angin. Cabang dan ranting pohon mengelayut ke jalan. “Pohon yang rantingnya menyatu dan menggelayut ke jalan harus dipangkas juga,” pintanya.

Warga lainnya, Agus Imansyah, 47, asal Dusun Krajan, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, mengaku pohon yang ada di pinggir jalan raya itu mengancam keselamatan para pengguna jalan. Jika diterpa angin kencang, pohon itu bisa tumbang dan menutup seluruh badan jalan. “Pohonya besar, jika tidak segera ditebang bahaya,” cetusnya.

Agus berharap pemerintah atau dinas terkait segera melakukan tindakan. Karena ini menyangkut keselamatan para pengguna jalan. “Saya berharap dinas terkait untuk segera bertindak, meski tidak ada hujan, ranting itu suka jatuh dan menimpa atap mobil,” sebutnya.

Baca Juga :  Lega Atap Sudah Dibenahi

GAMBIRAN – Pohon berukuran besar yang tumbuh miring dengan mengarah ke badan jalan di Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, sangat membahayakan pengguna jalan. Apalagi, jalan raya di jalur Kecamatan Gambiran-Kecamatan Bangorejo, itu setiap harinya cukup ramai dnegan kendaraan yang melintas.

Pohon dengan diameter gampir 20 meter dan cukup tinggi itu tumbuh dengan kemiringan 45 drajad. Warga selama ini sudah berharap, pohon itu segera ditebang agar tidak membahayakan pengguna jalan. “Pohon itu membahayakan, harusnya ditebang saja,” cetus M Yusuf, 50, pengguna jalan asal Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

Gara-gara pohon yang tumbuh miring itu, terang dia, setiap pengendara motor dan mobil harus berhati-hati saat melintas di dekat pohon tersebut. “Sekarang sering hujan dan angin kencang, pohon itu rawan ambruk,” cetusnya.

Baca Juga :  Tuntut Cabut Larangan Tangkap Benur, Nelayan Grajagan Bakar Jaring

Yusuf menyebut pohon itu sangat menghawatirkan, ranting pohon berterbangan jika tersapu angin. Cabang dan ranting pohon mengelayut ke jalan. “Pohon yang rantingnya menyatu dan menggelayut ke jalan harus dipangkas juga,” pintanya.

Warga lainnya, Agus Imansyah, 47, asal Dusun Krajan, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, mengaku pohon yang ada di pinggir jalan raya itu mengancam keselamatan para pengguna jalan. Jika diterpa angin kencang, pohon itu bisa tumbang dan menutup seluruh badan jalan. “Pohonya besar, jika tidak segera ditebang bahaya,” cetusnya.

Agus berharap pemerintah atau dinas terkait segera melakukan tindakan. Karena ini menyangkut keselamatan para pengguna jalan. “Saya berharap dinas terkait untuk segera bertindak, meski tidak ada hujan, ranting itu suka jatuh dan menimpa atap mobil,” sebutnya.

Baca Juga :  Satpolair dan Bhayangkari Bagi Takjil di Pesisir Grajagan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/