alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Jualan Peralatan Pancing Menjanjikan

RadarBanyuwangi.id – Booming hobi memancing, tampaknya tidak pernah surut. Bahkan semakin banyak peminatnya. Momen ini dimanfaatkan sejumlah warga untuk berjualan peralatan untuk menangkap ikan tersebut.

Salah satunya M. Ulin, 36. Pedagang alat pancing yang tinggal di i Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari itu menjelaskan, orang yang mencari alat pancing ikan cukup banyak. Ia memilih melayani perlengkapan pancingan untuk di sungai. Itu karena warga di sekitar rumahnya banyak yang memancing di sungai. “Setiap hari pasti ada yang beli alat pancing,” kata Ulin kepada RadarBanyuwangi.id.

Ulin fokus menyediakan perlengkapan untuk pancingan di sungai itu karena harganya lebih terjangkau. Untuk perlengkapan pancingan di laut, harganya relatif lebih mahal. “Modal dan pasarnya ini menyesuaikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian, Hasilnya Masih Nihil

Menurutnya, jika modalnya banyak, ia akan menyediakan semua perlengkapan baik laut maupun sungai dari produsen yang ternama. Saat ini, barang-barangnya yang diecer itu diambil dari grosir di Genteng. “Ini sebagian besar ambil di Genteng,” ungkapnya.

Penjual alat pancing lainnya, Dodi Haryanto, 31, asal Desa Temuasri, Kecamatan Sempu menjelaskan jual beli peralatan pancing memang bisa diandalkan. Dulu, jelas dia, orang hanya membeli senar dan mata kail saja, untuk joran banyak yang membuat dari bambu atau kayu. Saat ini perlengkapan memancing sudah menyeluruh buatan pabrik. Bahkan, tren memancing juga dilengkapi kostum. “Sekarang jersey (kostum) pancing juga ada,” jelasnya.

Hanya saja, terang dia, yang paling sering dibeli kail, pemberat, pelampung, dan senar. Sedangkan untuk joran dan jersey, tidak selaris peralatan lainnya. “Pembeli joran itu hanya kadang-kadang,” terangnya.

Baca Juga :  Petani Tolak Jual Gabah ke Bulog

Untuk harga cukup bervariasi, pancing dan pemberat mulai dari ribuan sampai puluhan ribu. Untuk joran, senar, dan jersey mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. “Yang paling mahal itu reel (penggulung senar), harganya Rp. 30 ribu sampai jutaan rupiah,” jelasnya.

Dodi menyebut peminat perlengkapan pancing cukup banyak,  mulai dari anak-anak hingga orang tua. Model pembelian pun ada yang langsung datang maupun pesan secara online. “Anak-anak banyak yang datang, kalau orang tua belinya online,” terangnya.(sli/abi)

RadarBanyuwangi.id – Booming hobi memancing, tampaknya tidak pernah surut. Bahkan semakin banyak peminatnya. Momen ini dimanfaatkan sejumlah warga untuk berjualan peralatan untuk menangkap ikan tersebut.

Salah satunya M. Ulin, 36. Pedagang alat pancing yang tinggal di i Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari itu menjelaskan, orang yang mencari alat pancing ikan cukup banyak. Ia memilih melayani perlengkapan pancingan untuk di sungai. Itu karena warga di sekitar rumahnya banyak yang memancing di sungai. “Setiap hari pasti ada yang beli alat pancing,” kata Ulin kepada RadarBanyuwangi.id.

Ulin fokus menyediakan perlengkapan untuk pancingan di sungai itu karena harganya lebih terjangkau. Untuk perlengkapan pancingan di laut, harganya relatif lebih mahal. “Modal dan pasarnya ini menyesuaikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Tidak Bisa Sembarangan Pakai Jenis Senar

Menurutnya, jika modalnya banyak, ia akan menyediakan semua perlengkapan baik laut maupun sungai dari produsen yang ternama. Saat ini, barang-barangnya yang diecer itu diambil dari grosir di Genteng. “Ini sebagian besar ambil di Genteng,” ungkapnya.

Penjual alat pancing lainnya, Dodi Haryanto, 31, asal Desa Temuasri, Kecamatan Sempu menjelaskan jual beli peralatan pancing memang bisa diandalkan. Dulu, jelas dia, orang hanya membeli senar dan mata kail saja, untuk joran banyak yang membuat dari bambu atau kayu. Saat ini perlengkapan memancing sudah menyeluruh buatan pabrik. Bahkan, tren memancing juga dilengkapi kostum. “Sekarang jersey (kostum) pancing juga ada,” jelasnya.

Hanya saja, terang dia, yang paling sering dibeli kail, pemberat, pelampung, dan senar. Sedangkan untuk joran dan jersey, tidak selaris peralatan lainnya. “Pembeli joran itu hanya kadang-kadang,” terangnya.

Baca Juga :  Diserang Semut dan Ulat, Pohon Buah Naga Terpaksa Dibakar

Untuk harga cukup bervariasi, pancing dan pemberat mulai dari ribuan sampai puluhan ribu. Untuk joran, senar, dan jersey mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. “Yang paling mahal itu reel (penggulung senar), harganya Rp. 30 ribu sampai jutaan rupiah,” jelasnya.

Dodi menyebut peminat perlengkapan pancing cukup banyak,  mulai dari anak-anak hingga orang tua. Model pembelian pun ada yang langsung datang maupun pesan secara online. “Anak-anak banyak yang datang, kalau orang tua belinya online,” terangnya.(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/