27.5 C
Banyuwangi
Tuesday, November 29, 2022

Diguyur Hujan Deras, Satu Rumah Roboh

TEGALSARI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Hujan deras mengguyur Banyuwangi sejak beberapa hari terakhir. Tak sekadar mengakibatkan sejumlah sejumlah ruas jalan tergenang air. Lebih dari itu, sedikitnya satu unit rumah roboh.

Peristiwa rumah roboh tersebut terjadi di Dusun Krajan 2, Desa/Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Sabtu (1/10) sekitar pukul 15.00. Rumah yang dihuni Sulastri, 51, beserta suaminya tersebut roboh akibat tidak kuat menahan hujan lebat.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Camat Tegalsari Muji Purwanto membenarkan insiden rumah roboh di wilayah yang dia pimpin tersebut. “Iya memang roboh karena hujan deras mulai pukul 13.00,” ujarnya.

Setelah mendengar informasi adanya rumah roboh, Muji beserta aparat Polsek Tegalsari datang ke lokasi kejadian. Proses penyelamatan penghuni rumah segera ditangani. Sedangkan pembersihan puing-puing rumah dilakukan kemarin (2/10).

Camat Muji menuturkan, kerugian materiil peristiwa rumah roboh tersebut kurang lebih Rp 15 juta. Pasca kejadian, pihaknya bersama Pemerintah Desa Tegalsari akan melakukan tindak lanjut berupa bedah rumah untuk Sulastri. “Sebenarnya Ibu Sulastri sudah masuk perencanaan (bedah rumah) untuk anggaran 2023,” kata dia.

Baca Juga :  Anak Pentolan LSM Digebuki Preman

Sementara itu, Sulastri mengungkapkan kejadian terjadi ketika dirinya tengah berada di dalam rumah. Tepatnya saat dia baru selesai memindahkan air ke timba besar. “Setelah memindahkan air, saya langsung istirahat di kasur. Tiba-tiba rumah saya roboh dan menimpa saya,” tambahnya.

Sulastri bersyukur dirinya tidak mengalami luka yang serius. Dia hanya mengalami luka lecet di bagian kaki dan agak nyeri di bagian punggung. “Alhamdulillah masih diberi keselamatan,” imbuh dia.

Di sisi lain, proses pembersihan puing-puing dilakukan secara gotong royong oleh berbagai pihak. Mulai warga sekitar, Pemerintah Desa Tegalsari, Pemerintah Kecamatan Tegalsari, Polsek Tegalsari, Komando Rayon Militer (Koramil) Tegalsari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Karangmulyo.

Baca Juga :  Jalan Longsor Menuju Kebun Malangsari Belum Bisa Dilewati

Petugas Pembantuan BPBD Banyuwangi wilayah Kecamatan Tegalsari Eko Santoko menjelaskan, rumah tersebut merupakan rumah semi permanen yang berdiri di tanah yang sifatnya kurang stabil. “Selain hujan yang lebat, kerangka rumah tersebut sudah lapuk dan sifat tanah di sini adalah tanah gerak,” jelasnya.

Bantuan berdatangan dari pihak kecamatan dan koramil. Selain itu BPBD Banyuwangi yang datang untuk meninjau lokasi dan korban serta memberikan kebutuhan bahan pokok.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Yunus Kurniawan mengatakan, akibat hujan deras banyak peristiwa yang terjadi, salah satunya adalah rumah roboh. Sehingga BPBD melakukan asesmen lapangan dan memberikan bantuan untuk korban. “Yang utama adalah bahan pangan dan mengetahui kondisi korban serta rumahnya, selanjutnya akan dilakukan tindak lanjut,” pungkasnya. (cw4/sgt)

TEGALSARI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Hujan deras mengguyur Banyuwangi sejak beberapa hari terakhir. Tak sekadar mengakibatkan sejumlah sejumlah ruas jalan tergenang air. Lebih dari itu, sedikitnya satu unit rumah roboh.

Peristiwa rumah roboh tersebut terjadi di Dusun Krajan 2, Desa/Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Sabtu (1/10) sekitar pukul 15.00. Rumah yang dihuni Sulastri, 51, beserta suaminya tersebut roboh akibat tidak kuat menahan hujan lebat.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 15 juta.

Camat Tegalsari Muji Purwanto membenarkan insiden rumah roboh di wilayah yang dia pimpin tersebut. “Iya memang roboh karena hujan deras mulai pukul 13.00,” ujarnya.

Setelah mendengar informasi adanya rumah roboh, Muji beserta aparat Polsek Tegalsari datang ke lokasi kejadian. Proses penyelamatan penghuni rumah segera ditangani. Sedangkan pembersihan puing-puing rumah dilakukan kemarin (2/10).

Camat Muji menuturkan, kerugian materiil peristiwa rumah roboh tersebut kurang lebih Rp 15 juta. Pasca kejadian, pihaknya bersama Pemerintah Desa Tegalsari akan melakukan tindak lanjut berupa bedah rumah untuk Sulastri. “Sebenarnya Ibu Sulastri sudah masuk perencanaan (bedah rumah) untuk anggaran 2023,” kata dia.

Baca Juga :  Desa Kedungringin Rawan Puting Beliung

Sementara itu, Sulastri mengungkapkan kejadian terjadi ketika dirinya tengah berada di dalam rumah. Tepatnya saat dia baru selesai memindahkan air ke timba besar. “Setelah memindahkan air, saya langsung istirahat di kasur. Tiba-tiba rumah saya roboh dan menimpa saya,” tambahnya.

Sulastri bersyukur dirinya tidak mengalami luka yang serius. Dia hanya mengalami luka lecet di bagian kaki dan agak nyeri di bagian punggung. “Alhamdulillah masih diberi keselamatan,” imbuh dia.

Di sisi lain, proses pembersihan puing-puing dilakukan secara gotong royong oleh berbagai pihak. Mulai warga sekitar, Pemerintah Desa Tegalsari, Pemerintah Kecamatan Tegalsari, Polsek Tegalsari, Komando Rayon Militer (Koramil) Tegalsari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Karangmulyo.

Baca Juga :  Jalan Longsor Menuju Kebun Malangsari Belum Bisa Dilewati

Petugas Pembantuan BPBD Banyuwangi wilayah Kecamatan Tegalsari Eko Santoko menjelaskan, rumah tersebut merupakan rumah semi permanen yang berdiri di tanah yang sifatnya kurang stabil. “Selain hujan yang lebat, kerangka rumah tersebut sudah lapuk dan sifat tanah di sini adalah tanah gerak,” jelasnya.

Bantuan berdatangan dari pihak kecamatan dan koramil. Selain itu BPBD Banyuwangi yang datang untuk meninjau lokasi dan korban serta memberikan kebutuhan bahan pokok.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Yunus Kurniawan mengatakan, akibat hujan deras banyak peristiwa yang terjadi, salah satunya adalah rumah roboh. Sehingga BPBD melakukan asesmen lapangan dan memberikan bantuan untuk korban. “Yang utama adalah bahan pangan dan mengetahui kondisi korban serta rumahnya, selanjutnya akan dilakukan tindak lanjut,” pungkasnya. (cw4/sgt)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/