alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Nekat Traveling Meski Destinasi TUTUP

PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng – Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, selama diterapkan PPKM Darurat, ditutup total. Meski kini sudah Level 3, pengunjung tetap dilarang masuk.

Hanya saja, sejumlah pengunjung masih ada yang nekat masuk ke lokasi wisata andalan di Kota Gandrung itu. Di antara pengunjung itu, ada yang dari luar Kecamatan Pesanggaran. “Saya iseng ke Pulau Merah, dan ternyata bisa masuk,” cetus Wulan Lie, 36, pengunjung asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Wulan mengaku datang ke lokasi wisata Pantai Pulau Merah ini bersama rombongan keluarga. Saat masuk, oleh petugas juga tidak ditarik karcis. “Tadi masuknya gratis, tidak ditarik karcis,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (2/9). 

Sekretaris Pokmas Pulau Merah, Ali Mabrur menyampaikan wisata Pantai Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran masih belum buka. Kegiatan pariwisata, juga belum diaktifkan. “Yang datang ada saja, mereka orang sekitar sini saja,” ujarnya.

Warga sekitar bisa masuk ke Pulau Merah ini, terang dia, agar para pedagang kaki lima (PKL) yang menggantungkan hidupnya dari hasil jualan bisa dapat penghasilan. “Salah satu bukti wisata belum dibuka, tidak diberlakukannya tiket kendaraan,” terangnya.

Meski demikian, Ali menyebut bukan berarti itu tanpa pengawasan sama sekali. Jika warga yang datang itu jumlahnya banyak dan ramai, mereka diminta untuk bubar. “Kita ini serba repot, setiap hari ada saja yang datang, akhirnya ya kita longgarkan,” jelasnya.

Kondisi ini juga terlihat di Pantai Mustika, yang lokasinya tidak jauh dari Pantai Pulau Merah. Meski masih belum dibuka lagi, tapi ada pengunjung yang nekat masuk. “Pantai Mustika belum dibuka, tidak ada tiket dan pelayanan,” terang salah satu pengelola wisata Pantai Mustika, Budi Wahyono.

Budi mengaku tidak bisa mencegah bila ada pengunjung yang datang. Selain keterbatasan personil, akses masuk ke Pantai Mustika juga cukup banyak. “Pintu masuknya bercampur dengan nelayan yang akan melaut,” dalihnya.

PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng – Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, selama diterapkan PPKM Darurat, ditutup total. Meski kini sudah Level 3, pengunjung tetap dilarang masuk.

Hanya saja, sejumlah pengunjung masih ada yang nekat masuk ke lokasi wisata andalan di Kota Gandrung itu. Di antara pengunjung itu, ada yang dari luar Kecamatan Pesanggaran. “Saya iseng ke Pulau Merah, dan ternyata bisa masuk,” cetus Wulan Lie, 36, pengunjung asal Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Wulan mengaku datang ke lokasi wisata Pantai Pulau Merah ini bersama rombongan keluarga. Saat masuk, oleh petugas juga tidak ditarik karcis. “Tadi masuknya gratis, tidak ditarik karcis,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (2/9). 

Sekretaris Pokmas Pulau Merah, Ali Mabrur menyampaikan wisata Pantai Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran masih belum buka. Kegiatan pariwisata, juga belum diaktifkan. “Yang datang ada saja, mereka orang sekitar sini saja,” ujarnya.

Warga sekitar bisa masuk ke Pulau Merah ini, terang dia, agar para pedagang kaki lima (PKL) yang menggantungkan hidupnya dari hasil jualan bisa dapat penghasilan. “Salah satu bukti wisata belum dibuka, tidak diberlakukannya tiket kendaraan,” terangnya.

Meski demikian, Ali menyebut bukan berarti itu tanpa pengawasan sama sekali. Jika warga yang datang itu jumlahnya banyak dan ramai, mereka diminta untuk bubar. “Kita ini serba repot, setiap hari ada saja yang datang, akhirnya ya kita longgarkan,” jelasnya.

Kondisi ini juga terlihat di Pantai Mustika, yang lokasinya tidak jauh dari Pantai Pulau Merah. Meski masih belum dibuka lagi, tapi ada pengunjung yang nekat masuk. “Pantai Mustika belum dibuka, tidak ada tiket dan pelayanan,” terang salah satu pengelola wisata Pantai Mustika, Budi Wahyono.

Budi mengaku tidak bisa mencegah bila ada pengunjung yang datang. Selain keterbatasan personil, akses masuk ke Pantai Mustika juga cukup banyak. “Pintu masuknya bercampur dengan nelayan yang akan melaut,” dalihnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/