alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Owner Toko Banyu Rezeki Minta Penertiban Tidak Tebang Pilih

OWNER toko minuman beralkohol (minol) Banyu Rezeki di Jalan KH Hasyim Asyari, Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Rudi Setyawan, 28, meminta penertiban toko yang menjual minuman keras (miras) tidak tebang pilih dan tidak miliknya saja.

Rudi mengaku nekat buka toko minol miliknya itu, karena ingin kesetaraan dengan toko-toko minol yang ada di wilayah Kecamatan Genteng. “Di Kecamatan Genteng ini toko minol bukan punya saya saja, tapi banyak,” katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng pada Senin (1/8) sekitar pukul 20.00.

Rudi menyampaikan akan tetap membuka tokonya selama toko-toko miras lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Genteng masih boleh buka. “Kalau yang lain masih bisa buka, kenapa toko saya tidak. Ini masalah perut, harusnya bisa adil,” dalihnya.

Baca Juga :  Warga Gendoh Tolak Ada Galian C Baru di Desanya

Rudi menjelaskan toko minol Banyu Rejeki di selatan jalan simpang tiga Ibrahimy itu, kontrakannya akan habis pada pertengahan Agustus 2022 ini. Sebelum kontrakannya habis, ia mencari lokasi baru dan dapat di utara traffic light Desa Genteng Wetan. “Tokonya bukan dua, tapi yang ini hampir habis, nanti pindah ke selatan,” cetusnya.

Rudi yang ditemui Jawa Pos Radar Genteng saat tokonya digeruduk warga, mengatakan jika toko lain tidak ditindak, sementara tokonya diminta tutup, ada kemungkinan ada permainan antar pengusaha. “Ada kecurigaan, ini permainan kompetitor,” cetusnya.

Salah satu perwakilan pemuda Desa Genteng Wetan, Ahmad Muchlisin menjelaskan serangkaian aksi yang dilakukan itu puncak dari kemarahan geraman warga terhadap aktivitas toko minol. “Ini murni dari kami yang geram dengan toko minol di wilayah kami (Desa Genteng Wetan),” katanya.

Baca Juga :  Tuntut Toko Minol Ditutup, Warga Genteng Turun Jalan

Muchlisin menyebut pemilik toko minol perlu menggarisbawahi, aksi yang dilakukan warga hanya ditujukan kepada toko minol di Desa Genteng Wetan saja. “Kami tidak tebang pilih, kami warga Desa Genteng Wetan, dan kami ingin yang sini bersih dulu,” pungkasnya.(sas/abi)

OWNER toko minuman beralkohol (minol) Banyu Rezeki di Jalan KH Hasyim Asyari, Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Rudi Setyawan, 28, meminta penertiban toko yang menjual minuman keras (miras) tidak tebang pilih dan tidak miliknya saja.

Rudi mengaku nekat buka toko minol miliknya itu, karena ingin kesetaraan dengan toko-toko minol yang ada di wilayah Kecamatan Genteng. “Di Kecamatan Genteng ini toko minol bukan punya saya saja, tapi banyak,” katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng pada Senin (1/8) sekitar pukul 20.00.

Rudi menyampaikan akan tetap membuka tokonya selama toko-toko miras lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Genteng masih boleh buka. “Kalau yang lain masih bisa buka, kenapa toko saya tidak. Ini masalah perut, harusnya bisa adil,” dalihnya.

Baca Juga :  17 KK Terjebak Banjir Di Pesanggaran

Rudi menjelaskan toko minol Banyu Rejeki di selatan jalan simpang tiga Ibrahimy itu, kontrakannya akan habis pada pertengahan Agustus 2022 ini. Sebelum kontrakannya habis, ia mencari lokasi baru dan dapat di utara traffic light Desa Genteng Wetan. “Tokonya bukan dua, tapi yang ini hampir habis, nanti pindah ke selatan,” cetusnya.

Rudi yang ditemui Jawa Pos Radar Genteng saat tokonya digeruduk warga, mengatakan jika toko lain tidak ditindak, sementara tokonya diminta tutup, ada kemungkinan ada permainan antar pengusaha. “Ada kecurigaan, ini permainan kompetitor,” cetusnya.

Salah satu perwakilan pemuda Desa Genteng Wetan, Ahmad Muchlisin menjelaskan serangkaian aksi yang dilakukan itu puncak dari kemarahan geraman warga terhadap aktivitas toko minol. “Ini murni dari kami yang geram dengan toko minol di wilayah kami (Desa Genteng Wetan),” katanya.

Baca Juga :  Kepala Dusun Dimutasi, Warga Pancer Ramai-Ramai Protes Kades

Muchlisin menyebut pemilik toko minol perlu menggarisbawahi, aksi yang dilakukan warga hanya ditujukan kepada toko minol di Desa Genteng Wetan saja. “Kami tidak tebang pilih, kami warga Desa Genteng Wetan, dan kami ingin yang sini bersih dulu,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/