alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Diduga Mabuk, Ngebut, Terjatuh, Lalu Meninggal

RADAR GENTENG – Diduga terpengaruh minuman keras (miras), Ahmad Zaenal Rohman, 20, asal Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, meninggal setelah motor Honda Scoopy yang dinaiki mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, pada Rabu malam (1/6).

Korban yang sempat dilarikan ke RS Al Huda Desa/Kecamatan Gambiran, itu mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala. “Ini kecelakaan tunggal, korban naik motor sendirian,” cetus Kanitlantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Warhana, Kamis (2/6).

Menurut Kanitlantas, kecelakaan yang menimpa korban itu terjadi sekitar pukul 22.00. Mulanya, pemuda yang di dadanya bertato itu mengendarai motor Honda Scoopy dengan nomor polisi P 3449 VL, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. “Naik motor dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Setiba di lokasi kejadian yang jalannya belok, korban yang diduga kuat sedang terpengaruh minuman keras (miras) itu, malah tancap gas dan lurus. Akibatnya, keluar dari badan jalan dan jatuh. “Korban kehilangan kendali, dan jatuh ke jalan aspal,” terangnya.

Dalam kecelakaan itu, pemuda ini mengalami luka robek di kepala bagian kanan hingga gegar otak. Oleh warga, korban ditolong dengan dilarikan ke RS Al Huda Gambiran. “Dibawa ke Al Huda, tapi sampai di rumah sakit meninggal,” ungkapnya.

Untuk pemeriksaan, motor yang dinaiki korban diamankan ke Mapolsek Genteng. Jenazah pemotor ini langsung dikirim ke rumah keluarganya. “Korban kita antar ke rumah keluarga untuk diamankan,” cetusnya. (sas/abi)

RADAR GENTENG – Diduga terpengaruh minuman keras (miras), Ahmad Zaenal Rohman, 20, asal Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, meninggal setelah motor Honda Scoopy yang dinaiki mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, pada Rabu malam (1/6).

Korban yang sempat dilarikan ke RS Al Huda Desa/Kecamatan Gambiran, itu mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala. “Ini kecelakaan tunggal, korban naik motor sendirian,” cetus Kanitlantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Warhana, Kamis (2/6).

Menurut Kanitlantas, kecelakaan yang menimpa korban itu terjadi sekitar pukul 22.00. Mulanya, pemuda yang di dadanya bertato itu mengendarai motor Honda Scoopy dengan nomor polisi P 3449 VL, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. “Naik motor dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Setiba di lokasi kejadian yang jalannya belok, korban yang diduga kuat sedang terpengaruh minuman keras (miras) itu, malah tancap gas dan lurus. Akibatnya, keluar dari badan jalan dan jatuh. “Korban kehilangan kendali, dan jatuh ke jalan aspal,” terangnya.

Dalam kecelakaan itu, pemuda ini mengalami luka robek di kepala bagian kanan hingga gegar otak. Oleh warga, korban ditolong dengan dilarikan ke RS Al Huda Gambiran. “Dibawa ke Al Huda, tapi sampai di rumah sakit meninggal,” ungkapnya.

Untuk pemeriksaan, motor yang dinaiki korban diamankan ke Mapolsek Genteng. Jenazah pemotor ini langsung dikirim ke rumah keluarganya. “Korban kita antar ke rumah keluarga untuk diamankan,” cetusnya. (sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/