alexametrics
26.7 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Warga Perketat Keamanan Kampung

SINGOJURUH-Warga Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, terus memperketat keamanan di daerahnya, Sabtu malam (31/3). Itu dilakukan setelah ada serangan anjing liar yang membuat kambing milik warga mati misterius.

Sejak adanya kambing yang mati dengan luka seperti bekas gigitan pada tubuhnya pada Senin malam (26/3), warga meningkatkan keamanan di kampungnya. “Takutnya ada serangan susulan, warga terus patrol,” ujar Rohmat, 39, warga yang kambingnya mati misterius.

Menurut Rohmat, warga dan semua pemilik kandang kambing yang ada di kampungnya, setiap malam melakukan patroli hingga pagi. “Sekitar 10 orang yang punya kandang kambing,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Operasi Bubar Jelang Imsak, Tidak Ada Barang Berbahaya Ditemukan

Para pemilik kambing, terang dia, kini tidak bisa tenang. Semua dihantui rasa was-was ada serangan binatang liar yang akan memakan kambingnya. “Terkadang kambing itu milik orang lain yang dititipkan, jadi itu menjadi tanggung jawab pemilik kandang,” cetusnya.

Selain melakukan patrol, jelas dia, warga juga masih melakukan pencarian salah satu kambing yang hilang. Dari hasil patrol warga, ditemukan banyak jejak seperti bekas kaki anjing di sekitar persawahan. “Banyak jejak dan banyak sawah yang padinya rusak, sepertinya dibuat tidur anjing,” ungkapnya.

Kepala Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon, Obiet Septiando mengatakan, sejak ada kambing yang mati misterius, banyak warganya yang resah. Agar kejadian itu tidak terulang, warga menggelar patroli hingga pagi. “Patroli sampai pagi karena takut ada serangan susulan,” katanya.

Baca Juga :  Seniman Minta Aturan Pasti Pementasan

Dalam melakukan patrol itu, lanjut dia, warga membawa alat keamanan seadanya. Untuk penerangan dan mengusir anjing liar, warga menghidupkan api unggun. “Alat keamanannya hanya kayu dan kentungan saja,” terangnya.

Gara-gara ada kambing yang mati misterius itu, jelas dia, ketenangan warga terusik. Mereka akan terus melakukan penjagaan sebelum anjing liar tersebut tertangkap. “Warga mengancam anjing liar itu akan ditangkap dalam keadaan hidup ataupun mati, agar tidak mengusik ketenangan warga,” jelasnya.(rio/abi)

SINGOJURUH-Warga Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, terus memperketat keamanan di daerahnya, Sabtu malam (31/3). Itu dilakukan setelah ada serangan anjing liar yang membuat kambing milik warga mati misterius.

Sejak adanya kambing yang mati dengan luka seperti bekas gigitan pada tubuhnya pada Senin malam (26/3), warga meningkatkan keamanan di kampungnya. “Takutnya ada serangan susulan, warga terus patrol,” ujar Rohmat, 39, warga yang kambingnya mati misterius.

Menurut Rohmat, warga dan semua pemilik kandang kambing yang ada di kampungnya, setiap malam melakukan patroli hingga pagi. “Sekitar 10 orang yang punya kandang kambing,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Ini Tausiah Politik KH Afifuddin Muhajir di Acara JSN Banyuwangi

Para pemilik kambing, terang dia, kini tidak bisa tenang. Semua dihantui rasa was-was ada serangan binatang liar yang akan memakan kambingnya. “Terkadang kambing itu milik orang lain yang dititipkan, jadi itu menjadi tanggung jawab pemilik kandang,” cetusnya.

Selain melakukan patrol, jelas dia, warga juga masih melakukan pencarian salah satu kambing yang hilang. Dari hasil patrol warga, ditemukan banyak jejak seperti bekas kaki anjing di sekitar persawahan. “Banyak jejak dan banyak sawah yang padinya rusak, sepertinya dibuat tidur anjing,” ungkapnya.

Kepala Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon, Obiet Septiando mengatakan, sejak ada kambing yang mati misterius, banyak warganya yang resah. Agar kejadian itu tidak terulang, warga menggelar patroli hingga pagi. “Patroli sampai pagi karena takut ada serangan susulan,” katanya.

Baca Juga :  Seniman Minta Aturan Pasti Pementasan

Dalam melakukan patrol itu, lanjut dia, warga membawa alat keamanan seadanya. Untuk penerangan dan mengusir anjing liar, warga menghidupkan api unggun. “Alat keamanannya hanya kayu dan kentungan saja,” terangnya.

Gara-gara ada kambing yang mati misterius itu, jelas dia, ketenangan warga terusik. Mereka akan terus melakukan penjagaan sebelum anjing liar tersebut tertangkap. “Warga mengancam anjing liar itu akan ditangkap dalam keadaan hidup ataupun mati, agar tidak mengusik ketenangan warga,” jelasnya.(rio/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/