alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Pemuda Seruduk Truk Crane Mogok

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Nasib naas menimpa Aqshal Athala Syach, 22, asal Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Pemuda itu dilarikan ke RSUD Genteng karena menabrak truk crane yang mogok di jalan raya Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, pada Rabu (29/6) sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat kecelakaan itu, Aqshal mengalami luka yang cukup parah di bagian dahi, dan patah tulang pada lengan kirinya. Oleh warga, korban itu ditolong dengan dilarikan ke RSUD Genteng. “Luka di dahinya cukup lebar, lengan kirinya akan dioperasi,” cetus Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji, Kamis (30/6).

Kecelakaan itu bermula saat Aqshal yang naik motor Honda Scoopy dengan nomor polisi P 5341 UY melaju dari arah selatan. “Dari keterangan saksi, korban ini akan ke rumah yang dikontrak keluarganya di Desa Tegalarum (Kecamatan Sempu),” jelasnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Minta Jenazah Puji Dimakamkan di Surabaya

Tapi apes, saat tiba di lokasi kejadian, Aqshal tidak melihat ada truck crane dengan nomor polisi B 1411 KRA yang sopirnya tidak diketahui itu berhenti hingga memakan nyaris setengah badan jalan. “Korban langsung menabruk bagian belakang truck crane,” ungkapnya di lokasi TKP.

Dari goresan di pantat truk dan luka pada korban, jelas dia, diduga kendaraan yang dinaiki korban melaju dengan kecepatan sedang. “Bekasnya di truk biasa saja, kemungkinan kecepatan motor antara 40 sampai 50 kilometer per jam,” tuturnya.

Menurut Kapolsek, sebelumnya truck crane yang ditabrak korban itu, sekitar pukul 16.00 sempat mogok di depan MAN 2 Banyuwangi. Truk yang macet itu, selanjutnya ditarik oleh kendaraan lain dan berhenti di lokasi kejadian. “Ditarik sampai di lokasi kejadian,” cetusnya.

Baca Juga :  Curi Dua HP, Kepergok Warga, Langsung Dihajar

Kapolsek mengaku sedang mencari sopir truk crane yang ditabrak korban itu. Sejak kecelakaan itu, sopirnya seperti menghilang. Untuk motor Honda Scoopy milik korban, kini diamankan di Mapolsek Genteng. “Tadi kami coba hubungi nomor telephone di truk, tapi tidak aktif,” cetusnya.

Salah satu warga yang tengah melintas dan ikut membantu Aqshal, Atmojo HIlmy, 21, mengatakan korban langsung dilarikan warga ke RSUD Genteng setelah kejadian tersebut. “Darahnya banyak yang berceceran, oleh warga langsung dibawa ke rumah sakit lalu dilaporkan ke polisi,” ucap pemuda asal Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng itu.(sas/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Nasib naas menimpa Aqshal Athala Syach, 22, asal Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Pemuda itu dilarikan ke RSUD Genteng karena menabrak truk crane yang mogok di jalan raya Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, pada Rabu (29/6) sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat kecelakaan itu, Aqshal mengalami luka yang cukup parah di bagian dahi, dan patah tulang pada lengan kirinya. Oleh warga, korban itu ditolong dengan dilarikan ke RSUD Genteng. “Luka di dahinya cukup lebar, lengan kirinya akan dioperasi,” cetus Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji, Kamis (30/6).

Kecelakaan itu bermula saat Aqshal yang naik motor Honda Scoopy dengan nomor polisi P 5341 UY melaju dari arah selatan. “Dari keterangan saksi, korban ini akan ke rumah yang dikontrak keluarganya di Desa Tegalarum (Kecamatan Sempu),” jelasnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Baca Juga :  Ini Kronologi Kecelakaan Motor Adu Moncong yang Terbakar

Tapi apes, saat tiba di lokasi kejadian, Aqshal tidak melihat ada truck crane dengan nomor polisi B 1411 KRA yang sopirnya tidak diketahui itu berhenti hingga memakan nyaris setengah badan jalan. “Korban langsung menabruk bagian belakang truck crane,” ungkapnya di lokasi TKP.

Dari goresan di pantat truk dan luka pada korban, jelas dia, diduga kendaraan yang dinaiki korban melaju dengan kecepatan sedang. “Bekasnya di truk biasa saja, kemungkinan kecepatan motor antara 40 sampai 50 kilometer per jam,” tuturnya.

Menurut Kapolsek, sebelumnya truck crane yang ditabrak korban itu, sekitar pukul 16.00 sempat mogok di depan MAN 2 Banyuwangi. Truk yang macet itu, selanjutnya ditarik oleh kendaraan lain dan berhenti di lokasi kejadian. “Ditarik sampai di lokasi kejadian,” cetusnya.

Baca Juga :  Terkait Potensi Tsunami, Warga Banyuwangi Mulai Tingkatkan Kewaspadaan

Kapolsek mengaku sedang mencari sopir truk crane yang ditabrak korban itu. Sejak kecelakaan itu, sopirnya seperti menghilang. Untuk motor Honda Scoopy milik korban, kini diamankan di Mapolsek Genteng. “Tadi kami coba hubungi nomor telephone di truk, tapi tidak aktif,” cetusnya.

Salah satu warga yang tengah melintas dan ikut membantu Aqshal, Atmojo HIlmy, 21, mengatakan korban langsung dilarikan warga ke RSUD Genteng setelah kejadian tersebut. “Darahnya banyak yang berceceran, oleh warga langsung dibawa ke rumah sakit lalu dilaporkan ke polisi,” ucap pemuda asal Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng itu.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/